Tak Mau Seperti Bandung, DKI Cek Adanya Daging Babi Dicampur Daging Sapi

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2020 | 15:59 WIB
Tak Mau Seperti Bandung, DKI Cek Adanya Daging Babi Dicampur Daging Sapi
Ilustrasi penjualan daging Babi di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (12/1). [Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Suara.com - Kejadian penjualan daging babi dikemas jadi daging sapi di Bandung, Jawa Barat, tengah menjadi sorotan. Belajar dari peristiwa itu, Pemprov DKI Jakarta tak mau bernasib sama.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Darjamuni mengatakan pihaknya akan melakukan penelusuran. Ia tak ingin ada pedagang daging di DKI yang bermain curang seperti itu.

Darjamuni mengatakan sudah mengirimkan para petugas dari Suku Dinas KPKP ke lokasi. Nantinya mereka akan memeriksa daging-daging yang dijual oleh para pedagang.

"Sekarang teman-teman Sudin sedang melakukan pengawasan," ujar Darjamuni saat dihubungi Suara.com, Rabu (13/5/2020).

Menurutnya, berdasarkan laporan petugas sejauh ini, belum ada satupun temuan kasus tersebut. Namun pihaknya masih terus melakukan pengecekan di berbagai lokasi.

"Sampai sekarang tidak ada," jelasnya.

Ia tak memberitahukan kapan pemeriksaan akan berakhir. Namun ia menyatakan akan mengumumkannya setelah rampung.

"Nanti hasilnya diinfo ya," pungkasnya.

Sebelumnya, pasar-pasar di Bandung digegerkan dengan penjualan daging babi bertuliskan daging sapi saat Ramadan. Untungnya, Satreskrim Polresta Bandung mengungkap penjualan daging sapi 'palsu' tersebut.

Pengungkapan ini, berawal dari adanya informasi dari masyarakat bahwa di sekitaran Desa Kiangroke, Banjaran Kabupaten Bandung, terkait adanya aktivitas penjualan daging babi, pada Sabtu (9/5/2020).

Polisi pun lakukan penyelidikan terkait informasi tersebut. Dari penyelidikan tersebut, petugas kepolisian mendapati ada dua orang pengepul daging babi yang menjual kepada masyarakat seolah-olah daging sapi. Keduanya ialah Paino (46) warga Banjaran dan Tuyadi (55) warga Sukabumi.

"Kita langsung amankan keduanya, beserta barang bukti 500 kilo daging babi," kata Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, saat ungkap kasus di Mapolresta, Senin (11/5/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Daging Babi Berkedok Daging Sapi, Bagaimana Cara Membedakannya?

Heboh Daging Babi Berkedok Daging Sapi, Bagaimana Cara Membedakannya?

Health | Selasa, 12 Mei 2020 | 20:49 WIB

Beredar Daging Babi Berkedok Daging Sapi, Begini Reaksi Gus Miftah

Beredar Daging Babi Berkedok Daging Sapi, Begini Reaksi Gus Miftah

Jogja | Selasa, 12 Mei 2020 | 19:45 WIB

Daging Babi Bertulis Daging Sapi Beredar Pasar Bandung saat Ramadan

Daging Babi Bertulis Daging Sapi Beredar Pasar Bandung saat Ramadan

Jabar | Senin, 11 Mei 2020 | 14:54 WIB

Takut Ada Virus ASF, Kepri Tutup Pengiriman Daging Babi dari Sumut

Takut Ada Virus ASF, Kepri Tutup Pengiriman Daging Babi dari Sumut

News | Senin, 27 Januari 2020 | 02:10 WIB

Terkini

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:21 WIB

Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia

Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:10 WIB

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:06 WIB

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:02 WIB

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:00 WIB

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:57 WIB

Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal

Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:53 WIB

Tragedi Bekasi Timur, Alvin Lie Kritik Persimpangan Rel dan Jalan

Tragedi Bekasi Timur, Alvin Lie Kritik Persimpangan Rel dan Jalan

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:53 WIB

Amien Sunaryadi: Niat Jahat Memang Nggak Kelihatan, Tapi Evidence-nya Bisa Dicari

Amien Sunaryadi: Niat Jahat Memang Nggak Kelihatan, Tapi Evidence-nya Bisa Dicari

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:47 WIB

AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:45 WIB