Langgar Aturan Karantina, Pilot AS Dipenjara di Singapura

Bangun Santoso

Senin, 18 Mei 2020 | 13:31 WIB
Langgar Aturan Karantina, Pilot AS Dipenjara di Singapura
Pilot AS dipenjara di Singapura karena langgar aturan karantina. (Foto: AP / via VOA)

Suara.com - Seorang pilot kargo Amerika Serikat yang mengaku bersikap keliru dengan melanggar perintah karantina untuk membeli suplai medis menjadi orang asing pertama yang dipenjarakan di Singapura terkait kebijakan pembatasan sosial yang diberlakukan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona, kata pengacaranya, Jumat (15/5).

Pilot FedEx, Brian Dugan Yeargan (44 tahun), dari Alaska, dihukum empat pekan penjara, Rabu (13/5), setelah ia mengaku bersalah meninggalkan kamar hotelnya selama tiga jam untuk membeli sejumlah masker dan termometer, kata pengacara pembelanya, Ronie Tan.

Singapura merupakan salah satu pusat wabah terbesar di Asia. Negara kota yang kecil itu memiliki 26.000 kasus virus corona. Lebih dari 90 persen mereka yang tertular adalah pekerja asing yang tinggal di asrama-asrama buruh yang padat.

Meski baru-baru ini mulai melakukan pelonggaran kebijakan pembatasan sosial, Singapura masih memberlakukan hukuman keras bagi mereka yang melanggar aturan karantina, tidak menggunakan masker di tempat umum, atau tidak mematuhi ketentuan-ketentuan social distancing.

Pelanggar aturan karantina bisa dipenjarakan hingga enam bulan, dikenai denda hingga 7.000 dolar AS atau keduanya.

Tan mengatakan Yeargan dan dua copilotnya dibawa ke sebuah hotel bandara untuk menjalani karantina 14 hari sejak kedatangannya dari Sidney tanggal 3 April. Karantina itu wajib karena dalam dokumen deklarasi kesehatan mereka, mereka menyatakan sempat berada di China, Hong Kong, Makau, Jepang dan AS dalam periode dua pekan sebelum kedatangan, kata Tan.

Sejumlah pejabat kesehatan yang mengawasi Yeargan mendapati dia menghilang dari kamar hotelnya pada 5 April. Yeargan mengatakan di pengadilan, ia naik kereta ke pusat kota untuk membeli termometer dan beberapa boks masker sebelum ia dijadwalkan terbang pulang tanggal 6 April.

Tan mengatakan Yeargan membutuhkan supai medis itu karena kehabisan suplai itu di rumahnya di AS dan istrinya saat ini sedang sakit. Istri Yeargan mengalami gangguan pernafasan namuan teruji negatif untuk virus corona, Maret lalu.

Sumber: VOA

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singapura Pakai Robot Anjing Ingatkan Jaga Jarak, Bisa 'Ngomong' Lho!

Singapura Pakai Robot Anjing Ingatkan Jaga Jarak, Bisa 'Ngomong' Lho!

News | Minggu, 17 Mei 2020 | 11:19 WIB

Singapura Tunda Keberangkatan Jemaah Haji ke 2021, Indonesia belum pasti

Singapura Tunda Keberangkatan Jemaah Haji ke 2021, Indonesia belum pasti

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 18:55 WIB

793 Kasus Baru Virus Corona, Singapura Peringkat Pertama di Asia Tenggara

793 Kasus Baru Virus Corona, Singapura Peringkat Pertama di Asia Tenggara

Health | Jum'at, 15 Mei 2020 | 17:11 WIB

Buka Jasa saat Lockdown, Tukang Pijat Plus-plus Ini Didenda Rp 220 Juta

Buka Jasa saat Lockdown, Tukang Pijat Plus-plus Ini Didenda Rp 220 Juta

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 14:02 WIB

Langgar Aturan Tinggal di Rumah, Pilot Dipenjara Gegara Beli Masker

Langgar Aturan Tinggal di Rumah, Pilot Dipenjara Gegara Beli Masker

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 08:48 WIB

Salon Dibuka Kembali, Warga Singapura Ramai-ramai Cukur Rambut

Salon Dibuka Kembali, Warga Singapura Ramai-ramai Cukur Rambut

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 09:29 WIB

Singapura dan Filipina Laporkan Kenaikan Kasus Virus Corona

Singapura dan Filipina Laporkan Kenaikan Kasus Virus Corona

Health | Jum'at, 08 Mei 2020 | 19:03 WIB

Terkini

Cara Memakai Lipstik Matte untuk Bibir Kering agar Tidak Pecah, Begini Tipsnya

Cara Memakai Lipstik Matte untuk Bibir Kering agar Tidak Pecah, Begini Tipsnya

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 13:05 WIB

Viral Terduga Guru Cabul di SMAN 1 Pamanukan, Ini Kronologi dan Isi Chat yang Beredar

Viral Terduga Guru Cabul di SMAN 1 Pamanukan, Ini Kronologi dan Isi Chat yang Beredar

Entertainment | Rabu, 09 September 2026 | 13:03 WIB

Mengenal Keunggulan BRI Multiguna Pre-Approved Bagi Nasabah Terpilih

Mengenal Keunggulan BRI Multiguna Pre-Approved Bagi Nasabah Terpilih

Jabar | Rabu, 09 September 2026 | 13:02 WIB

Upin Ipin Sindir Kebakaran Hutan, Netizen: Titik Terendah Kita Diroasting Upin Ipin

Upin Ipin Sindir Kebakaran Hutan, Netizen: Titik Terendah Kita Diroasting Upin Ipin

News | Rabu, 09 September 2026 | 13:02 WIB

Watermelon Pool, Bacaan Segar untuk Anak yang Suka Berimajinasi

Watermelon Pool, Bacaan Segar untuk Anak yang Suka Berimajinasi

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 13:00 WIB

Pria 51 Tahun Ditemukan Tewas di Depan Tempat Karaoke Buduran, Mulutnya Mengeluarkan Busa

Pria 51 Tahun Ditemukan Tewas di Depan Tempat Karaoke Buduran, Mulutnya Mengeluarkan Busa

Jatim | Rabu, 09 September 2026 | 12:56 WIB

BRI Multiguna Pre-Approved, Alternatif Pembiayaan untuk Kebutuhan Anda

BRI Multiguna Pre-Approved, Alternatif Pembiayaan untuk Kebutuhan Anda

Jakarta | Rabu, 09 September 2026 | 12:55 WIB

3 Rekomendasi Lip Velvet Matte Ringan Tidak Bikin Garis Bibir Tegas

3 Rekomendasi Lip Velvet Matte Ringan Tidak Bikin Garis Bibir Tegas

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 12:55 WIB

BRI Multiguna Pre-Approved: Cek Penawaran dan Ajukan via BRImo

BRI Multiguna Pre-Approved: Cek Penawaran dan Ajukan via BRImo

Lampung | Rabu, 09 September 2026 | 12:49 WIB

Indonesia Masih Susah Keluar dari Kubangan Jebakan Negara Berpendapatan Menengah

Indonesia Masih Susah Keluar dari Kubangan Jebakan Negara Berpendapatan Menengah

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 12:49 WIB

×