5.679 Orang di Jakarta Positif Virus Corona, 474 Meninggal

Pebriansyah Ariefana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 15 Mei 2020 | 21:00 WIB
5.679 Orang di Jakarta Positif Virus Corona, 474 Meninggal
Sejumlah pekerja berjalan usai bekerja dengan latar belakang gedung perkantoran di Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (16/4). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Jumlah orang yang terjangkit virus corona Covid-19 di Jakarta terus bertambah. Hingga Jumat (15/5/2020), totalnya sudah menyentuh 5.679 orang yang dinyatakan positif terjangkit virus dari China ini.

Dengan demikian, jumlahnya berarti bertambah 62 orang lagi yang terjangkit corona sejak kemarin, Kamis (14/5/2020). Selain itu dari keseluruhan jumlah positif, 4.777 mengidap corona tanpa merasakan gejala.

Data ini diketahui dari situs penyedia informasi seputar corona di DKI, corona.jakarta.go.id. Laman ini menginformasikan soal kasus corona di Jakarta mulai dari jumlah positif, menunggu hasil, hingga Kelurahan tempat pasien tinggal.

Berdasarkan laman tersebut, 1286 orang dinyatakan sudah sembuh. Jumlahnya bertambah tujuh orang dari hari sebelumnya.

Sementara, 474 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia. Pasien wafat bertambah delapan orang sejak kemarin.

Selain itu, 1.900 orang masih dirawat di Rumah Sakit (RS) yang tersebar di Jakarta. Sisanya, 2019 orang yang positif menjalani isolasi mandiri di tempatnya masing-masing.

Ada juga 1.792 orang di Jakarta yang berstatus Pasien dalam Pengawasan (PDP) tengah menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Pada tahapan ini, pasien sudah memiliki gejala corona dan tengah melalukan isolasi diri.

Dari keseluruhan, 4.251 orang telah diketahui tempat tinggal atau domisili Kelurahan mana. Lalu 339 lainnya masih belum diidentifikasi tempat tinggalnya.

Ada juga 1.089 orang dari total positif itu berdomisili di luar Jakarta.

Secara keseluruhan, baik pasien positif, sembuh, wafat, dan menunggu hasil di Jakarta jumlahnya adalah 7.471 kasus. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien dalam Pengawasan (PDP) juga masih meningkat jumlahnya.

"Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 10.013 orang (9.869 sudah selesai dipantau dan 144 masih dipantau), dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 7.470 orang (6.912 sudah pulang dari perawatan dan 558 masih dirawat)," kata Widyastuti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6.000 Buruh Perusahaan di Banten Ditawarkan Mundur saat Wabah Corona

6.000 Buruh Perusahaan di Banten Ditawarkan Mundur saat Wabah Corona

Banten | Jum'at, 15 Mei 2020 | 20:55 WIB

Gugus Tugas COVID-19 Uganda Terkendala Transportasi, Turki Sumbang Sepeda

Gugus Tugas COVID-19 Uganda Terkendala Transportasi, Turki Sumbang Sepeda

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 20:38 WIB

Dibuat Anies, Ini Cara Warga Urus Izin Surat Keluar Masuk Jakarta

Dibuat Anies, Ini Cara Warga Urus Izin Surat Keluar Masuk Jakarta

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 20:33 WIB

Terkini

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB