Sosiolog UI: Lihat Italia, Virus Corona Bukan Hal Main-main

Bangun Santoso, Yosea Arga Pramudita

Kamis, 23 April 2020 | 12:19 WIB
Sosiolog UI: Lihat Italia, Virus Corona Bukan Hal Main-main
Warga menggunakan masker melintas di kawasan Stasiun Sudirman, Jakarta, Minggu (6/4) di tengah pandemi virus corona. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pandemi virus corona atau Covid-19 hingga kekinian masih mewabah hampir di seantero Tanah Air. Setiap harinya, baik kasus positif dan kematian akibat Covid-19 terus menunjukan tren yang meningkat.

Sosiolog Universitas Indonesia (UI) Imam Prasodjo menilai, baik pemerintah maupun masyarakat harus meningkatkan kesadaran akan bahaya Covid-19. Dia menekankan, wabah ini bukan hal yang sepele, mengingat mengurai membanjirnya pasien dari hari ke hari adalah hal yang paling utama.

"Salah satu cara yang harus kita aktifkan pertama adalah meningkatkan kesadaran, bahwa ini bukan hal yang main-main. Kita tahu tantangan kita adalah bagaimana mengurangi kemungkinan membanjirnya pasien," kata Imam di Gedung BNPB, Kamis (23/4/2020).

Merujuk pada kasus Covid-19 di Italia, Imam mencontohkan bagaimana sebuah negara maju kebakaran jenggot saat berhadapan dengan virus corona. Bahkan sistem kesehatan di sana tak berjalan efektif hingga banyak pasien yang menjadi penghuni rumah sakit.

"Seperti melihat peristiwa yang ada di Italia misalnya. Bagaimana negara yang cukup maju tetapi kelabakan di dalam sistem kesehatan mereka, tidak bisa berjalan dengan baik, karena begitu banyaknya pasien yang berduyun-duyun ke rumah sakit," sambungnya.

Untuk itu, Imam berharap agar hal serupa tak terjadi di Indonesia. Terlebih, wilayah DKI Jakarta sudah sangat kewalahan dengan angka kasus positif tertinggi.

"Maka dari itu jangan sampai terjadi (di Indonesia), apalagi kalau ini terjadi di desa-desa. Di daerah Jakarta sekarang saja sudah kewalahan, apalagi kalau di kabupaten- kabupaten yang tenaga medis nya sangat terbatas," beber dia.

Imam juga menekankan agar kesadaran solidaritas kepada masyarakat yang terimbas Covid-19 perlu ditingkatkan. Sebab, banyak rakyat yang harus kehilangan pekerjaan akibat virus mematikan asal Wuhan, China tersebut.

"Kedua, solidaritas kepada orang yang terimbas, solidaritas kepada mereka yang kemudian terhenti nafkahnya karena melakukan pembatasan sosial. Itulah yang kemudian harusnya di galang," jelas Imam.

baca juga

Lebih lanjut, Imam tak ingin wabah corona melahirkan musibah baru bernama kelaparan. Sebab, carut marut ekonomi sebagai imbas dari Covid-19 akan hantu baru bagi masyarakat Indonesia.

"Jangan sampai musibah ingin menghindar dari corona kemudian mendatangkan musibah baru, yaitu kelaparan. Kita tidak rela negeri ini kelaparan, agar saudara-saudara kita yang kemudian karena ingin menghindar dari virus tetapi kemudian dia terancam oleh kelaparan itu," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Nilai Lockdown Tidak Efektif, Vietnam Berikan Bukti Ini

Jokowi Nilai Lockdown Tidak Efektif, Vietnam Berikan Bukti Ini

News | Kamis, 23 April 2020 | 12:07 WIB

Berlabuh di Jepang, 48 Kru Kapal Costa Atlantica Positif Covid-19

Berlabuh di Jepang, 48 Kru Kapal Costa Atlantica Positif Covid-19

News | Kamis, 23 April 2020 | 11:50 WIB

Pandemi Corona, Suami Terpaksa Temani Istri Bersalin Lewat Panggilan Video

Pandemi Corona, Suami Terpaksa Temani Istri Bersalin Lewat Panggilan Video

Lifestyle | Kamis, 23 April 2020 | 11:49 WIB

Terinfeksi Virus Corona, Perawat Kentucky: Badan Sakit Seperti Patah Tulang

Terinfeksi Virus Corona, Perawat Kentucky: Badan Sakit Seperti Patah Tulang

Health | Kamis, 23 April 2020 | 12:07 WIB

Peneliti: Covid-19 Dapat Memengaruhi Lebih Banyak Anak-Anak

Peneliti: Covid-19 Dapat Memengaruhi Lebih Banyak Anak-Anak

Health | Kamis, 23 April 2020 | 11:45 WIB

Biar Tetap Bugar Selama Corona, Lukman Hakim Pesta Sabu Bareng Rekan

Biar Tetap Bugar Selama Corona, Lukman Hakim Pesta Sabu Bareng Rekan

Jatim | Kamis, 23 April 2020 | 11:44 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Air Kencing Sapi Bisa Sembuhkan Covid-19?

CEK FAKTA: Benarkah Air Kencing Sapi Bisa Sembuhkan Covid-19?

Video | Kamis, 23 April 2020 | 12:05 WIB

Terkini

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB