Perginya Didi Kempot, Pembaharu Musik Rakyat Campur Sari di Indonesia

Reza Gunadha

Selasa, 05 Mei 2020 | 19:00 WIB
Perginya Didi Kempot, Pembaharu Musik Rakyat Campur Sari di Indonesia
Didi Kempot. [BBC]
Apa komentar para anggota 'Sobat Ambyar'?

"Sangat menginspirasi. Setiap lagunya ada maknanya," kata Dafa, salah-seorang penggemarnya. Dia mengaku awal mula mengenal Didi melalui lagu Stasiun Balapan, tetapi lagu favoritnya adalah Suket Teki.

Mahasiswa salah-satu perguruan tinggi swasta di Solo ini mengaku rajin datang ke konser idolanya. "Kalau ada waktu, saya luangkan datang."

Dia juga mengaku merasa kehilangan. "Sekarang enggak ada lagi yang nyanyikan lagu Ambyar... Tidak akan tergantikan. Maestro." Ambyar adalah salah-satu lagu karya Didi.

Penggemar lainnya, Wiwin, mengaku pernah dijanjikan untuk bertemu idolanya pada lebaran Idul Fitri nanti untuk "nyanyi bareng". "Tapi Tuhan punya rencana lain," akunya kepada Fajar Sodiq.

Apa lagu karya Didi yang paling Anda suka? "Saya Tatu banget! Tatu adalah salah-satu judul karyanya. "Sampai mendalam, dan saya suka sekali."

Triono, anggota Sobat Ambyar lainnya, mengaku ada satu karya Didi yang mirip kisah hidupnya, sehingga membuatnya selalu tersentuh saat mendengarnya.

"Judulnya Suket Teki, itu kayak kisah hidup saya." Triono kemudian tertawa getir. "Saya sekarang kehilangan."

Mengapa anak-anak muda tertarik lagu-lagu Didi Kempot?

Berbagai laporan menyebutkan bahwa sebagian lagu yang ditulis Didi Kempot semasa hidupnya bertemakan patah hati, yang kelak disebutkan digemari oleh kaum muda.

Dia juga seringkali menautkan kisah patah hati itu dengan lokasi atau tempat tertentu utamanya di Kota Solo.

baca juga

Menurut Remy Sylado, lirik-lirik lagu karya almarhum yang disebutkan diwarnai kisah patah hati dan menimbulkan histeria dari penggemarnya, terjadi pula pada musik-musik pop di manapun.

"Kalau itu sangat mendunia. Ketika terminologi pop mulai dikenal, lagu-lagu pop di AS juga memanfaatkan (kisah) patah hati," ujarnya.

Hal ini juga jamak terjadi dalam sejarah musik pop di Indonesia, kata Remy.

"Jangan lupa, lagu populer di Indonesia pada 1960-an, yang dinyanyikan oleh Rachmat kartolo, itu juga tentang patah hati," ungkapnya.

Apa yang melatari sehingga lagu campur sari Didi Kempot digemari?

Remy Sylado menganggap lagu yang dilantunkan Didi Kempot itu merupakan lagu rakyat (folk song) yang selaku memiliki penggemar.

Dia menganggap pula bahwa lagu-lagu karya almarhum menjadi populer tidak terlepas dari liriknya yang berbahasa Jawa.

"Bahasa kedua di Indonesia itu, ya bahasa Jawa. Jadi ada dua pasar di situ. Otomatis akan menggaet penggemar," jelasnya.

"Campur sari itu dasarnya lagu rakyat, folk song. Itu besar peminatnya," papar Remy.

Sebagian besar lagu-lagu rakyat cenderung "sederhana sehingga gampang diingat".

"Jadi sekali dinyanyikan, bisa diulang dalam waktu yang sama. Dan karena liriknya berbahasa Jawa pula," tegasnya

Apa yang membedakan Didi Kempot dengan penyanyi campur sari lainnya?

Didi Kempot semasa hidupnya lebih banyak tampil di berbagai tempat, termasuk penampilannya di Suriname yang mendapat publikasi luas, sehingga namanya makin dikenal, kata Remy Sylado.

"Sehingga otomatis itu membawa publikasi yang bagus untuk namanya," katanya.

Tentu saja di luar soal publikasi, menurutnya, ada pula faktor keberuntungan yang membuat Didi Kempot mampu menyihir khalayak luas.

Apakah lagu-lagu Didi Kempot akan tetap digemari?

Remy Sylado meyakini lagu-lagu karya Didi Kempot akan tetap digemari, karena karya-karyanya sudah tersebar luas di masyarakat, selain karena latar musik campur sari yang sudah mengakar sedemikan rupa di masyarakat.

"Akan sangat menjadi sangat populer," katanya. Hal ini tidak terlepas dari upaya yang sudah dibangun almarhum dalam 'mengenalkan' musik campur sari ke berbagai lapisan masyarakat serta dunia industri musik pop, kata Remy.

"Campur sari itu sudah menjadi fenomena mutakhir, sebab akarnya ada di Indonesia," paparnya.

Alasan lainnya, menurutnya, masyarakat Indonesia cenderung lebih suka melestarikan nilai lama ketimbang menemukan hal baru.

"Kita lebih cenderung melestarikan nilai lama, ketika kita bicara tradisi. Ada kewajiban yang bersifat sukarela untuk melakukan itu," paparnya.

Berita ini akan terus diperbaharui.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Video Prabowo Nyanyi Lagu Didi Kempot di Mobil, Minta Liriknya Diprint

Video Prabowo Nyanyi Lagu Didi Kempot di Mobil, Minta Liriknya Diprint

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 18:34 WIB

Nella Kharisma Kangen, Pemain Gendang Didi Kempot Ngaku Jatuh Cinta

Nella Kharisma Kangen, Pemain Gendang Didi Kempot Ngaku Jatuh Cinta

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2020 | 17:45 WIB

5 Lagu Hits Milik Didi Kempot yang Bikin Ambyar

5 Lagu Hits Milik Didi Kempot yang Bikin Ambyar

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2020 | 18:00 WIB

10 Lagu Didi Kempot Paling Populer di YouTube

10 Lagu Didi Kempot Paling Populer di YouTube

Tekno | Selasa, 05 Mei 2020 | 17:14 WIB

Sebelum Meninggal Dunia, Ini Permintaan Didi Kempot pada Erix Soekamti

Sebelum Meninggal Dunia, Ini Permintaan Didi Kempot pada Erix Soekamti

Jogja | Selasa, 05 Mei 2020 | 18:00 WIB

Didi Kempot Dikenal Punya Sikap Ramah di Kalangan Artis

Didi Kempot Dikenal Punya Sikap Ramah di Kalangan Artis

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2020 | 17:30 WIB

Bisnisnya Pernah Dibantu Didi Kempot, Kaesang Ungkap Penyesalan Ini

Bisnisnya Pernah Dibantu Didi Kempot, Kaesang Ungkap Penyesalan Ini

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 17:09 WIB

Didi Kempot Meninggal dengan Riwayat Asma, Penyakit Bahaya Bagi Orang Tua

Didi Kempot Meninggal dengan Riwayat Asma, Penyakit Bahaya Bagi Orang Tua

Health | Selasa, 05 Mei 2020 | 18:15 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×