AS dan China Dukung Evaluasi Independen WHO Soal Penanganan COVID-19

Syaiful Rachman

Senin, 18 Mei 2020 | 22:31 WIB
AS dan China Dukung Evaluasi Independen WHO Soal Penanganan COVID-19
ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)

Suara.com - Meskipun memiliki perbedaan pandangan terhadap kinerja Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), China dan Amerika Serikat tampaknya sama-sama mendukung evaluasi independen penanganan pandemi virus corona COVID-19 yang dilakukan WHO.

Seruan itu akan disampaikan dalam resolusi yang diinisiasi Uni Eropa (EU), dalam pertemuan Majelis Kesehatan Dunia, badan pengambil keputusan WHO, yang diselenggarakan secara virtual pada Senin (18/5/2020) dan diikuti para menteri kesehatan dari seluruh dunia.

Resolusi tersebut juga menyerukan akses yang tepat waktu dan merata untuk diagnostik, obat-obatan, serta vaksin yang aman dan manjur guna memerangi penyakit yang telah menewaskan lebih dari 300 ribu orang di seluruh dunia.

Konsensus yang rapuh itu muncul setelah lebih dari satu minggu perundingan intensif terhadap rancangan resolusi EU, yang masih bisa berubah.

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Shutterstock)
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Shutterstock)

"Sepertinya resolusi itu akan diadopsi. Secara politis, saat ini ada kesepakatan untuk mengevaluasi keseluruhan sistem dan penyelidikan tentang asal-usul (virus), tetapi tidak segera," kata seorang diplomat Eropa kepada Reuters.

"Penting bahwa kita bisa menyetujui resolusi, semuanya," kata dia.

Resolusi EU didukung oleh sejumlah negara termasuk Australia, China, Inggris, Kanada, India, Jepang, dan Rusia.

Nama-nama dalam rancangan resolusi yang dilihat oleh Reuters menunjukkan dukungan dari 116 dari 194 negara di WHO.

Teks tersebut menyerukan kepada Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus untuk memulai evaluasi yang tidak memihak, independen, dan komprehensif.

Resolusi mendukung penelitian berkelanjutan, termasuk dalam mengidentifikasi sumber zoonosis atau hewan yang menjadi sumber virus corona COVID-19, dan bagaimana hewan itu bisa sampai menulari manusia.

Resolusi EU tidak merujuk ke China. WHO dan sebagian besar ahli mengatakan virus itu diyakini telah muncul di pasar yang menjual satwa liar di pusat kota Wuhan akhir tahun lalu.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo. [Reuters]
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo. [Reuters]

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan pihaknya mengantongi sejumlah bukti yang menyatakan virus corona berasal dari laboratorium di Wuhan. Sebuah tuduhan yang dibantah China.

Kementerian Luar Negeri China mengatakan masih terlalu dini untuk meluncurkan penyelidikan tentang asal-usul dan penyebaran virus corona, dan mengatakan Presiden Xi Jinping akan memberikan pidato video saat upacara pembukaan pertemuan WHO.

Duta Besar AS untuk PBB di Jenewa Andrew Bremberg menyatakan harapannya semua pihak akan bergabung dalam konsensus.

Tetapi para diplomat mengatakan bahwa mereka mengharapkan delegasi AS, yang dipimpin oleh Sekretaris Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Alex Azar, untuk memisahkan diri dari setidaknya dua bagian dalam resolusi, seraya berhenti menghalangi konsensus.

Bagian ini melibatkan referensi hak kekayaan intelektual untuk obat-obatan dan vaksin, dan untuk melanjutkan penyediaan layanan kesehatan seksual dan reproduksi selama pandemi.

Masalah kontroversial tentang partisipasi Taiwan dalam majelis telah ditunda ketika sesi dilanjutkan akhir tahun ini. Meskipun ada upaya keras, Taiwan tidak diundang ke pertemuan minggu ini setelah tekanan dari China. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bermental Tangguh dan Berprinsip Teguh: Filosofi China di Buku Dao De Jing

Bermental Tangguh dan Berprinsip Teguh: Filosofi China di Buku Dao De Jing

Your Say | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:00 WIB

Mengapa Arab Saudi Tidak Mendukung Iran?

Mengapa Arab Saudi Tidak Mendukung Iran?

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 10:10 WIB

Dugaan Skandal Harga Tiket Piala Dunia 2026, Pengamat: FIFA Menakut-nakuti Penonton

Dugaan Skandal Harga Tiket Piala Dunia 2026, Pengamat: FIFA Menakut-nakuti Penonton

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 09:19 WIB

Wapres AS JD Vance: Kesepakatan dengan Iran Sudah Dekat, Tapi Belum

Wapres AS JD Vance: Kesepakatan dengan Iran Sudah Dekat, Tapi Belum

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 08:55 WIB

Amerika Larang Warganya yang Terjangkit Ebola Pulang, Dibiarkan di Kenya Karena Takut Menyebar

Amerika Larang Warganya yang Terjangkit Ebola Pulang, Dibiarkan di Kenya Karena Takut Menyebar

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:05 WIB

Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas

Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:13 WIB

Donald Trump: Tidak Ada Satu Negara Pun Boleh Kendalikan Selat Hormuz

Donald Trump: Tidak Ada Satu Negara Pun Boleh Kendalikan Selat Hormuz

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:11 WIB

Harga Minyak Langsung Ugal-ugalan Usai Amerika Serang Iran Lagi

Harga Minyak Langsung Ugal-ugalan Usai Amerika Serang Iran Lagi

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:41 WIB

Bank Investasi China Berikan Pinjaman Rp71,5 Triliun untuk Indonesia, Mau Buat Apa?

Bank Investasi China Berikan Pinjaman Rp71,5 Triliun untuk Indonesia, Mau Buat Apa?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:59 WIB

Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru

Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:07 WIB

Terkini

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:50 WIB

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:43 WIB

MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan

MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:39 WIB

1 dari 6 Hari Habis di Luar Negeri, Prabowo Patut Tiru Gaya Xi Jinping Biar Lebih Hemat

1 dari 6 Hari Habis di Luar Negeri, Prabowo Patut Tiru Gaya Xi Jinping Biar Lebih Hemat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:37 WIB

Ironi Listrik Indonesia: Energi Dikeruk dari Daerah, Tapi Cuma Jawa yang Terang Benderang

Ironi Listrik Indonesia: Energi Dikeruk dari Daerah, Tapi Cuma Jawa yang Terang Benderang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:30 WIB

Bahlil Lahadalia Digugat ke PTUN, Kebijakan Listrik Nasional Dinilai Ugal-ugalan dan Abaikan Daerah

Bahlil Lahadalia Digugat ke PTUN, Kebijakan Listrik Nasional Dinilai Ugal-ugalan dan Abaikan Daerah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:20 WIB

Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan

Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:07 WIB

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 07:00 WIB

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB