Singapura Lockdown, Toko Belanja Online Kewalahan Terima Lonjakan Pesanan

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Selasa, 21 April 2020 | 14:48 WIB
Singapura Lockdown, Toko Belanja Online Kewalahan Terima Lonjakan Pesanan
Ilustrasi belanja bahan makanan. (Pexels)

Suara.com - Memasuki minggu kedua lockdown, pelaku bisnis belanja daring di Singapura mulai melihat adanya lonjakan permintaan.

Sebagai informasi, Singapura kini menjadi negara kasus positif Covid-19 tertinggi di ASEAN dengan angka 6.588 pada Minggu (19/4/2020).

Mengutip dari Asiaone.com, warga Singapura memiliki setidaknya 40 platform belanja daring, termasuk sejumlahmerek populer seperti RedMart, Shopee, dan Ea Mart.

Sejumlah laman belanja daring ini menjual aneka bahan segar dan menawarkan layanan pesan antar bagi pembelian atas $50 atau setara dengan Rp 545 ribu.

Sejumlah platform belanja daring pun kewalahan ditandai munculnya kendala seperti kekurangan staf, mobil pengiriman, hingga stok persediaan.

Marketfresh, salah satu platform belanja daring, mengabarkan telah mencapai kapasitas pemesanan hingga akhir April.

Untuk itu, pihaknya mengambil opis menggunakan kurir pihak ketiga guna mengurangi beban pengiriman dan pelanggan tak akan dikenakan biaya tambahan terkait kebijakan ini.

Dikatakan Khor Chin Puang, pendiri Marketfresh, pesanan selama pandemi ini telah meningkat hingga tiga kali lipat. Sejak pekan lalu, mereka telah menangani sejumlah 60 pesanan setiap harinya.

Senada, Chee Song Foods, retail skala kecil yang menjual daging dan makanan beku bersertifikat halal, membeberkan telah mengalami peningkatan pemesanan hingga 45 persen sejak mimggu pertama Singapuran menaikkan status menjadi tertinggi kedua.

"Kami tidak memiliki cukup truk untuk mendistribusikan pesanan yang meningkat ini. Untuk itu kami bekerja sama dengan beberapa mitra logistik," kata Jeffery Loh, Direktur Chee Song Foods.

Retail skala kecil lain seperti Dei dan Halal Mart SG juga terpantau menyematkan pesan melaui website, menyatakan bahwa tengah mengalami peningkatan pesanan sehingga berakibat pada tertundanya pengiriman produk.

Sementara platform Cold Storage dan RedMart pada Minggu (19/4) siang, mengabarkan bahwa sementara ini tidak ada ketersediaan layanan pesan antar dan meminta pembeli untuk memesan di lain hari.

Berbagai kendala pengiriman belanja daring ini membuat beberapa warga memilih untuk berbelanja langsung ke toko.

Salah satu warga Singapura, Cammie Chua (32), mengatakan dirinya mengalami kendala saat melakukan check out di laman belanja daring.  Alhasil, dia pun lebih memilih untuk bertandang langsung ke supermarket.

"Aku bisa memesan bahan yang kubutuhkan, tapi tidak ada layanan pengiriman ke daerahku," kata Chua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lockdown Picu Lonjakan KDRT, Warga Palestina Protes, Pukul Peralatan Dapur

Lockdown Picu Lonjakan KDRT, Warga Palestina Protes, Pukul Peralatan Dapur

News | Selasa, 21 April 2020 | 10:51 WIB

Perhatikan 6 Kriteria WHO Ini, Sebelum Negara Hentikan Lockdown

Perhatikan 6 Kriteria WHO Ini, Sebelum Negara Hentikan Lockdown

Tekno | Selasa, 21 April 2020 | 11:30 WIB

Australia Lockdown, Kanguru Lompat-lompat Hingga Pusat Perbelanjaan

Australia Lockdown, Kanguru Lompat-lompat Hingga Pusat Perbelanjaan

News | Selasa, 21 April 2020 | 10:07 WIB

Terkini

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB