Pengakuan Dua Korban Dugaan Pelecehan Seksual Alumnus UII di Melbourne

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Sabtu, 09 Mei 2020 | 17:16 WIB
Pengakuan Dua Korban Dugaan Pelecehan Seksual Alumnus UII di Melbourne
Ilustrasi kekerasan seksual, pelecehan seksual - (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Dugaan pelecehan seksual yag dilakukan oleh seorang mahasiswa alumnus Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta berinisial IM memasuki babak baru.

Setelah sebelumnya pihak UII tengah melakukan investigasi terhadap kasus yang diperkirakan memakan 30 korban pelecehan seksual ini, kekinian beberapa perempuan di tempat IM menimba ilmu di Melbourne Australia turut mengungkap kasus tersebut.

Menurut laporan ABC News, dua orang perempuan menceritakan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh IM.

Dua orang perempuan ini merupakan bagian dari 30 korban IM yang melapor ke LBH Yogyakarta, Lembaga Bantuan Hukum yang mendampingi kasus ini.

Salah seorang perempuan menceritakan kepada ABC News bahwa dirinya mengaku "kaget dan sangat tidak nyaman" dengan perlakuan IM.

"Dia duduk sangat dekat, sampai saya bisa merasakan nafasnya. Saya merasa dia menginvasi personal space saya," kata perempuan itu.

Selain itu, diceritakan pula bahwa IM sempat beberapa kali menyentuh bagian tubuhnya.

"Rasanya saat itu surreal banget karena saya kenal dia dan reputasinya yang agamis, tapi kok begitu," ucap perempuan itu.

Sama seperti di Indonesia, IM juga dikenal aktif dalam sejumlah kegiatan keagamaan di Melbourne. Ia juga sering diundang menjadi penceramah untuk warga Indonesia yang berada di Victoria.

baca juga

Sementara itu, seorang perempuan lainnya juga mengaku mengenal IM dari sebuah acara keagamaan.

Perempuan ini mengaku mendapat perlakuan yang mengejutkan dari IM pada tahun 2018 lalu.

Ia begitu terkejut ketika IM berusaha memegang tangannya.

"Mas, bukan muhrim!" kata perempuan ini mengingatkan bahwa sentuhan fisik dari lawan jenis di luar pernikahan dilarang oleh agama Islam.

Perempuan ini mengatakan pada ABC bahwa IM sempat meminta maaf padanya. Namun IM kemudian mengulangi lagi perbuatannya dengan cara yang berbeda di beberapa kesempatan.

"Aku rasa saat itu aku juga belum self-educated soal (sexual harassment) itu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berprestasi dan Hafal Alquran, Oknum Alumnus UII Diduga Predator Seksual

Berprestasi dan Hafal Alquran, Oknum Alumnus UII Diduga Predator Seksual

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 15:40 WIB

Perempuan Disekap, Dipukuli, Dipaksa Mabuk, Diperkosa, Pelaku Diduga Dokter

Perempuan Disekap, Dipukuli, Dipaksa Mabuk, Diperkosa, Pelaku Diduga Dokter

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 14:46 WIB

Sederet Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Yogyakarta, Bukan Cuma UII

Sederet Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Yogyakarta, Bukan Cuma UII

Jogja | Jum'at, 08 Mei 2020 | 17:30 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Alumni UII, Kuasa Hukum Korban: Ada 30 Korban

Kasus Dugaan Pelecehan Alumni UII, Kuasa Hukum Korban: Ada 30 Korban

Jogja | Selasa, 05 Mei 2020 | 04:30 WIB

UII Bakal Cabut Gelar Mawapres Alumnus yang Diduga Pelaku Pelecehan Seksual

UII Bakal Cabut Gelar Mawapres Alumnus yang Diduga Pelaku Pelecehan Seksual

Jogja | Minggu, 03 Mei 2020 | 11:10 WIB

Terkini

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:02 WIB

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:56 WIB

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:48 WIB

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:43 WIB

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:32 WIB

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:29 WIB

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:12 WIB

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:53 WIB

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45 WIB

×