Siswi di Malyasia Punya PR Menjahit APD, Sehari Bisa 4 Buah

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 11 Mei 2020 | 14:25 WIB
Siswi di Malyasia Punya PR Menjahit APD, Sehari Bisa 4 Buah
Ilustrasi APD. (Shutterstock)

Suara.com - Jika kebanyakan PR atau pekerjaan rumah seorang siswa mengerjakan soal mata pelajaran, namun berbeda dengan seorang siswi di Malaysia ini.

Ia memiliki 'pekerjaan rumah' menjahit alat pelindung diri (APD) yang dibagikan ke tenaga medis di rumah sakit di sekitar rumahnya. Ia memulai inisiatifnya ini ketika mendengar bahwa rumah sakit setempat sedang mencari orang untuk menjahit APD.

"Saya merasa kasihan, jadi saya memberi tahu ibu bahwa saya ingin membantu (menjahit)," ujar Nur Afia kepada Reuters di rumahnya di Kuala Pilah, Negeri Sembilan, Malaysia.

Menyadur dari Reuters, Nur Afia mulai belajar menjahit sejak usia lima tahun dan dapat membuat empat baju APD dalam sehari. Ia mulai menjahit antara waktu bermain dan setelah mengikuti kelas online karena sekolah ditutup akibat lockdown.

Sejak awal Maret, Nur Afia telah membuat 130 baju APD untuk dua rumah sakit terdekat. Sebanyak 60 buah lagi sedang dalam pengiriman.

Meskipun bulan ini Nur Afia menjalankan ibadah puasa karena keluarganya Muslim, namun tidak menghentikannya untuk terus menjahit. Dia sering mulai menjahit setelah makan sahur.

Hasnah Hud, sang ibunda mengungkapnya bahwa putrinya menjadi lebih termotivasi setelah melihat foto-foto tenaga medis mengenakan baju yang dibuatnya.

"Dia berkata, 'Bu, saya rasa saya tidak punya pekerjaan sekolah jadi saya ingin menjahit lebih banyak'," ujar Hasnah.

Nur Afia tertarik untuk menjahit setelah menyaksikan ibunya yang juga seorang penjahit, membuat pakaian untuk dijual di bisnis rumahannya.

Seiring meningkatnya keterampilan Nur Afia, ia mulai mendapatkan uang sendiri dengan menjahit sarung bantal dan menambal pakaian yang robek milik tetangga dan kerabat keluarga.

Hingga kini, kasus positif COVID-19 di Malaysia sudah mencapai 6.656 menurut data Worldometers pada Senin (11/05). Sebanyak 108 meninggal dunia dan 5.025 pasien berhasil sembuh.

Negara tersebut memberlakukan pembatasan untuk membendung wabah virus pada 18 Maret, meskipun beberapa pembatasan telah dilonggarkan awal bulan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Vaksin Covid-19, Pemerintah Diminta Kencangkan Diplomasi Luar Negeri

Demi Vaksin Covid-19, Pemerintah Diminta Kencangkan Diplomasi Luar Negeri

Health | Senin, 11 Mei 2020 | 13:36 WIB

Cegah Lonjakan PHK Akibat Pandemi, Kegiatan Ekonomi di AS Dibuka Kembali

Cegah Lonjakan PHK Akibat Pandemi, Kegiatan Ekonomi di AS Dibuka Kembali

Video | Senin, 11 Mei 2020 | 13:26 WIB

Virus Corona Covid-19 Bisa Sebabkan Hipoksia, Ini Bedanya dengan Hipoksemia

Virus Corona Covid-19 Bisa Sebabkan Hipoksia, Ini Bedanya dengan Hipoksemia

Health | Senin, 11 Mei 2020 | 13:25 WIB

Terkini

Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih

Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih

News | Senin, 20 April 2026 | 23:45 WIB

Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat

Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat

News | Senin, 20 April 2026 | 22:24 WIB

Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi

Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi

News | Senin, 20 April 2026 | 22:15 WIB

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

News | Senin, 20 April 2026 | 22:05 WIB

Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

News | Senin, 20 April 2026 | 21:57 WIB

Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'

Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'

News | Senin, 20 April 2026 | 21:52 WIB

Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman

Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman

News | Senin, 20 April 2026 | 21:50 WIB

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

News | Senin, 20 April 2026 | 21:41 WIB

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

News | Senin, 20 April 2026 | 21:32 WIB

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

News | Senin, 20 April 2026 | 20:57 WIB