Gubenur Anies Jadikan Sekolah Tempat Isolasi, PDIP: Buat Warga Nggak Tenang

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 30 April 2020 | 16:46 WIB
Gubenur Anies Jadikan Sekolah Tempat Isolasi, PDIP: Buat Warga Nggak Tenang
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. (Suara.com/Chyntia Sami B)

Suara.com - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD DKI Jakarta mengkritik rencana Gubernur Anies Baswedan menjadikan sekolah untuk tempat isolasi pasien Virus Corona atau Covid-19. Kebijakan tersebut dianggap membuat warga tidak tenang.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan, kebijakan tersebut memberikan dampak psikologis bagi warga ibu kota. Bahkan, warga sekitar sekolah khawatir akan penyebaran virus dari Kota Wuhan Provinisi Hubbei, China.

"Membuat psikologi warga jadi nggak tenang. Ini kan soal psikologi. Jadi membuat kekhawatiran masyarakat, kalau sudah membuat kekhawatiran akan membuat kegaduhan di masyarakat kan," ujar Gembong saat dihubungi Suara.com, Kamis (30/4/2020).

Gembong mengakui, tak menentang rencana untuk menjadikan sekolah sebagai tempat isolasi. Lantaran sekarang ini adalah situasi darurat yang butuh banyak tindakan cepat.

"Ya karena ini darurat ya dan keterbatasan ruang, maka Fraksi PDIP tidak keberatan," kata Gembong.

Meski begitu, ia meminta agar sekolah yang digunakan tidak berada dekat dengan pemukiman warga. Lokasi yang dipilih harus berjauhan dari rumah warga untuk menghindari kekhawatiran.

"Itu akan membuat kegaduhan di tengah-tengah masyarakat. Jadi pilihlah sekolahan yang agak jauh dari pemukiman," jelasnya," katanya.

Diketahui, rencana menjadikan sekolah sebagai tempat isolasi tertuang dalam surat edaran Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana dengan Nomor 4434/-1.772.1 yang terbit pada Senin 20 April 2020. Dalam suratnya, Nahdiana menyiapkan 140 sekolah di kota lima Kota dan satu Kabupaten Jakarta.

"Surat laporan saya untuk inventarisir tempat atau sekolah yang dapat digunakan untuk penanganan Covid-19," ujar Nahdiana kepada wartawan, Selasa (21/4/2020).

baca juga

Nahdiana mengatakan, surat itu merupakan tindak lanjut instruksi Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah. Selain itu, ada juga usulan dari camat dan lurah untuk menyiapkan tempat isolasi lainnya.

Dalam persiapannya, nantinya akan dilakukan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan virus corona. Prosesnya sudah berjalan tapi sekolah-sekolah itu belu digunakan.

"Semua tempat yang digunakan protap kelayakan dan sesuai protokol kesehatan," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantuan Corona Masih Amburadul, Anies Malah Setop Program Pangan Murah

Bantuan Corona Masih Amburadul, Anies Malah Setop Program Pangan Murah

News | Rabu, 29 April 2020 | 12:37 WIB

Anies Larang Warga Bagikan Bantuan ke Pengemis Musiman, Ini Alasannya

Anies Larang Warga Bagikan Bantuan ke Pengemis Musiman, Ini Alasannya

News | Selasa, 28 April 2020 | 19:56 WIB

Ketua DPRD DKI Tolak Rencana Anies Jadikan Sekolah untuk Tempat Isolasi

Ketua DPRD DKI Tolak Rencana Anies Jadikan Sekolah untuk Tempat Isolasi

News | Kamis, 23 April 2020 | 18:25 WIB

PSBB DKI Jakarta Diperpanjang hingga 22 Mei 2020

PSBB DKI Jakarta Diperpanjang hingga 22 Mei 2020

Foto | Kamis, 23 April 2020 | 18:05 WIB

Anies Perpanjang PSBB Jakarta 28 Hari, Sopir Ojol Makin Menjerit

Anies Perpanjang PSBB Jakarta 28 Hari, Sopir Ojol Makin Menjerit

News | Kamis, 23 April 2020 | 17:57 WIB

Anies: Ada Kantor Paksa Beroperasi, Akhirnya Karyawan Positif Corona

Anies: Ada Kantor Paksa Beroperasi, Akhirnya Karyawan Positif Corona

News | Rabu, 22 April 2020 | 19:27 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×