Profesor University Michigan: Umat Islam Dulu Lawan Wabah Pakai Air Zamzam

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Selasa, 26 Mei 2020 | 16:29 WIB
Profesor University Michigan: Umat Islam Dulu Lawan Wabah Pakai Air Zamzam
Mangkuk Suci. (Dok. University of Michigan Hatcher Library/Aga Khan Museum)

Suara.com - Bencana dan penyakit selalu jadi tantangan manusia sejak berabad-abad silam. Tiap peradaban memiliki caranya sendiri untuk memperkecil atau mencegah dampak dari musibah itu.

Jauh sebelum adanya Alat Pelindung Diri (APD) modern yang digunakan tenaga medis, peradaban Islam kuno turut mempunyai benda-benda khusus dalam melawan pandemi.

Menyadur The Conversation, Profesor Seni Islam Universitas Michigan, Christiane Gruber menjabarkan alat dan ritual apa saja yang dilakukan umat Islam terdahulu dalam menghadapi bencana penyakit.

Sejak abad ke-11 hingga sekitar abad 19, budaya Islam dikatakan telah menggunakan berbagai jimat dan pernik-pernik sebagai respon terhadap ancaman penyakit.

Mulai dari mangkuk ajaib, kalung jimat, hingga benda-benda lain kerap dperuntukan untuk mencegah kekeringan, kelaparan, banjir, bahkan epidemi.

Terlepas dari efektif tidaknya penggunaan alat tersebut, berbagai jimat yang diciptakan secara tak langsung membantu para tabib--dokter tradisional--dalam menjalankan tugasnya.

1. Kemeja Talismanik

Kemeja talismanik dari India di abad ke-15 dan 16. (Dok. Metropolitan Museum of Art)
Kemeja talismanik dari India di abad ke-15 dan 16. (Dok. Metropolitan Museum of Art)

Ungkapan Alat Pelindung Diri (APD) sudah tak terdengar asing ditelinga setelah masyarakat dunia diterpa pandemi virus Corona Covid-19.

Dalam Islam kuno, alat pelindung diri yang digunakan dengan tujuan terhindar dari penyakit adalah kemeja talismanik.

Kemeja talismanik merupakan pakaian yang terbuat dari kain yang dihiasi berbagai teks Al-Quran. Selain untuk menghadapi wabah, pakaian tersebut juga kerap digunakan dalam peperangan.

2. Gulungan Kecil Berisi Ayat Al-Quran

Gulungan Kecil Berisi Ayat Al-Quran dan Kalung Jimat Garden of Names (Dok. Metropolitan Museum of Art)
Gulungan Kecil Berisi Ayat Al-Quran dan Kalung Jimat Garden of Names (Dok. Metropolitan Museum of Art)

Selain pakaian, peradaban Islam kuno turut menjadikan amulet atau perhiasan jimat sebagai alat penangkal penyakit.

Salah satunya yang kerap digunakan ialah gulungan kecil berisi ayat-ayat Al-Quran.

Merujuk laporan The Conversation, gulungan itu kerap dipakai di bagian leher para tabib atau seorang yang bertugas menyembuhkan penyakit.

Pada masanya, kontak fisik dengan benda tersebut dikatakan bisa memberi rahmat dan kekuatan hidup kepada seseorang.

3. Kalung Jimat Garden of Names

Kalung Garden of Names merupakan perhiasan jimat yang sangat populer digunakan oleh masyarakat Islam di era Kerajaan Ottoman.

Kalung yang juga disebut sebagai Jannat al-asma itu berupa kalung dengan gantungan berbentuk lingkaran.

Dalam lingkaran itu berisi 19 huruf dan angka, serta ayat-ayat Al-Quran dan beberapa asmaul husna--nama-nama Allah.

4. Air Zamzam

Ilustrasi air bersih (shutterstock)
Ilustrasi air bersih (shutterstock)

Hingga saat ini, Air Zamzam dianggap masyarakat muslim sebagai air suci yang memiliki banyak khasiat, tak terkecuali menyembuhkan penyakit.

Air zamzam hanya bisa ditemui di kota suci Mekah, Arab Saudi. Air yang berasal dari sumur zamzam itu dikatakan memilkiki sifat kuratif alias penyembuh.

Sejak dulu, para peziarah kerap mengambil air zamzam mengunakan kendi, botol, dan berbagai wadah. Air itu dapat langsung diminum, atau dicampur bahan-bahan lain.

Kekinian, air zamzam bisa kita dapatkan tanpa harus mendatangi kota Mekah. Kita bisa membelinya lewat situs penjualan online, ataupun tempat jual beli--di Indonesia ada Tanah Abang.

Dalam tulisannya, Profesor Christiane Gruber mengatakan kombinasi air zamzam dan doa dipercaya umat muslim dapat menyembuhkan berbagai penyakit hingga wabah.

5. Mangkuk Suci

Mangkuk Suci. (Dok. University of Michigan Hatcher Library/Aga Khan Museum)
Mangkuk Suci. (Dok. University of Michigan Hatcher Library/Aga Khan Museum)

Kendati belum dibuktikan kefektifannya, amulet dan alat-alat Islam kuno dalam penghadapi wadah telah mengispirasi masyarakat modern yang kekinian dikelilingin teknologi canggih.

Walaupun zaman sudah berubah, benda-benda amuletik dan jimat itu disebut Gruber tetap menjadi tradisi bagi sebagian umat muslim.

Salah satu benda yang kekinian masih tetap dipergunakan dan diperjual belikan adalah mangkuk suci.

Mangkuk suci memiliki bentuk layaknya mangkuk biasa, namun terdapat berbagai ornamen bahasa arab yang tercetak diseluruh sisinya.

Mangkuk itu juga kerap dijadikan wadah saat seorang tabib atau dokter tradisional islam mengobati pasein menggunakan air zamzam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Pandemi Covid-19, Amankah Jabat Tangan?

Usai Pandemi Covid-19, Amankah Jabat Tangan?

Health | Selasa, 26 Mei 2020 | 06:45 WIB

Ahli: Dibutuhkan Lebih Banyak Penelitian pada Hewan Terkait Virus Corona

Ahli: Dibutuhkan Lebih Banyak Penelitian pada Hewan Terkait Virus Corona

Health | Senin, 25 Mei 2020 | 21:00 WIB

Covid-19 Belum Berakhir, Warga Wajib Adaptasi dengan New Normal Indonesia

Covid-19 Belum Berakhir, Warga Wajib Adaptasi dengan New Normal Indonesia

Health | Senin, 25 Mei 2020 | 18:10 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB