Cerita Singkong Peninggalan Yuli, Ibu yang Meninggal Usai Tak Makan 2 Hari

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Rabu, 22 April 2020 | 19:23 WIB
Cerita Singkong Peninggalan Yuli, Ibu yang Meninggal Usai Tak Makan 2 Hari
Muhammad Holik, suami Yuli Nur Amelia ibu miskin yang tak makan dua hari selama KLB Corona di Banten. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Suara.com - Muhammad Holik, suami dari Yuli Nur Amelia yang meninggal usai mengaku kelaparan dua hari tak makan hanya bisa pasrah meratapi nasib.

Kondisi perekonomiannya yang buruk ditambah kepergian istrinya membuat ia ingin menyusul sang istri ke pangkuan Ilahi.

Warga Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang ini biasa bekerja sebagai pemulung sehari-hari. Jauh sebelum virus corona merebak, keuangan Holik dan keluarga telah morat marit.

Corona semakin memperburuk keadaan. Kepergian sang istri membuat Holik semakin merasa terpukul.

"Saya capek dari kemarin belum tidur. Mungkin saya mau nyusul (istri). Saya pasrah saja," kata Holik dikutip dari Bantenhits.com -- jaringan Suara.com, Rabu (22/4/2020).

Dalam pengakuan sang istri sebelumnya, selama dua hari ia dan mendiang istri beserta keempat anaknya tak makan. Untuk mengganjal rasa lapar, mereka hanya bisa meminum air mineral.

Sejak KLB corona di Banten telah ditetapkan, Holik tak lagi mendapatkan pendapatan. Untuk makan sehari-hari, Holik terpaksa mencabut pohon singkong yang di tanamnya di depan rumah.

"(Batangnya) ditancepin lagi (setelah dicabut), ditanam lagi," ungkapnya.

Namun, semua pohon singkong yang ditanamnya sudah habis dimakan. Holik dan keluarga terpaksa hanya minum air mineral dikala lapar menyerang.

Dua hari setelah membuat pengakuan tak bisa makan dua hari, Yuli meninggal dunia pada Senin (20/4/2020). Nyawanya tak tertolong saat dilarikan ke puskesmas setempat.

Sejak kepergian sang istri, keempat anak Holik dirawat oleh saudaranya. Anak sulungnya berusia 18 tahun hanya tamatan SMP.

Anak kedua Holik dan istri sudah putus sekolah hingga SMP, anak ketiga berusia 11 tahun duduk dibangku kelas 5 Sekolah Dasar. Sementara sang bungsu baru berusia 7 bulan.

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Banten mendesak agar Pemprov Banten bisa menjamin pendidikan empat anak Holik dan Yuli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wali Kota Serang: Yuli Meninggal Bukan karena Kelaparan, Tapi Takdir

Wali Kota Serang: Yuli Meninggal Bukan karena Kelaparan, Tapi Takdir

Banten | Rabu, 22 April 2020 | 16:15 WIB

Kelaparan, Pemulung Curi Beras Buat Anak istri, Hanya Berlauk Cabai

Kelaparan, Pemulung Curi Beras Buat Anak istri, Hanya Berlauk Cabai

Jawa Tengah | Rabu, 22 April 2020 | 15:16 WIB

Pak, Apa Bawa Nasi? Kakak Beradik Ditemukan Kelaparan saat Wabah Corona

Pak, Apa Bawa Nasi? Kakak Beradik Ditemukan Kelaparan saat Wabah Corona

News | Rabu, 22 April 2020 | 14:45 WIB

Kata PBB Tentang Virus Corona: Dunia Terancam Dilanda Kelaparan

Kata PBB Tentang Virus Corona: Dunia Terancam Dilanda Kelaparan

News | Rabu, 22 April 2020 | 13:01 WIB

Warga Muara Enim Kelaparan, Hotman Paris 'Colek' Pejabat Daerah Setempat

Warga Muara Enim Kelaparan, Hotman Paris 'Colek' Pejabat Daerah Setempat

Entertainment | Rabu, 22 April 2020 | 11:46 WIB

Terkini

Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo

Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:14 WIB

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:29 WIB

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:20 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:57 WIB

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB