Sedang Pandemi Covid-19, Mesir Tetap Lanjutkan Proyek Ibu Kota Baru

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 14 Mei 2020 | 19:32 WIB
Sedang Pandemi Covid-19, Mesir Tetap Lanjutkan Proyek Ibu Kota Baru
Ilustrasi Mesir (Shopyfi.com)

Suara.com - Meskipun ekonomi Mesir melemah akibat wabah virus corona, namun pembangun ibukota kota baru yang dibangun di timur Kairo dillanjut dengan cepat setelah terhenti sebentar.

Tingkat aktivitas pembangun ibukota baru tersebut mencerminkan kepentingan politik bahkan ketika pemerintah bergulat dengan pandemi.

Menyadur Arab News,  ibukota baru mesir ini diberi nama "New Administrative Capital", ini merupakan proyek terbesar dari serangkaian proyek yang diperjuangkan oleh Presiden Abdel Fattah El-Sisi sebagai sumber pertumbuhan.

Segera setelah virus corona mulai menyebar, El-Sisi menunda untuk memindahkan pegawai negeri sipil pertama ke ibuk kota baru dan menunda pembukaan museum nasional yang berdampingan dengan piramida menjadi tahun depan.

Produktivitas menurun karena perusahaan beradaptasi dengan protokol kesehatan dan beberapa pekerja yang tinggal di rumah. Para pejabat tetap mempertahankan mega-proyek itu tetap berjalan untuk melindungi tenaga kerja yang telah bekerja.

"Setelah 10 hari melambat, pembangun konstruksi dilanjutkan di ibukota baru dengan sistem shift," kata Amr Khattab, juru bicara Kementerian Perumahan Mesir.

"Proporsi tenaga kerja yang ada di lokasi tidak melebihi 70 persen, sehingga para pekerja tidak terlalu dekat. Kami bekerja kurang intensif, tetapi kami melakukan dua shift." katanya saat memamerkan lingkungan R5, yang mencakup sekitar 24.000 unit rumah.

Seorang pejabat senior mengungkapkan biaya seluruh proyek ibu kota baru tersebut sekitar 58 miliar dolar (Rp 866,8 triliun) . Beberapa orang Mesir melihat ibukota baru sebagai sumber kebanggaan yang lain berpandangan sebagai pemborosan.

"Kami diinstruksi secara jelas oleh Yang Mulia Presiden bahwa penundaan pembukaan bukan penundaan proyek. Proyek ini berjalan tepat waktu." kata Khattab.

Disinfeksi dan tindakan perlindungan lainnya terlihat di lokasi yang bersebelahan dengan Sungai Nil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertama Kali Rayakan Ultah di Indonesia, Ini Harapan Mulia Marco Motta

Pertama Kali Rayakan Ultah di Indonesia, Ini Harapan Mulia Marco Motta

Bola | Kamis, 14 Mei 2020 | 18:38 WIB

Peserta BPJS Kesehatan di Manokwari Apresiasi Protokol Pencegahan Covid-19

Peserta BPJS Kesehatan di Manokwari Apresiasi Protokol Pencegahan Covid-19

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2020 | 18:12 WIB

Cacar hingga Campak disebut Gejala Corona Covid-19, Dokter Ungkap Fakta

Cacar hingga Campak disebut Gejala Corona Covid-19, Dokter Ungkap Fakta

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 18:19 WIB

Terkini

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:02 WIB

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:42 WIB

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:41 WIB

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:36 WIB

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:31 WIB

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:26 WIB

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:21 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO

Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:12 WIB