Gugus Tugas Tambah Petugas Laboratorium untuk Periksa Spesimen Tes Corona

Chandra Iswinarno | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 11 Mei 2020 | 18:51 WIB
Gugus Tugas Tambah Petugas Laboratorium untuk Periksa Spesimen Tes Corona
Ketua Gugus Tugas Percepatan Percepatan Penanganan COVID – 19 Doni Monardo. (dok BNPB)

Suara.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan menambah petugas laboratorium untuk melakukan pemeriksaan hasil spesimen tes Virus Corona.

Penambahan petugas laboratorium diketahui merupakan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi)

"Karenanya perintah bapak Presiden adalah untuk meningkatkan sumber daya manusia yang ada di seluruh laboratorium. Termasuk juga kami telah memberikan arahan kepada seluruh laboratorium untuk merekrut personil-personil baru," ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo dalam Video Conference, Senin (11/5/2020).

Penambahan jumlah petugas laboratorium, kata Doni, berasal dari aparat TNI/Polri yang memiliki kemampuan di bidang keperawatan dan laboratorium.

"Termasuk juga bantuan-bantuan dari TNI/Polri yang memiliki kualifikasi di bidang keperawatan dan kemampuan di bidang laboratorium," ucap dia.

Tak hanya itu, Doni menuturkan pekerja laboratorium nantinya akan diberikan insentif sehingga bisa bekerja dengan optimal. Lantaran, selama ini rotasi pergantian petugas laboratorium pemeriksaan spesimen hanya sekali atau dua kali.

Tetapi, jika adanya penambahan petugas laboratorium, pergantian petugas laboratorium bisa dilakukan tiga kali atau 24 Jam.

"Upaya dari Gugus tugas untuk bisa membeirkan insentif kepada pekerja laboratorium. Sehingga bisa bekerja lebih optimal lagi. Kalau selama ini rotasi hanya satu kali atau maksimal dua kali, maka kami harapkan rotasi bisa rata-rata dua kali. Bahkan kalau sumber daya manusianya sudah memadai dan jumlahnya mencukupi bisa mencapai tiga kali, sehingga bisa bekerja 24 jam," katanya.

"Dengan demikian ada sekitar 280 ODP dan PDP yang memang harus kita tuntaskan dalam waktu yang sesingkat mungkin, ini bisa kita raih."

Doni menyebut, dari laporan yang ia terima, pemeriksaan spesimen sudah mencapai 9.630. Namun mengalami penurunan pemeriksaan spesimen karena kurangnya SDM.

"Dan pada tanggal 8 Mei yang lalu, laporan yang diterima oleh gugus tugas dari seluruh laboratorium yang ada, pemeriksaan spesimen telah mencapai 9.630. Tetapi ini hanya pada satu hari saja. Hari berikutnya kembali mengalami penurunan ke angka 7.100 dan 7.300."

Adapun jumlah laboratorium yang sudah dilaporkan yang mulai beroperasi, mulai dari yang belajar dengan skala kecil sampai dengan yang berkapasitas besar, telah mencapai 60 laboratorium. Kemudian ada sekitar 55 laboratorium lagi yang akan beroperasi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mendapat laporan terkait pengujian spesimen tes Covid-19 dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction), saat ini baru mencapai 4.000 sampai 5.000 sampel perhari. Jumlah tersebut kata Jokowi, masih dari target yang ia berikan perhari kepada jajaran terkait.

"Saya baru dapatkan laporan bahwa kemampuan pengujian spesimen untuk PCR sekarang ini sudah mencapai 4.000 sampai 5.000 sampel per hari. Saya kira ini masih jauh dari target yang saya diberikan yaitu 10 ribu spesimen per hari," ujar Jokowi dalam rapat terbatas tentang Percepatan Penanganan Covid-19 melalui video conference di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (11/5/2020).

Kemudian kata Jokowi, dari laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, sebanyak 104 laboratorium yang sudah masuk jaringan laboratorium Covid-19. Karena itu ia meminta agar laboratorium Covid-19, dipastikan berfungsi secara maksimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Tantangan Dihadapi Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Apa Saja?

Tiga Tantangan Dihadapi Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Apa Saja?

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 15:25 WIB

168 Pabrik di Jakarta Disegel karena Langgar PSBB

168 Pabrik di Jakarta Disegel karena Langgar PSBB

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2020 | 08:53 WIB

Mahfud MD Sebut Mau Relaksasi PSBB, Ketua Gugus Covid-19: Tanya ke Beliau

Mahfud MD Sebut Mau Relaksasi PSBB, Ketua Gugus Covid-19: Tanya ke Beliau

News | Senin, 04 Mei 2020 | 18:25 WIB

Indonesia Kekurangan Petugas Laboratorium Pemeriksaan PCR

Indonesia Kekurangan Petugas Laboratorium Pemeriksaan PCR

News | Senin, 04 Mei 2020 | 18:03 WIB

Hasil Positif Rapid Test Tersebar, Warga Piyungan: Belum Bisa Jadi Patokan

Hasil Positif Rapid Test Tersebar, Warga Piyungan: Belum Bisa Jadi Patokan

Jogja | Sabtu, 02 Mei 2020 | 21:45 WIB

Jokowi Janji Masyarakat Bisa Kembali Hidup Normal pada Bulan Juli 2020

Jokowi Janji Masyarakat Bisa Kembali Hidup Normal pada Bulan Juli 2020

News | Senin, 27 April 2020 | 17:44 WIB

Terkini

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:35 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:18 WIB

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:08 WIB

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:06 WIB

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB