Dua Hari Jadi Wagub, Riza Patria Evaluasi PSBB DKI Selama Sepekan

RR Ukirsari Manggalani, Fakhri Fuadi Muflih

Sabtu, 18 April 2020 | 06:36 WIB
Dua Hari Jadi Wagub, Riza Patria Evaluasi PSBB DKI Selama Sepekan
Riza Patria, mengenakan busana warna putih bersama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan [ANTARA Foto].

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Riza Patria baru menjabat dua hari lalu setelah dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Akan tetapi ia sudah menyampaikan hasil evaluasi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berjalan selama sepekan.

Riza Patria mengakui PSBB belum berjalan terlalu lancar. Pasalnya, masih ada kantor di luar sektor pengecualian masih beroperasi seperti biasa.

Saat menyampaikan evaluasi, Riza Patria juga salah menyebutkan tanggal dimulainya PSBB Jakarta. Ia menyebut pembatasan dimulai pada tanggal 9, padahal mulai berlaku pada 10 April.

"Jadi kan PSBB sudah berlaku sejak tanggal 9 April di Jakarta. Namun setelah kami evaluasi masih ada kantor yang buka," ujar Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (18/4/2020).

Karena itu, kata Riza Patria, masih banyak warga yang hilir- mudik keluar masuk Jakarta dari daerah penyangga. Ia menyebut tindakan ini bisa membuat penularan Corona semakin meluas.

"Kemudian setelah kita cek masih ada yang keluar masuk warga dari dan keluar Jakarta," jelasnya.

Kendati demikian, ia menyebut jumlah penumpang angkutan umum sudah menurun drastis. Salah satunya seperti MRT yang menyisakan lima persen dari jumlah penumpang normalnya.

Selain itu, angkutan umum yang dikelola DKI Jakarta dengan penumpang terbanyak juga disebutnya telah mengalami penurunan jumlah penumpang secara signifikan. Ia menyebut hanya tersisa sembilan persen dari kisaran 900 ribu sampai 1 juta penumpang normal.  Namun, menurutnya pembatasan akan lebih efektif jika Kereta Rel Listrik (KRL) yang diminta stop operasi dikabulkan. Karena bukan kewenangannya, ia menghormati keputusan Pemerintah Pusat.

baca juga

"Nah untuk KRL 'kan kewenangan bukan ada di kami, ada di Pemerintah Pusat. Tugas kami hanya bisa menyampaikan masukan-masukan," pungkasnya.

Catatan dari Redaksi: Jika merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan dan demam, informasi seputar Coronavirus Disease (Covid-19) bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119. Terapkan imbauan tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing, minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Banyak Pengguna Angkutan Umum, Pemprov Minta Transaksi Nontunai

Masih Banyak Pengguna Angkutan Umum, Pemprov Minta Transaksi Nontunai

News | Sabtu, 18 April 2020 | 06:00 WIB

Luhut Tak Setuju Penghentian KRL, Ini Reaksi Wagub Riza Patria

Luhut Tak Setuju Penghentian KRL, Ini Reaksi Wagub Riza Patria

News | Sabtu, 18 April 2020 | 01:00 WIB

Cegah Penularan Corona, Wagub DKI Minta Masyarakat Mandi Tiga Kali Sehari

Cegah Penularan Corona, Wagub DKI Minta Masyarakat Mandi Tiga Kali Sehari

News | Sabtu, 18 April 2020 | 00:00 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×