Empati pada Situasi Covid-19, Kemenparekraf Gunakan Thoughtful Indonesia

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 24 April 2020 | 08:12 WIB
Empati pada Situasi Covid-19, Kemenparekraf Gunakan Thoughtful Indonesia
Logo Thoughtful Indonesia. (Dok : Kemenparekraf)

Suara.com - "Thoughtful Indonesia” merupakan kontekstual logo yang menyerupai logo "Wonderful Indonesia", agar berhubungan dengan pesan yang ingin disampaikan dalam situasi tanggap darurat Covid-19 kepada publik, baik di dalam maupun di luar negeri. Thoughtful Indonesia bertujuan untuk menunjukkan empati tertinggi dari sektor pariwisata terhadap kondisi saat ini, di tengah pandemi Covid-19. 

Hal ini dikemukakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama Kusubandio, dalam pernyataannya di Jakarta, Kamis (23/4/2020).

“Banyak pertanyaan yang datang, apakah Branding Wonderful Indonesia sudah diganti? Sekali lagi, itu bukan mengganti logo Wonderful Indonesia yang merepresentasikan brand promise institusi dan branding utama kita, namun Thoughtful Indonesia adalah logo kontekstual yang menyerupai logo Wonderful Indonesia agar related dengan pesan yang kami mau bawa dalam situasi krisis ini, serta menjadi landasan utama kami untuk menghadirkan program-program yang 'thoughtful' membantu pelaku dan pekerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam menghadapi dampak Covid-19,” kata Wishnutama.

Wishnutama menyatakan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), untuk sementara waktu mengunakan logo “Thoughtful Indonesia” di masa pandemi Covid-19.

Menurut Wishnutama, logo tersebut bukan untuk menggantikan branding “Wonderful Indonesia” yang selama ini digunakan sebagai instrumen kampanye pariwisata Indonesia kepada wisatawan. Logo tersebut juga mendapat apresiasi dari publik di Eropa sejak ditetapkannya Covid-19 sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO).

“Ini salah satu bagian dari soft promotion ke luar, dan kami mendapat laporan bahwa publik di Eropa mengapresiasi hal tersebut. Ini bagian dari kami untuk mengkomunikasikan bahwa kita berempati dengan situasi saat ini dan 'We are still Wonderful in many ways',” katanya.

Tak hanya pariwisata Indonesia, menurut Wishnutama, banyak merek besar lainnya melakukan perubahan logo kontekstual di masa pandemi.

"Kontekstual logo ini sementara digunakan, dan strategi ini juga sudah banyak dikenal di dunia internasional," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menaker : Solidaritas Global harus Dikedepankan Paska Pandemi Covid-19

Menaker : Solidaritas Global harus Dikedepankan Paska Pandemi Covid-19

News | Jum'at, 24 April 2020 | 08:01 WIB

Bhinneka Hadirkan Layanan Rapid Test Covid-19

Bhinneka Hadirkan Layanan Rapid Test Covid-19

Tekno | Jum'at, 24 April 2020 | 05:55 WIB

Kemenristek Sulap Wisma Puspiptek Jadi Rumah Singgah Tenaga Medis Covid-19

Kemenristek Sulap Wisma Puspiptek Jadi Rumah Singgah Tenaga Medis Covid-19

Tekno | Jum'at, 24 April 2020 | 05:34 WIB

Akhir Mei, Spanyol Akan Longgarkan Lockdown

Akhir Mei, Spanyol Akan Longgarkan Lockdown

Video | Jum'at, 24 April 2020 | 06:35 WIB

Wow! Masker Berbentuk Bra jadi Tren di Tengah Pandemi Corona Covid-19

Wow! Masker Berbentuk Bra jadi Tren di Tengah Pandemi Corona Covid-19

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2020 | 07:00 WIB

Pesan Makanan Lewat Ojol di Tengah Pandemi Covid-19, Amankah dari Corona?

Pesan Makanan Lewat Ojol di Tengah Pandemi Covid-19, Amankah dari Corona?

Health | Jum'at, 24 April 2020 | 07:45 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×