Reaksi DPR Terkait Pernyataan Mahfud MD Soal Korban Corona

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Kamis, 28 Mei 2020 | 12:37 WIB
Reaksi DPR Terkait Pernyataan Mahfud MD Soal Korban Corona
Mahfud MD dalam acara halal bihalal virtual yang diadakan UNS (YouTube).

Suara.com - Anggota Komisi IX DPR, Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay mengatakan pernyataan Menkopolhukam Mahfud MD yang membandingkan korban jiwa akibat kecelakaan dengan pasien meninggal akibat Covid-19 kurang bijak dan tidak tepat.

Ia lantas menyindir Mahfud kenapa tidak sekalian membandingkan jumlah pasien meninggal akibat Covid-19 dengan total korban jiwa yang disebabkan perang.

"Sebab apa pun alasannya, keselamatan diri dan jiwa warga negara adalah tanggung jawab negara. Lagi pula, kenapa perbandingannya kecelakaan lalu lintas dan beberapa penyakit katostropik? Kenapa tidak sekalian dibandingkan dengan kematian akibat perang dunia II? Kematian akibat perang dunia pasti jauh lebih banyak," ujar Saleh dalam keterangannya, Kamis (28/5/2020).

Saleh memandang pernyataan Mahfud tersebut mengindikasikan bahwa pemerintah Indonesia terkesan sudah tidak mampu melawan penyebaran Covid-19. Padahal, lanjut dia, pemerintah sudah melakukan banyak upaya namun ujungnya tetap tidak mampu mengontrol laju pesebaran.

Hal itu karena pemerintah meminta masyarakat untuk tidak takut berlebihan. Salah satu caranya seperti perbandingan korban jiwa yang disampaikan Mahfud.

"Kalau Pak Mahfud meminta agar masyarakat tidak takut berlebihan, lalu kenapa sejak awal ini ditetapkan sebagai bencana nasional? Bukankah suatu bencana, apalagi itu statusnya bencana nasional, sangat wajar ditakuti dan dikhawatirkan?” tandasnya.

Sebelumnya, Mahfud MD meminta agar masyarakat tak perlu takut berlebihan dengan virus corona. Ia menyebut korban jiwa yang tewas akibat kecelakaan sembilan kali lebih banyak dari virus corona. 

"Angka kecelakaan mati karena kecelakaan lalu lintas itu 9 kali lebih banyak dari corona," kata Mahfud MD dalam acara halal bihalal virtual yang diadakan oleh Universitas Sebelas Maret, yang tayang di YouTube, Senin (25/5/2020).

Dalam kesempatan itu, Mahfud menjelaskan bahwa angka kematian rata-rata per hari di Indonesia mencapai 4 ribu jiwa. Namun, dari sekian banyak itu, yang mati karena corona per hari hanya 17 orang.

baca juga

Politisi kelahiran Madura itu lantas membandingkan angka kematian kasus corona dengan penyakit lain seperti AIDS, diare, dan kanker. Hasilnya, jumlah kematian karena corona berada jauh di bawah tiga penyakit lainnya.

"Berkali-kali lebih banyak orang mati karena AIDS dan karena diare. Kalau di dunia itu, yang mati karena diare selama 131 hari itu 560 ribu. Yang mati karena corona cuma 280 ribu, itu di seluruh dunia. Yang mati karena kanker itu 3 juta orang," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unggah Foto Istri Soleha dan Virus Corona, Tifatul Sembiring Sindir Luhut?

Unggah Foto Istri Soleha dan Virus Corona, Tifatul Sembiring Sindir Luhut?

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 11:20 WIB

Korban Tewas Corona di AS Tembus 100.000 Lebih, Lampaui Kapasitas GBK

Korban Tewas Corona di AS Tembus 100.000 Lebih, Lampaui Kapasitas GBK

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 10:58 WIB

Analogikan Corona Bak Istri, Pernyataan Mahfud Dinilai Tunjukkan Kegagalan

Analogikan Corona Bak Istri, Pernyataan Mahfud Dinilai Tunjukkan Kegagalan

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 09:22 WIB

Mahfud MD Analogikan Corona dengan Istri, Solidaritas Perempuan Bereaksi

Mahfud MD Analogikan Corona dengan Istri, Solidaritas Perempuan Bereaksi

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 08:40 WIB

Gunakan Meme 'Corona Is Like Your Wife', Mahfud MD Didesak Minta Maaf

Gunakan Meme 'Corona Is Like Your Wife', Mahfud MD Didesak Minta Maaf

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 22:23 WIB

Samakan Istri dengan Corona, Aktivis Sebut Mahfud Abaikan Suara Perempuan

Samakan Istri dengan Corona, Aktivis Sebut Mahfud Abaikan Suara Perempuan

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 21:48 WIB

Klaim Korban Covid Tak Sebanyak Kecelakaan, Fadli Zon Kasihan dengan Mahfud

Klaim Korban Covid Tak Sebanyak Kecelakaan, Fadli Zon Kasihan dengan Mahfud

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 21:33 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×