Perawat India Bantu Kelahiran 100 Bayi dari Janin Ibu Positif Corona

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2020 | 22:08 WIB
Perawat India Bantu Kelahiran 100 Bayi dari Janin Ibu Positif Corona
Proses melahirkan (BBC)

Seorang bayi berusia enam minggu dilaporkan meninggal karena komplikasi terkait Covid-19 di Connecticut. Dan awal bulan ini, bayi berusia tiga hari meninggal setelah ibunya dinyatakan positif terkena virus di Wales.

Penularan virus dari ibu ke anak di dalam rahim atau pada saat persalinan, sebelum kontak bayi dengan sekresi pernapasan ibu jarang terjadi, kata dr. Adam Ratner, direktur penyakit menular anak di New York University School of Medicine dan Rumah Sakit Anak Hassenfeld di NYU Langone Health.

Ini tentu saja, dengan satu catatan, katanya, bahwa "ini adalah situasi yang berubah dengan cepat dan data baru mungkin muncul".

Dr Ratner mengatakan ada beberapa data yang muncul yang menunjukkan bahwa virus corona dapat dideteksi dalam jaringan plasenta.

Ada juga laporan tentang bayi yang meninggal dalam janin pada wanita hamil dengan infeksi akut, ujarnya, "tapi itu mungkin karena alasan lain selain infeksi langsung pada janin".

Dr. Ratner mengatakan ada juga laporan "respons antibodi" pada bayi baru lahir yang bisa "konsisten dengan infeksi di dalam rahim atau saat melahirkan".

Itu berarti bayi itu bisa terinfeksi di dalam rahim.

"Sangat penting untuk terus menanyakan pertanyaan-pertanyaan ini dan mengamati bayi yang lahir dari ibu dengan Covid-19, bahkan jika mereka tidak terinfeksi dalam rahim," kata dr. Ratner.

Dr. Ratner mengatakan ia telah membantu merawat sejumlah bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi di rumah sakitnya.

"Kami telah mengizinkan pemberian ASI dan kami berusaha membuat pengaturan untuk mencegah bayi tertular virus pada awal kehidupannya.

"Anak-anak sangat muda dengan infeksi pada umumnya saya lihat bisa sembuh dengan baik," ujarnya.

Di rumah sakit Mumbai, jumlah bayi yang lahir dari ibu positif Covid-19 adalah sedikit lebih dari 20% dari total bayi yang lahir pada periode yang sama.

"Kami merasa sangat sedih ketika seorang ibu berusia 28 tahun yang terinfeksi meninggal pekan lalu setelah melahirkan anak laki-laki yang sehat. Livernya berhenti dan kondisinya memburuk dengan cepat," kata dr. Nayak kepada saya.

"Ia menyadari betapa tidak berdayanya kita selama perawatan. Ia terus bertanya, tanpa daya, 'Adakah yang bisa dilakukan?'"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertandingan Sepak Bola Digelar di Stadion Kosong, Enrique: Menyedihkan

Pertandingan Sepak Bola Digelar di Stadion Kosong, Enrique: Menyedihkan

Bola | Kamis, 21 Mei 2020 | 21:42 WIB

Alhamdulillah, Tinggal 2 Orang Positif Corona di Karawang

Alhamdulillah, Tinggal 2 Orang Positif Corona di Karawang

Jabar | Kamis, 21 Mei 2020 | 21:29 WIB

Mitsubishi Lakukan Penyesuaian Harga Produk Mulai Juni

Mitsubishi Lakukan Penyesuaian Harga Produk Mulai Juni

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2020 | 21:15 WIB

Terkini

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:12 WIB

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:06 WIB

Buntut Sengketa SMAN 1 Bandung, Gugatan PLK di PTUN Dinilai Ancam Kepemilikan Aset Negara

Buntut Sengketa SMAN 1 Bandung, Gugatan PLK di PTUN Dinilai Ancam Kepemilikan Aset Negara

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:02 WIB

Wadanyon TPNPB-OPM Diciduk di Bandara Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita Amunisi

Wadanyon TPNPB-OPM Diciduk di Bandara Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita Amunisi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:49 WIB

Penampakan Lukisan Emas dan Mercy Koruptor Jimmy Sutopo yang Dilelang Rp5,5 Miliar, Mewah Banget!

Penampakan Lukisan Emas dan Mercy Koruptor Jimmy Sutopo yang Dilelang Rp5,5 Miliar, Mewah Banget!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:40 WIB

PDIP Balas Pujian Prabowo: Kami Memang Seharusnya di Luar Pemerintah

PDIP Balas Pujian Prabowo: Kami Memang Seharusnya di Luar Pemerintah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:29 WIB

Bareskrim Bongkar Sindikat Kosmetik Merkuri di Cirebon, Pemilik Akun Lou Glow Ditangkap

Bareskrim Bongkar Sindikat Kosmetik Merkuri di Cirebon, Pemilik Akun Lou Glow Ditangkap

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:18 WIB

Andrie Yunus Nyaris Buta, Bakal Dikirim ke Profesor India yang Tangani Novel Baswedan

Andrie Yunus Nyaris Buta, Bakal Dikirim ke Profesor India yang Tangani Novel Baswedan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:08 WIB

Influencer ZNM Diperiksa Bareskrim Polri Jumat Besok, Buntut Viral Gunakan Gas N2O Whip Pink

Influencer ZNM Diperiksa Bareskrim Polri Jumat Besok, Buntut Viral Gunakan Gas N2O Whip Pink

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:59 WIB

Kepala BPOM Tegaskan Penjualan Obat di Minimarket Tak Bisa Sembarangan: Tetap Diawasi Apoteker

Kepala BPOM Tegaskan Penjualan Obat di Minimarket Tak Bisa Sembarangan: Tetap Diawasi Apoteker

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:53 WIB