Absen di Susunan Panja Omnibus Law, Fraksi PKS: Dahulukan Penanganan Corona

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Senin, 20 April 2020 | 17:17 WIB
Absen di Susunan Panja Omnibus Law, Fraksi PKS: Dahulukan Penanganan Corona
Sekretaris Fraksi PKS di DPR, Ledia Hanifa. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terus mengebut pekerjaan mereka terkait RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Kekinian mereka sudah merampungkan susunan panitia kerja atau panja untuk membahas Omnibus Law.

Bahkan, susunan panja tersebut sudah diresmikan dengan formasi lima pimpinan dengan memilih Ketua Badan Legislasi DPR Suprarman Agtas menjadi Ketua Panja Omnibus Law Cipta Kerja.

Sementara itu, posisi empat wakil ketua panja masing-masing diisi oleh Rieke Diah Pitaloka dari Fraksi PDIP, Willy Aditya dari Fraksi NasDem, Ibnu Multazam dari Fraksi PKB dan Achmad Baidowi dari Fraksi PPP.

Willy yang juga Wakil Ketua Baleg mengonfirmasi pembentukan susunan Panja Omnibus Law Cipta Kerja.

"Iya sudah," kata Willy dikonfirmasi wartawan, Senin (20/4/2020).

Untuk keanggotaan panja sendiri terdiri dari lintas fraksi di DPR. Namun, Fraksi PKS absen atau tidak mengirimkan perwakilan nama untuk menjadi anggota panja.

Sekretaris Fraksi PKS di DPR, Ledia Hanifa beralasan absennya mereka dalam susunan Panja Omnibus Law Cipta Kerja karena ingin pemerintah berfokus dalam menangani permasalahan pandemi Covid-19, bukan justru mengejar pembahasan Omnibus Law di tengah wabah Covid-19.

"Kedua, PKS dengan melihat kondisi itu, PKS memandang RUU ini sebetulnya nanti saja dibahas kalau pandemi Covid dinyatakan pemerintah selesai. Jadi, enggak ada alasan buru-buru kalau berkaitan ekonomi dan segala macam kan sudah ada perppu. Jadi selesaikan dengan perppu di masa Covid ini, kan perlu diselesaikan dengan perppu," tuturnya.

Adapun susunan keanggotan Panja Omnibus Law Cipta Kerja dari masing-masing fraksi sebagai berikut:

baca juga
  • Fraksi PDIP
    Sturman Panjaitan, Irmadi Lubis, Ichsan Soelistio, Arteria Dahlan, Hendrawan Supratikno, Diah Pitaloka, Esti Wijayati dan Andreas Eddy Soesetyo.
  • Fraksi Partai Golkar
    Firman Soebagyo, Nurul Arifin, John Kennedy Azis, Supriansa, Sarmuji dan Lamhot Sinaga.
  • Fraksi Partai Gerindra
    Heri Gunawan, Obon Tabroni, Hendrik Lewerissa, Darori Wonodipuro dan Sodik Mudjahid.
  • Fraksi Partai Nasdem
    Taufik Basari, Saan Mustofa dan Fauzi H Amro.
  • Fraksi PKB
    Mohammad Toha, Ela Siti Nuryamah dan Sukamto.
  • Fraksi Partai Demokrat
    Bambang Purwanto, Hinca Pandjaitan dan Benny K Harman.
  • Fraksi PAN
    Guspardi Gaus, Ali Taher Nasril Bahar.
  • Fraksi PPP
    Syamsurizal.
  • Fraksi PKS
    (Tidak ada perwakilan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buruh Sawit Minta DPR Lindungi Pekerja, Bukan Bahas Omnibus Law Saat Corona

Buruh Sawit Minta DPR Lindungi Pekerja, Bukan Bahas Omnibus Law Saat Corona

News | Minggu, 19 April 2020 | 09:29 WIB

BEM KM UGM Gelar Aksi Online, Protes DPR Bahas Omnibus Law Saat Pandemi

BEM KM UGM Gelar Aksi Online, Protes DPR Bahas Omnibus Law Saat Pandemi

Jogja | Rabu, 15 April 2020 | 13:07 WIB

Takut Dianggap Manfaatkan Situasi, PKS Minta Baleg Tunda RUU Cipta Kerja

Takut Dianggap Manfaatkan Situasi, PKS Minta Baleg Tunda RUU Cipta Kerja

News | Selasa, 14 April 2020 | 17:22 WIB

30 April, Ribuan Buruh akan Geruduk Gedung DPR Tolak Omnibus Law

30 April, Ribuan Buruh akan Geruduk Gedung DPR Tolak Omnibus Law

News | Kamis, 09 April 2020 | 12:03 WIB

Pimpinan Baleg DPR Kewalahan Tanggapi Ribuan SMS Buruh Tolak Omnibus Law

Pimpinan Baleg DPR Kewalahan Tanggapi Ribuan SMS Buruh Tolak Omnibus Law

News | Rabu, 08 April 2020 | 21:50 WIB

Tak Takut Corona, 50 Ribu Buruh Bakal Geruduk DPR Tolak Omnibus Law

Tak Takut Corona, 50 Ribu Buruh Bakal Geruduk DPR Tolak Omnibus Law

News | Jum'at, 03 April 2020 | 10:58 WIB

Tak Peduli Nasib Buruh di Tengah Wabah Corona, DPR Nekat Bahas Omnibus Law

Tak Peduli Nasib Buruh di Tengah Wabah Corona, DPR Nekat Bahas Omnibus Law

News | Kamis, 02 April 2020 | 18:17 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×