Cek Fakta

Cek Fakta adalah bagian dari produk jurnalistik yang dikerjakan khusus oleh tim redaksi Suara.com dengan metode tersendiri. Selangkapnya di sini

Bajaj Bajuri Disebut Ramalkan Virus Corona Sejak15 Tahun Lalu, Ini Faktanya

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita
Bajaj Bajuri Disebut Ramalkan Virus Corona Sejak15 Tahun Lalu, Ini Faktanya
Bajaj Bajuri disebut ramalkan virus corona. (Twitter)

"Itu penyakit dari China Mpok, gejalanya panas dingin sama batuk, bahaya Mpok. Penyakit itu bisa nular, yang udah kena bisa meninggal," kata Said.

Suara.com - Sinetron komedi Bajaj Bajuri kembali viral setelah santer disebut-sebut meramalkan adanya pandemi virus corona sejak belasan tahun lalu.

Isu tersebut merebak setelah pengguna Twitter @pelasedpeople mengunggah ulang cuplikan tayangan Baja Banjuri yang sempat disiarkan di televisi pada Jumat (8/5/2020)

Dalam tayangan tersebut, tiga pemain Bajaj Bajuri yakni Oneng (Rieke Diah Pitaloka), Sa'id (Saleh Ali) dan Mpok Hindun (Tuti Hestuti) tengah beradu peran dalam satu frame.

Kala itu, Said dengan serius terdengar berkata, "Itu penyakit dari China Mpok, gejalanya panas dingin sama batuk, bahaya Mpok. Penyakit itu bisa nular, yang udah kena bisa meninggal".

Omongan Said itu membuat Oneng ketakutan hingga berteriak memanggil emaknya.

Dalam narasinya, akun @pelasedpeople lalu menuliskan, "We've been warned 17 years ago (Kita telah diperingatkan sejak 17 tahun lalu --red)".

Bajaj Bajuri disebut ramalkan virus corona. (Twitter)
Bajaj Bajuri disebut ramalkan virus corona. (Twitter)

Kontan saja, unggahan itu menggemparkan warganet. Sebagian dari mereka menilai omongan Said menggambarkan virus corona yang kini menjadi kekhawatiran bersama.

Apalagi sebelum video itu juga beredar cuplikan tayangan Bajaj Bajuri lainnya juga diklaim menggambarkan fenomena Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kabur dari karantina.

Video itu dibagikan oleh akun Twitter @aimrod, Selasa (28/4/2020).

"Fenomena PDP kabur ketika mau dikarantina ternyata sudah diprediksi Bajaj Bajuri 15 tahun lalu," tulisnya.

Dalam rekaman tersebut, Ucup yang diperankan oleh Fanni Fadillah dijemput oleh dua orang petugas medis ketika bersembunyi di rumah Bajuri (Mat Solar).

Ucup sambil menangis, menolak ajakan petugas yang hendak memeriksa kesehatannya.

"Saya enggak mau dikarantina. Enggak mau," teriak Ucup yang kabur.

Bajaj Bajuri disebut ramalkan virus corona. (Twitter)
Bajaj Bajuri disebut ramalkan virus corona. (Twitter)

Tak lama, warganet pun ramai berspekulasi bahwa pandemi virus corona sudah diramalkan lewat sitkom Bajaj Bajuri. Sitkom tersebut diklaim menyerupai kartun The Simpsons yang kerap meramalkan kejadian dunia.

Tapi ternyata, spekulasi tersebut hanya isapan jempol belaka alias tidak benar adanya.

Seorang pemilik akun Twitter Sora Tan atau @FioSorale membongkar fakta tentang viralnya ramalan Bajaj Bajuri.

Dalam sebuah komentar, ia meluruskan bahwa omongan virus berbahaya dari China di Sitkom Bajaj Bajuri bukan rekaman utuh.

"Kalau posting harus lengkap," cuitnya.

Bajaj Bajuri disebut ramalkan virus corona. (Twitter)
Bajaj Bajuri disebut ramalkan virus corona. (Twitter)

Nyatanya, saat itu para pemain tengah membicarakan virus SARS yang muncul di China pada 2002, bukan Covid-19. Kebetulan, gejala SARS saat itu serupa dengan penyakit Covid-19 yang kekinian ramai dibahas.

Lebih lanjut, dari hasil penelusuran Suara.com, video tersebut merupakan tayangan Bajaj Bajuri episode 205 dengan judul 'Katakan Saja Ogah Berpuasa'.

Dalam tayangan itu, tokoh Ucup diduga terinfeksi SARS setelah berpura-pura sakit karena ogah berpuasa. Ia juga disebut menulari Emak (Nani Wijaya) yang tak lama mengalami demam tinggi.

Ucup lantas dijemput petugas medis untuk menjalani karantina di rumah sakit, akibat ulahnya.

Bajaj Bajuri disebut ramalkan virus corona. (Twitter)
Bajaj Bajuri disebut ramalkan virus corona. (Twitter)

Dari temuan tersebut, bisa dipastikan klaim yang menyebut Bajaj Bajuri meramalkan pandemi virus corona adalah salah.

Untuk diketahui, Bajaj Bajuri tayang sejak 2002-2007 di stasiun TransTV. Selama mengudara, Bajaj Bajuri menayangkan 1065 episode. Sitkom tersebut menjadi salah satu acara yang dikenang sampai sekarang.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS