Didera Angin Topan, Ratusan Ribu Warga Filipina Berdesakan di Pengungsian

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Jum'at, 15 Mei 2020 | 14:50 WIB
Didera Angin Topan, Ratusan Ribu Warga Filipina Berdesakan di Pengungsian
Didera Angin Topan, Ratusan Ribu Warga Filipina Berdesakan di Pengungsian. (AFP/Alren BERONIO)

Suara.com - Di tengah konsidi pandemi virus corona yang mengharuskan untuk jaga jarak sosial, ratusan ribu warga Filipina tengah berdesak-desakan beberapa tempat pengungsian, Jumat (15/5) karena bencana angin topan.

Topan Vongfong telah menghantam kawasan pulau Samar di Filipina tengah, sejak Kamis (14/5) malam. Hujan lebat dan angin kencang merusak rumah-rumah warga.

Menyadur Channel News Asia, badai ini datang ketika puluhan juta orang Filipina tengah berusaha untuk berdiam diri di rumah demi memutus sebaran virus corona.

Pihak berwenang setempat mengatakan sejumlah 141.700 orang harus mengungsi akibat terjangan topan vongfong.

Pejabat kepolisian setempat, Carlito Abriz mengatakan pihaknya sebisa mungkin mengimbau dan membuat pengungsi untuk menerapkan jarak sosial, meski situasinya suit.

"Kita harus mengenakan masker dan menerapkan jaga jarak setiap saat," kata Abriz kepada AFP.

"Hal ini sulit dilakukan karena (pengungsi) sedang kalut. Tapi kamu akan terus berupaya," imbuhnya.

Didera Angin Topan, Ratusan Ribu Warga Filipina Berdesakan di Pengungsian. (AFP/Alren BERONIO)
Didera Angin Topan, Ratusan Ribu Warga Filipina Berdesakan di Pengungsian. (AFP/Alren BERONIO)

Sejumlah upaya yang dilakukan untuk tetap memastikan jaga jarak sosial di pengungsian yakni hanya mengisi gedung hingga setengah dari kapasitas, membagikan masker, dan mengelompokkan pengungsi sesuai dengan keluarga.

Berkurangnya tempat pengungsian yang lantaran dijadikan sebagai tempat karantina juga menjadi permasalahan tersendiri dalam upaya penanganan bencana topan kali ini.

baca juga

"Tantangannya benar-benar terletak pada jarak fisik," ujar seorang pejabat di bidang bencana, Junie Castillo.

Sejauh ini, belum ada korban meninggal yang dilaporkan akibat bencana topan Vongfong, namun pihak berwenang masih melakukan pendataan lebih lanjut di daerah-daerah yang terdampak bencana.

Filipina memang menjadi langganan angin topan. Dalam satu tahun, negara ini rata-rata dihantam badai sebanyak 20 kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS - China Makin Panas, Trump: Saya Tidak Ingin Bicara dengan Xi Jinping

AS - China Makin Panas, Trump: Saya Tidak Ingin Bicara dengan Xi Jinping

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 11:19 WIB

7 Kejadian Viral Gegara Lockdown, Salah Satunya Kursi Bioskop Jamuran

7 Kejadian Viral Gegara Lockdown, Salah Satunya Kursi Bioskop Jamuran

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 07:25 WIB

Pejabat China Akhirnya Mengaku, Pelayanan Medis saat Pandemi Masih Kurang

Pejabat China Akhirnya Mengaku, Pelayanan Medis saat Pandemi Masih Kurang

News | Minggu, 10 Mei 2020 | 20:16 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×