Kisah Sahrul, Petugas Pemulasaran Pasien Covid-19: Memuliakan Jenazah

Rizki Nurmansyah

Senin, 27 April 2020 | 19:57 WIB
Kisah Sahrul, Petugas Pemulasaran Pasien Covid-19: Memuliakan Jenazah
Keluarga memantau dari jauh pemakaman salah satu anggotanya yang meninggal karena Covid-19. [AFP/Bay Ismoyo]

Suara.com - Sahrul Ridha (40), petugas Instalasi Pemulasaran Jenazah (IPJ) RSPI Sulianti Saroso, menceritakan pengalamannya mengurus jenazah pasien positif Covid-19 atau yang meninggal dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Sahrul, dan dua petugas pemulasaran jenazah lain, adalah orang terakhir yang dapat melihat dan mengurus pasien yang meninggal, baik yang positif Covid-19 maupun PDP yang meninggal tapi belum dites atau mendapat hasil tes swab PCR.

Dia berharap tak ada lagi korban yang meninggal dalam status PDP, melihat kesedihan yang dialami keluarga yang ditinggalkan.

"Perasaan saya kadang terenyuh. Bagaimana jika itu terjadi sama saya?" ujar Sahrul dikutip dari BBC News Indonesia—jaringan Suara.com—Senin (27/4/2020).

"Sejak dirawat hingga meninggal, nggak ada satu pun anggota keluarga yang bisa melihat pasien."

Sejak kasus Covid-19 diumumkan pemerintah di bulan Maret, Sahrul setidaknya sudah mengurus 30 jenazah.

Puncaknya di bulan Maret, di mana ia pernah mengurus empat jenazah dalam sehari.

Menurut data Pemerintah Provinsi Jakarta, hingga 20 April 2020, lebih dari 1.200 orang sudah dimakamkan dengan protap Covid-19.

Dari jumlah itu, 331 orang meninggal positif Covid-19, sisanya belum diketahui apakah positif atau negatif (PDP).

baca juga

Kekurangan Oksigen

Sahrul bercerita tugasnya dimulai saat seorang pasien dinyatakan meninggal.

Bermodalkan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, Sahrul harus berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan pemulasaran jenazah dalam empat jam, sebagaimana ditetapkan kementerian kesehatan.

Hal pertama yang dilakukannya adalah memindahkan jenazah ke ruang pemulasaran untuk dimandikan atau jika tidak memungkinkan, sekadar dicipratkan air (tayamum).

"Prosesnya memang makan waktu. Kami harus betul-betul teliti, betul-betul sebersih mungkin. Jangan sampai ketinggalan ini-itu, disinfektan kurang atau apa," ujar Sahrul.

"Kami mengenakan masker N95, masker bedah, dalam waktu dua sampai tiga jam. Kami kekurangan cairan, oksigen, keringat semua bercucuran karena pakai apron panas sekali. Kami harus tahan itu sampai selesai. Kami harus kuat," ungkapnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

15 Warga Diisolasi ke RSUD Saptosari Usai Kontak Pasien Positif Covid-19

15 Warga Diisolasi ke RSUD Saptosari Usai Kontak Pasien Positif Covid-19

Jogja | Senin, 27 April 2020 | 14:23 WIB

Kena Virus Corona, Polisi di Batam Ditolak di RS Covid-19 Pulau Galang

Kena Virus Corona, Polisi di Batam Ditolak di RS Covid-19 Pulau Galang

News | Senin, 27 April 2020 | 09:25 WIB

Sembuh dari Covid-19, Ibu Ini Lahirkan Bayi Sehat

Sembuh dari Covid-19, Ibu Ini Lahirkan Bayi Sehat

Video | Senin, 27 April 2020 | 16:20 WIB

Tak Pernah ke Mana-mana, Bayi 1,5 Tahun di Probolinggo Positif Corona

Tak Pernah ke Mana-mana, Bayi 1,5 Tahun di Probolinggo Positif Corona

Jatim | Minggu, 26 April 2020 | 23:13 WIB

Puasa Hari Ketiga, Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Capai 3.798 Orang

Puasa Hari Ketiga, Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Capai 3.798 Orang

News | Minggu, 26 April 2020 | 17:10 WIB

Terkini

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan

Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan

Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup

Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat

Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat

Health | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%

BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:02 WIB

BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif

BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan

Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:01 WIB

×