AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

M Nurhadi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
Ilustrasi - Petugas SPPG saat menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • AMMSI mendukung kebijakan Kepala Badan Gizi Nasional terkait penyesuaian operasional program Makan Bergizi Gratis selama libur sekolah tahun 2026.
  • Kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi anggaran negara serta memastikan pelaksanaan program berjalan secara efektif, transparan, dan akuntabel.
  • AMMSI mendesak pemerintah menertibkan dapur tidak resmi guna mencegah penyimpangan tata kelola dan pemborosan keuangan dalam program tersebut.

Suara.com - Asosiasi Mitra Makan Bergizi Gratis Seluruh Indonesia atau AMMSI, mendukung keputusan Kebala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang, yang menyesuaikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada masa libur sekolah.

Pimpinan AMMSI, yakni Rizky Herdianto, Luqman Hakim, serta Aslikh Rina Ulyaddin, menilai Surat Edaran Kepala BGN Nomor 12/2026 tentang Penyesuaian Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada periode hari libur dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Tahun Anggaran 2026, sudah tepat.

Rizky mengatakan, kebijakan tersebut adalah langkah tepat guna memperkuat tata kelola program MBG, sekaligus efisiensi anggaran negara.

Menurutnya, operasional SPPG yang disesuaikan selama periode libur sekolah justru bisa memastikan pelaksanaan MBG berlangsung efektif, terukur, transparan, serta akuntabel.

"Ini juga sejalan dengan prinsip efisiensi belanja negara. Apalagi ini libur sekolah, sehingga penggunaan fasilitas program tetap bisa sesuai peruntukan dan mencegah penyalahgunaan anggaran," tegas Rizky, Sabtu (20/6/2026).

AMMSI, kata dia, menekankan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan MBG, terkhurus dapur-dapur yang beroperasi di luar mekanisme resmi pemerintah.

“AMMSI menolak tegas bila dapur-dapur baru bermunculan tapi di luar mekanisme resmi. Apalagi dapur-dapur yang didaftarkan dari proses jual beli titik yang melanggar hukum. Portal pendaftaran kan sudah lama ditutup, tapi tetap dipaksakan beroperasi sehingga terjadi surplus dapur. Ini membuat ada pemborosan keuangan negara," kata dia.

AMMSI menilai, praktik seperti itu berpotensi menyimpangkan tata kelola, dan juga menganggu efektifitas pelaksanaan program MBG.

Karena itu, kata Rizky, AMMSI mendorong BGN bersama aparat pengawas internal pemerintah serta lembaga lain untuk mengevaluasi serta menertibkan dapur-dapur di wilayah yang telah melebihi kebutuhan maupun kuota layanan.

baca juga

Langkah penertiban ini sangat penting, agar program tetap berorientasi pada kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak, bukan menjadi ladang keuntungan bagi kelompok tertentu yang ingin mengambil celah dari besarnya anggaran program ini.

AMMSI berkomitmen terus mengawal agar prinsip akuntabilitas tetap menjadi pilar utama dalam pelaksanaan Program MBG.

Dia mengatakan, transparansi dalam setiap tahapan, mulai dari pendaftaran mitra hingga distribusi makanan, adalah kunci agar kepercayaan publik terhadap program strategis ini tidak luntur.

AMMSI mengingatkan, setiap rupiah dari anggaran negara harus dipertanggungjawabkan melalui hasil yang nyata di lapangan.

“Efisiensi dana harus dilakukan seiring pengawasan yang kuat. Tak boleh ada ruang untuk praktik ilegal, termasuk keberadaan dapur-dapur di luar mekanisme resmi," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:11 WIB

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:39 WIB

Ahli Pendidikan Tolak Adanya MBG: Lebih dari 2 Juta Pegawai Kantin Tergusur karena Program Ini

Ahli Pendidikan Tolak Adanya MBG: Lebih dari 2 Juta Pegawai Kantin Tergusur karena Program Ini

Video | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:21 WIB

Emosi Nanik S Deyang Disebut Tak Stabil, Guntur Romli: Sedang Main Teater Politik?

Emosi Nanik S Deyang Disebut Tak Stabil, Guntur Romli: Sedang Main Teater Politik?

Video | Rabu, 17 Juni 2026 | 20:00 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×