8 Perempuan Pemberani PD II: dari Rasuna Said hingga Ratu Kematian Soviet

Rizki Nurmansyah

Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:41 WIB
8 Perempuan Pemberani PD II: dari Rasuna Said hingga Ratu Kematian Soviet
Ilustrasi Rasuna Said. Perempuan asal Minangkabau ini merupakan Pahlawan Nasional Indonesia. [Dok. BBC]

Suara.com - Siapakah sosok paling pemberani pada masa peperangan? Apakah laki-laki atau perempuan? 

Peran perempuan dalam konflik kerap kali tidak diakui publik.

Pada peringatan 75 tahun berakhirnya Perang Dunia II yang jatuh hari ini, Jumat (8/5/2020), berikut delapan perempuan yang keberaniannya melampaui jutaan orang lainnya saat menghadapi konflik berdarah.

Rasuna Said, Sang Singa Betina

Rasuna adalah salah satu sosok kunci dalam perjuangan Indonesia merebut kemerdekaan. Musuhnya bukan hanya Jepang, tapi juga pemerintah kolonial Belanda.

Rasuna mulai terlibat politik pada usia muda. Dia turut mendirikan Persatuan Muslimin Indonesia (PERMI) pada usia 20-an tahun.

Perempuan Minangkabau ini dikenal sebagai orator yang pidatonya ibarat 'petir di siang bolong'. Ia dijuluki Singa Betina karena keberaniannya melontarkan kritik kepada Belanda.

Pemerintah kolonial saat itu kerap menghentikan orasinya. Salah satunya terjadi pada Rapat Umum PERMI di Payakumbuh, Sumatera Barat, tahun 1932.

Saat Rasuna berpidato pada forum itu, aparat pemerintah kolonial datang dan memaksanya berhenti. Ia ditangkap, diajukan ke pengadilan, lalu dipenjara selama 14 bulan dengan dakwaan ujaran kebencian.

baca juga

Pada masa penjajahan Jepang, Rasuna turut menggagas perkumpulan Nippon Raya untuk membentuk kader-kader perjuangan.

Kepada pejabat tinggi Jepang, menurut studi literatur seorang sejarawan, Rasuna pernah berkata, "Boleh Tuan menyebut Asia Raya karena Tuan menang perang, tapi Indonesia Raya pasti ada di sini."

Setelah Indonesia merdeka, Rasuna menduduki sejumlah jabatan pemerintahan, dari Komite Nasional Indonesia, DPR Indonesia Serikat, hingga Dewan Pertimbangan Agung.

Rasuna adalah satu dari sedikit perempuan Indonesia yang dianugerahi gelar pahlawan nasional. Namanya kini terpatri di salah satu jalan utama Jakarta.

Cheng Benhua: Menyambut Kematian dengan Senyuman

Ilustrasi Cheng Benhua, pejuang Perang Dunia II asal China. [Dok.  BBC]
Ilustrasi Cheng Benhua, pejuang Perang Dunia II asal China. [Dok. BBC]

Benhua adalah perempuan asal China yang menentang penjajahan Jepang di negaranya tahun 1937.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mata-mata Siber Mulai Incar Hasil Riset Vaksin Covid-19

Mata-mata Siber Mulai Incar Hasil Riset Vaksin Covid-19

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2020 | 07:05 WIB

Samakan Corona dengan Perang Dunia, Bill Gates: Tak Ada yang Akan Lupa

Samakan Corona dengan Perang Dunia, Bill Gates: Tak Ada yang Akan Lupa

News | Sabtu, 25 April 2020 | 18:16 WIB

Terungkap, Ini Kiprah Ratu Elizabeth II Saat Perang Dunia Kedua

Terungkap, Ini Kiprah Ratu Elizabeth II Saat Perang Dunia Kedua

Lifestyle | Kamis, 23 April 2020 | 20:00 WIB

Habis Gelap Terbitlah Terang, Ingat Lagi Sejarah Hari Kartini 21 April

Habis Gelap Terbitlah Terang, Ingat Lagi Sejarah Hari Kartini 21 April

Lifestyle | Selasa, 21 April 2020 | 06:00 WIB

Dokter MotoGP Sebut Wabah Corona Layaknya Perang Dunia III

Dokter MotoGP Sebut Wabah Corona Layaknya Perang Dunia III

Sport | Rabu, 25 Maret 2020 | 15:55 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×