facebook
Cek Fakta

Cek Fakta adalah bagian dari produk jurnalistik yang dikerjakan khusus oleh tim redaksi Suara.com dengan metode tersendiri. Selangkapnya di sini

CEK FAKTA: Benarkah Pemerintah Gratiskan Akses Internet karena Corona?

Reza Gunadha | Ruhaeni Intan
CEK FAKTA: Benarkah Pemerintah Gratiskan Akses Internet karena Corona?
Pesan berantai hoaks internet gratis (Turnbackhoax.id).

Beredar pesan berantai via Whatsapp yang menyebut pemerintah memberikan akses internet gratis karena adanya virus corona.

Suara.com - Belum lama ini beredar pesan berantai yang menyebut pemerintah menggratiskan akses internet karena adanya virus corona. Pesan itu juga disertai tautan link yang mengarah ke sebuah situs.

"Bersama Lawan COVID-19. Pesan peemrintah tetap di rumah & jaga jarak. Sebagai insentif, pemerintah akan gratiskan akses internet. Baca selengkapnya di http://www[dot]internet[dot]gratis[dot]pemerintah[dot]go[dot]id[dot]beritad[ot]rcti[dot]asia/daftar/," demikian isi pesan tersebut.

Namun, apakah isi pesan itu dapat dipercaya? Benarkah pemerintah menggratiskan akses internet karena corona?

PENJELASAN

Baca Juga: CEK FAKTA: Hotman Paris Datangkan BTS dan EXO usai Pandemi Corona?

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, dapat dipastikan bahwa pesan yang tersebar via Whatsapp itu berisi kabar hoaks.

Pasalnya, Direktur Jenderal Pos dan Penyelenggaraan Informatika (PPI) Kominfo Ahmad Ramli telah menegaskan bahwa pesan itu hanyalah hoaks semata.

Pesan berantai hoaks internet gratis (Turnbackhoax.id).
Pesan berantai hoaks internet gratis (Turnbackhoax.id).

"Jangan percaya dengan viral karena ini karena itu hoaks," katanya seperti dikutip dari Turn Back Hoax.

Ia juga mengatakan, bisa jadi pesan itu adalah salah satu modus penipuan yang sengaja disebar untuk menggiring orang supaya mengakses tautan.

Ramli pun berpesan, jika menemukan hal semacam itu agar melaporkan ke Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI).

Baca Juga: CEK FAKTA: Sholat Magrib Berjamaah di AS sampai ke Jalan karena Corona?

Pesan tersebut diduda dibuat oleh para peretas supaya bisa membobol data pengguna internet yang berhasil masuk ke tautan yang mereka buat.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Komentar