Dilema PKL Pasar Mampang: Di Rumah Nasib Tak Jelas, Jualan Tak Ada Pembeli

Bangun Santoso, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 13 Mei 2020 | 07:31 WIB
Dilema PKL Pasar Mampang: Di Rumah Nasib Tak Jelas, Jualan Tak Ada Pembeli
Sebagai ilustrasi: Penampakan PKL yang berdagang di Tanah Abang, Jakarta Pusat saat pemberlakuan PSBB Corona. (Suara.com/Bagaskara).

Suara.com - Para Pedagang Kaki Lima atau PKL di kawasan Pasar Mampang Prapatan, Jakarta Selatan harus menghadapi dilema dalam menyambung hidupnya. Berdiam diri di rumah demi mencegah penularan virus corona sesuai anjuran pemerintah dianggap bukan pilihan.

Kendati demikian, kembali berdagang juga tidak memberi arti banyak. Pasalnya, jualan saat ini juga sepi pembeli karena aktivitas masyarakat di luar rumah dibatasi dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

Suwondono, salah satu pedagang pakaian di Pasar Mampang Prapatan memilih menggelar lapak dagangannya kembali meski sebelumnya sudah dilarang oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Pria asal Jawa Tengah ini merasa berdiam di rumah makin membuatnya bingung akan nasib ia dan keluarganya.

"Sekarang kalau di rumah juga bingung. Diam saja di rumah. Tapi kan kita butuh makan, butuh uang," kata Suwondono saat ditemui, Selasa (13/5/2020) malam.

Meski sudah kembali berdagang, kebingungan Suwondono ternyata tak berakhir. Sebab, PKL yang hanya berjualan pada malam hari ini mendapati, dagangannya tak ada yang laku satu pun.

"Di sini ya bingung juga. Begini saja. Penglaris satu juga enggak ada," katanya.

Tak sampai di situ, sudah sejak satu bulan terakhir, ia belum lagi menambah atau memperbarui stok dagangannya. Distributor pakaian yang menjadi langganannya di Tanah Abang tak lagi berjualan sementara waktu.

"Ini stok lama. Jualannya barang itu-itu lagi. Dari Tanah Abang tempat saya ambil barang juga gak ada," katanya.

baca juga

Senada dengan Suwondono, Amri salah satu pedagang barang elektronik juga mengakui omzetnya menurun drastis. Bahkan dibandingkan sebelum masa PSBB, pendapatannya berkurang hingga 80 persen.

"Ada 80 persen ini turun. Begini saja jualan, sepi," kata Amri.

Amri dan Suwondono sebenarnya sepakat jika berdagang di luar akan membahayakan dirinya karena penyebaran corona. Namun kekhawatiran akan virus itu sirna tatkala memikirkan bagaimana cara untuk menyambung hidup.

"Yang penting nyambung hidup saja sekarang. Sampai selesai ini biar ramai lagi," ucap Amri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jualan Lagi, PKL Pasar Mampang: Mending Mati di Luar Daripada Diam di Rumah

Jualan Lagi, PKL Pasar Mampang: Mending Mati di Luar Daripada Diam di Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 23:20 WIB

Sempat Dilarang Satpol PP, PKL di Pasar Mampang Jualan Lagi

Sempat Dilarang Satpol PP, PKL di Pasar Mampang Jualan Lagi

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 22:42 WIB

Klaim Tak Ada Kericuhan Saat Penertiban Pasar, Ini Kata Kasatpol PP Jaksel

Klaim Tak Ada Kericuhan Saat Penertiban Pasar, Ini Kata Kasatpol PP Jaksel

News | Senin, 11 Mei 2020 | 02:05 WIB

Sri Mulyani Usul Warung Kelontong Hingga PKL Dapat Bantuan Pemerintah

Sri Mulyani Usul Warung Kelontong Hingga PKL Dapat Bantuan Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2020 | 13:45 WIB

Pasar Ikan Jatinegara Ramai Saat PSBB, Walikota Jaktim: Mereka PKL Bandel

Pasar Ikan Jatinegara Ramai Saat PSBB, Walikota Jaktim: Mereka PKL Bandel

News | Senin, 20 April 2020 | 12:35 WIB

Pandemi Corona: Nasib Pedagang Kaki Lima, Laris atau Miris?

Pandemi Corona: Nasib Pedagang Kaki Lima, Laris atau Miris?

Your Say | Kamis, 16 April 2020 | 13:17 WIB

Pedagang Nasi Goreng Berwajah Glowing, Netizen: Wudhu Pakai Skincare

Pedagang Nasi Goreng Berwajah Glowing, Netizen: Wudhu Pakai Skincare

Lifestyle | Selasa, 14 April 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman

Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman

Bogor | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:22 WIB

Bukan Bebas, Kejagung Pastikan Febrie Adriansyah Tetap Tersangka Usai Pelimpahan dari Polri

Bukan Bebas, Kejagung Pastikan Febrie Adriansyah Tetap Tersangka Usai Pelimpahan dari Polri

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:22 WIB

Siapa 'Tamu Tak Diundang' yang Disinggung Prabowo dalam Pidatonya?

Siapa 'Tamu Tak Diundang' yang Disinggung Prabowo dalam Pidatonya?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:21 WIB

6 Cara Membersihkan Sepatu Sekolah Putih yang Kotor agar Bersih seperti Baru

6 Cara Membersihkan Sepatu Sekolah Putih yang Kotor agar Bersih seperti Baru

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:17 WIB

Marak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Integritas Tak Bisa Dijamin Meski Dipilih Rakyat

Marak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Integritas Tak Bisa Dijamin Meski Dipilih Rakyat

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:16 WIB

Transformasi Digital Sukses, Bisnis Madu Asal Lampung Manfaatkan QRIS dan Pembiayaan BRI

Transformasi Digital Sukses, Bisnis Madu Asal Lampung Manfaatkan QRIS dan Pembiayaan BRI

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:15 WIB

Lionel Scaloni Menyebut Argentina Bangkit Akibat Kesalahan Fatal Pelatih Inggris

Lionel Scaloni Menyebut Argentina Bangkit Akibat Kesalahan Fatal Pelatih Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:15 WIB

Bukan Cuma Tubuh, Ini 5 Alasan Fermentasi Makanan Ramah untuk Lingkungan

Bukan Cuma Tubuh, Ini 5 Alasan Fermentasi Makanan Ramah untuk Lingkungan

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:10 WIB

5 Clarifying Toner yang Bantu Kulit Wajah Lebih Halus dan Sehat

5 Clarifying Toner yang Bantu Kulit Wajah Lebih Halus dan Sehat

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:10 WIB

Hina Kapolda NTB, WNA Asal Prancis Dihukum 3 Bulan Penjara

Hina Kapolda NTB, WNA Asal Prancis Dihukum 3 Bulan Penjara

Bali | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:07 WIB

×