Ada Perkembangan Positif pada Tes Antibodi Virus Corona di Inggris

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 14 Mei 2020 | 16:40 WIB
Ada Perkembangan Positif pada Tes Antibodi Virus Corona di Inggris
Ilustrasi tes antibodi. [Greg Baker/AFP]

Suara.com - Sebuah tes antibodi Covid-19 yang dilakukan di Inggris dikabarkan mengalami 'perkembangan positif'. Kabar tersebut disampaikan oleh Departemen Kesehatan Inggris.

Menurut Departemen Kesehatan Inggris yang disadur dari BBC News mengatakan bahwa tes antibodi, yang dikembangkan oleh Roche, perusahaan farmasi Swis, mengalami "perkembangan yang sangat positif".

Tes darah tersebut dilakukan untuk mencari antibodi yang telah terpapar virus dan kemungkinan memiliki kekebalan setelah sembuh dari Covid-19.

Koresponden medis BBC, Fergus Walsh mengatakan masih belum jelas berapa banyak perlindungan yang dapat diberikan antibodi terhadap virus corona atau berapa lama kekebalan tersebut akan bertahan.

Dia mengatakan tes-tes ini tidak sama dengan tes darah pada 3,5 juta orang atau rapid test, yang dibeli oleh pemerintah dan yang terbukti tidak dapat diandalkan.

Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Sebuah sumber mengatakan kepada BBC bahwa tes yang diadakan oleh Roche adalah yang pertama sekaligus menunjukkan potensi serius.

Para ahli pemerintah di fasilitas Porton Down mengevaluasi tes minggu lalu kemudian hasilnya disampaikan oleh Public Health England, itu "sangat spesifik".

"Ini adalah perkembangan yang sangat positif karena tes antibodi yang sangat spesifik merupakan penanda yang dapat diandalkan dari infeksi sebelumnya," ujar Prof John Newton, koordinator nasional program pengujian virus corona Inggris.

"Pada gilirannya dapat menunjukkan beberapa kekebalan terhadap infeksi di masa depan, meskipun sejauh mana kekebalannya masih belum jelas." tambahnya.

Roche diketahui sedang dalam pembicaraan dengan Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial tentang kemungkinan penggunaan antibodi oleh NHS di Inggris, meskipun produk lainnya juga sedang dinilai.

Pejabat kesehatan di Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara membuat keputusan sendiri, tetapi kemungkinan akan mengikuti penggunaan antibodi jika Inggris mengadopsinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Percepat Kiriman Pasokan Medis, Inggris Gunakan Drone Seukuran Mobil

Percepat Kiriman Pasokan Medis, Inggris Gunakan Drone Seukuran Mobil

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 13:31 WIB

Inggris Sebut Rapid Test Pabrikan Swiss Akurat 100 Persen

Inggris Sebut Rapid Test Pabrikan Swiss Akurat 100 Persen

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 11:30 WIB

Peneliti Inggris Kebingungan Pecahkan Teka-teki Kode Genetik Virus Corona

Peneliti Inggris Kebingungan Pecahkan Teka-teki Kode Genetik Virus Corona

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 22:11 WIB

Terkini

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

News | Kamis, 02 April 2026 | 00:08 WIB

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:54 WIB

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:50 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB