Update Covid-19 AS: Kasus Positif Tembus 1 Juta, Kematian Hanya Bertambah 6

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 28 April 2020 | 14:50 WIB
Update Covid-19 AS: Kasus Positif Tembus 1 Juta, Kematian Hanya Bertambah 6
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi covid-19 di Amerika Serikat masih terus mengalami jumlah penambahan kasus positif, bahkan sudah menembus angka satu juta.

Melansir dari yang dikeluarkan oleh Worldometers pada Selasa (28/04), jumlah kasus positif terpapar virus corona sudah mencapai 1.010.507 kasus. Ada penambahan 151 kasus baru yang terjadi di kota California.

Untuk kasus kematian akibat Covid-19 cukup sedikit, hanya bertambah enam kasus kematian yang juga terjadi di Kota California.

Di Amerika Serikat sendiri, setidaknya sudah ada 139.162 pasien yang berhasil disembuhkan dari infeksi virus corona.

Dengan demikian hampir sepertiga kasus virus corona yang terjadi di dunia, ada di Amerika Serikat.

Hingga kini jumlah seluruh kasus virus corona di dunia mencapai 3.065.889 pada hari Selasa (28/07) menurut Worldometers.

Pada urutan kedua terbanyak masih dipegang oleh Spanyol dengan 229.422 kasus serta Italia pada urutan ketiga dengan 199.414 kasus. Kedua negara tersebut tidak memiliki catatan kasus baru.

Melihat perkembangan kasus positif yang terus naik, Donald Trump juga semakin gencar melancarkan 'serangan' kepada China. Bahkan dia berjanji akan melakukan "investigasi serius" dalam penanganan pandemi China, seperti dikutip dari Al Jazeera, Selasa (28/04).

Trump mengecam China ketika ia memproyeksikan bahwa jumlah kematian di AS akibat Covid-19 bisa mencapai 70.000.

"Kami sedang melakukan penyelidikan yang sangat serius. Kami tidak senang dengan China," kata Trump saat konferensi pers Gedung Putih, dikutip dari Al Jazeera.

"Ada banyak cara untuk membuat mereka (China) bertanggung jawab."

"Kami percaya itu (Covid-19) bisa dihentikan pada sumbernya. Itu bisa dihentikan dengan cepat, dan itu tidak akan menyebar ke seluruh dunia." ujar Trump.

Sebelumnya Trump juga menyebut Covid-19 ini dengan nama "Virus China" hingga memicu perang kata-kata dengan Beijing yang menuduh militer AS membawa penyakit itu ke Wuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Muda Corona di Surabaya Meninggal karena Pasien COVID-19 Tak Jujur

Dokter Muda Corona di Surabaya Meninggal karena Pasien COVID-19 Tak Jujur

Jatim | Selasa, 28 April 2020 | 13:19 WIB

Biaya Pengobatan Pasien Virus Corona di Kediri Tembus Rp 16 Juta

Biaya Pengobatan Pasien Virus Corona di Kediri Tembus Rp 16 Juta

Jatim | Selasa, 28 April 2020 | 12:01 WIB

Trump Salahkan China Atas Penyebaran Virus Corona

Trump Salahkan China Atas Penyebaran Virus Corona

News | Selasa, 28 April 2020 | 11:51 WIB

Terkini

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:19 WIB

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:07 WIB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:30 WIB

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:10 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:51 WIB