Berkategori Sampah Beracun, Limbah Medis di Jakarta Capai 200 Kg

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:18 WIB
Berkategori Sampah Beracun, Limbah Medis di Jakarta Capai 200 Kg
Ilustrasi--sampah limbah medis menumpuk di jalur hijau depan klinik hewan milik Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Solo di Jl. Slamet Riyadi, Solo, Selasa (10/12/2019). [Solopos]

Suara.com - Sejak merebaknya virus Corona atau Covid-19, limbah medis yang berkategori Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) meningkat drastis. Pasalnya berbagai peralatan yang meningkat penggunaannya seperti masker dan Alat Pelindung Diri (APD) termasuk kategori B3.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI, Andono Warih mengatakan volume limbah medis itu meningkat drastis, karena kesadaran masyarakat menggunakan peralatan seperti masker dan sarung tangan di tengah pandemi ini.

Sampah jenis tersebut berpotensi masuk dalam kategori infeksius atau berpotensi menyebabkan penyebaran penyakit, sehingga dibutuhkan penanganan khusus. 

“Sebelumnya, limbah jenis ini terkonsentrasi di fasilitas pelayanan kesehatan. Namun, sekarang sampah jenis ini juga banyak timbul dari rumah tangga,” ujar Andono dalam keterangan tertulis yang dikutip Suara.com, Jumat (8/5/2020).

Penanganan limbah medis ini disebutnya sudah diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 56 Tahun 2015 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah B3 dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan. 

Sedangkan untuk pengelolaan limbah infeksius (limbah B3) yang bersumber dari rumah tangga berpedoman pada Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Limbah Infeksius (Limbah B3) dan Sampah Rumah Tangga dari Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19).

“Tata kelola ini sudah berjalan. Rumah sakit dan klinik kesehatan telah bekerja sama dengan jasa pengolahan limbah medis yang berizin dari KemenLHK,” jelasnya.

Kasie Pengelolaan Limbah B3 DLH DKI, Rosa Ambarsari mengatakan sampai dengan bulan April, tercatat ada 200 kilogram limbah medis dari lima wilayah ibu kota. Dalam penanganannya, ia bahkan harus menggandeng pihak ketiga untuk mengolah limbah ini.

"Limbah medis terdiri dari masker bekas, sarung tangan bekas dan baju pelindung diri. DLH DKI bekerja sama dengan PT Wastec Internasional untuk pemusnahan limbah medis tersebut," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makin Banyak! Jumat 8 Mei Pasien Positif Corona Tembus 13.112 Orang

Makin Banyak! Jumat 8 Mei Pasien Positif Corona Tembus 13.112 Orang

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:16 WIB

Gawat! Ditemukan Virus Corona di Sperma Pasien, Bisa Menular via Seks

Gawat! Ditemukan Virus Corona di Sperma Pasien, Bisa Menular via Seks

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:12 WIB

Menko PMK Sebut Kasus Covid-19 di Indonesia Mengalami Penurunan

Menko PMK Sebut Kasus Covid-19 di Indonesia Mengalami Penurunan

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 15:26 WIB

Kantong Pebulutangkis Terdampak Corona, Begini Penjelasan PBSI

Kantong Pebulutangkis Terdampak Corona, Begini Penjelasan PBSI

Sport | Jum'at, 08 Mei 2020 | 15:08 WIB

WHO: Mantan Pasien Covid-19 Kembali Positif Bukan karena Tertular Virus

WHO: Mantan Pasien Covid-19 Kembali Positif Bukan karena Tertular Virus

Health | Jum'at, 08 Mei 2020 | 15:08 WIB

WHO Beri Misi Baru kepada China, Berhubungan dengan Wabah Virus Corona

WHO Beri Misi Baru kepada China, Berhubungan dengan Wabah Virus Corona

Health | Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:00 WIB

Tarif Rp 500 Ribu Bisa Lolos Mudik, Jurus Sopir Travel Gelap Kelabui Polisi

Tarif Rp 500 Ribu Bisa Lolos Mudik, Jurus Sopir Travel Gelap Kelabui Polisi

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 21:23 WIB

Terkini

Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak

Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:18 WIB

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:16 WIB

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:07 WIB

1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas

1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:04 WIB

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:59 WIB

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:36 WIB

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:33 WIB

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:24 WIB

Kronologis Polisi Arab Saudi Tangkap 3 WNI di Makkah karena Penipuan Paket Haji Fiktif

Kronologis Polisi Arab Saudi Tangkap 3 WNI di Makkah karena Penipuan Paket Haji Fiktif

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:18 WIB

Guncang Pasar Energi Dunia, Mengapa UEA Nekat Tinggalkan OPEC Setelah 60 Tahun?

Guncang Pasar Energi Dunia, Mengapa UEA Nekat Tinggalkan OPEC Setelah 60 Tahun?

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:18 WIB