Bantu Tenaga Medis Rawat Pasien COVID-19, Mata Garuda Sulsel Produksi APD

Dythia Novianty | Suara.com

Jum'at, 10 April 2020 | 06:28 WIB
Bantu Tenaga Medis Rawat Pasien COVID-19, Mata Garuda Sulsel Produksi APD
Mata Garuda Sulsel, kumpulan pelajar alumni LPDP saat menyalurkan APD ke Rumah Sakit Hapsah dan Puskesmas Libureng, Kabupaten Bone. [Antara Foto/HO-Humas Pemprov Sulsel]

Suara.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendukung perkumpulan pelajar alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), yang disebut Mata Garuda Sulsel memproduksi alat pelindung diri, berupa baju hazmat untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis melayani pasien COVID-19 di provinsi itu.

Dukungan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman kepada Mata Garuda Sulse di Makassar, Kamis (9/4/2020). Wagub Sulsel mengapresiasi banyaknya dukungan dalam penanganan COVID-19.

"Kita mendukung upaya adik-adik Mata Garuda dalam kontribusi mereka menggerakkan usaha kecil untuk membuat APD. Produksi mereka kemudian untuk membantu tim medis dalam pengadaan APD di pasaran," ucapnya dilansir laman Antara, Jumat (10/4/2020).

Mata Garuda Sulsel merupakan perkumpulan pelajar alumni LPDP yang menerima beasiswa dan mengenyam pendidikan di dalam negeri maupun luar negeri.

Mata Garuda Sulsel menggandeng jasa konveksi dari Makassar, bernama Trenum Clothing, untuk ikut berkontribusi dalam penanganan COVID-19.

Pemilik konveksi yang juga alumni LPDP, Muh Syihab menyampaikan pihaknya ingin mengambil bagian dari penanganan COVID-19 dengan memproduksi APD, dalam hal ini baju hazmat secara mandiri.

Proses produksinya ini pun dengan cara dijahit, kemudian disterilkan dengan disemprotkan disinfektan di seluruh baju hazmat yang telah selesai, hingga dikemas sesuai standar.

"Ada dua jenis bahan yang digunakan, taslan (reusable) dan spunbound (disposable). Ini hasil konsultasi dengan dokter berdasarkan saran dan kebutuhan di lapangan," ujarnya.

Apalagi saat ini, lanjut dia, baju hazmat sangat dibutuhkan oleh tenaga medis, utamanya bagi yang menangani pasien Covid-19.

"Kami akan distribusikan dengan harga ekonomis dan sesuai standar medis. Hal ini kami lakukan dalam membantu upaya pemerintah dan rumah sakit untuk mendistribusikan APD hazmat ke rumah sakit yang membutuhkan," katanya.

Muh Syihab menyampaikan produksi pertama baju hazmat telah disalurkan ke Rumah Sakit Hapsah dan Puskesmas Libureng, Kabupaten Bone. Bahkan Wagub Sulsel turut ikut berdonasi dalam produksi pertama APD baju hazmat buatan Mata Garuda Sulsel.

"Bagi yang ingin berdonasi untuk APD hazmat ini, bisa menghubungi Hezron, Anggota Mata Garuda Sulsel di nomor 085242028333," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sholat Pakai APD Lengkap, Tenaga Medis Mojokerto Jadi Perbincangan

Sholat Pakai APD Lengkap, Tenaga Medis Mojokerto Jadi Perbincangan

Jatim | Kamis, 09 April 2020 | 18:31 WIB

Siswa SMK Buat APD untuk Bantu Tim Medis Tangani Corona

Siswa SMK Buat APD untuk Bantu Tim Medis Tangani Corona

Foto | Kamis, 09 April 2020 | 15:59 WIB

Kehabisan APD, 50 Persen Petugas Kesehatan di Inggris Positif Covid-19

Kehabisan APD, 50 Persen Petugas Kesehatan di Inggris Positif Covid-19

News | Kamis, 09 April 2020 | 16:00 WIB

Yang Perlu Diperhatikan Dalam Memilih APD Menurut Kemenkes

Yang Perlu Diperhatikan Dalam Memilih APD Menurut Kemenkes

News | Kamis, 09 April 2020 | 12:21 WIB

Polisi Wajib Pakai APD Selama Wabah Virus Corona

Polisi Wajib Pakai APD Selama Wabah Virus Corona

News | Kamis, 09 April 2020 | 12:17 WIB

Dirjen Yankes: Ketersediaan APD Sangat Terbatas

Dirjen Yankes: Ketersediaan APD Sangat Terbatas

News | Kamis, 09 April 2020 | 11:50 WIB

Terkini

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:38 WIB

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:28 WIB

Resmi! 13 Taman Nasional akan Diubah Jadi Kawasan Konservasi Dunia, Ini Daftarnya

Resmi! 13 Taman Nasional akan Diubah Jadi Kawasan Konservasi Dunia, Ini Daftarnya

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:15 WIB

Misteri Rumah Berhantu Mulai Terkuak, Ilmuwan Temukan Pemicu Tak Kasat Mata

Misteri Rumah Berhantu Mulai Terkuak, Ilmuwan Temukan Pemicu Tak Kasat Mata

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:42 WIB

Sentilan DPR di Hardiknas 2026: Jangan Sampai Pendidikan Berkualitas Hanya Milik Orang Kota

Sentilan DPR di Hardiknas 2026: Jangan Sampai Pendidikan Berkualitas Hanya Milik Orang Kota

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:15 WIB

AS Bayar AI Rp1,6 Triliun untuk Berburu Ranjau Iran di Selat Hormuz

AS Bayar AI Rp1,6 Triliun untuk Berburu Ranjau Iran di Selat Hormuz

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:55 WIB

Banjir dan Longsor Terjang Brasil, Enam Tewas Ribuan Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Banjir dan Longsor Terjang Brasil, Enam Tewas Ribuan Orang Kehilangan Tempat Tinggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:44 WIB

Dalam 24 Jam, Serangan Udara Zionis Israel Tewaskan 41 Orang di Lebanon

Dalam 24 Jam, Serangan Udara Zionis Israel Tewaskan 41 Orang di Lebanon

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:36 WIB

UMP Naik Tiap Tahun, Kenapa Buruh Makin Tertekan Biaya Hidup?

UMP Naik Tiap Tahun, Kenapa Buruh Makin Tertekan Biaya Hidup?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:35 WIB

Cium Aroma Rekayasa Kasus Pembunuhan Indramayu, DPR Minta Mabes Polri-Kejagung Turun Tangan

Cium Aroma Rekayasa Kasus Pembunuhan Indramayu, DPR Minta Mabes Polri-Kejagung Turun Tangan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:27 WIB