Persiapan Transisi New Normal, Anies dan Riza Tinjau Puskesmas Kramat Jati

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 29 Mei 2020 | 21:50 WIB
Persiapan Transisi New Normal, Anies dan Riza Tinjau Puskesmas Kramat Jati
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Youtube Pemprov DKI Jakarta)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah melakukan persiapan transisi ibu kota dari pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ke masa berdampingan dengan Virus Corona atau Covid-19 yang biasa disebut New Normal.

Salah satunya dengan meninjau kesiapan fasilitas kesehatan saat new normal nantinya.

Hari ini, Anies bersama Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria mengunjungi Puskesmas Kramat Jati, Jakarta Timur. Ia mengaku ingin memastikan kesiapan Puskesmas itu di saat masa PSBB yang diharapkan menjadi penghabisan.

Ia menyebut puskesmas tersebut memiliki kesiapan yang memadai. Bahkan alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga medis telah distok sampai 2.000 unit.

"Alhamdulillah dari sini nampak bahwa fasilitas kesehatan Jakarta siap dan insyaAllah bila nanti ternyata ini (PSBB) penghabisan kita mulai transisi, maka pertahanan kesehatannya sudah disiapkan," ujar Anies di lokasi peninjauan, Jumat (29/5/2020).

Ia menyebut, PSBB fase ketiga ini merupakan saat yang menentukan untuk memperpanjang atau tidak. Meski belum tentu diakhiri, Anies mengatakan pihaknya sudah harus melakukan transisi sebagai persiapan ke New Normal.

“Kita menyadari bahwa ini adalah pekan penentuan apakah pembatasan sosial akan diteruskan atau dituntaskan. Bila dituntaskan artinya kita mulai masuk masa transisi, di masa transisi ini masyarakat mulai berkegiatan di luar meskipun masih terbatas,” jelasnya.

Mantan Mendikbud ini mengakui meski tingkat penularan sudah menurun saat New Normal, tapi Corona masih ada di sekitar masyarakat. Karena itu, menurutnya penting untuk memastikan fasilitas kesehatan mampu menangani jika ada temuan kasus baru.

“Kita tahu virusnya menular lewat interaksi, bila ada yang terpapar maka beban terbesar yang akan menghadapi adalah jajaran tim kesehatan. Jadi kalau menjelang masa transisi yang harus dicek adalah fasilitas kesehatan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambut New Normal, Bagaimana Nasib Seremonial Pencatatan Saham di BEI?

Sambut New Normal, Bagaimana Nasib Seremonial Pencatatan Saham di BEI?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2020 | 21:41 WIB

Tentara-Polisi Awasi Warga Saat New Normal, Pengamat: Terlihat Intimidasi

Tentara-Polisi Awasi Warga Saat New Normal, Pengamat: Terlihat Intimidasi

News | Jum'at, 29 Mei 2020 | 21:35 WIB

Pengamat Sebut Penerapan New Normal di Indonesia Mentah

Pengamat Sebut Penerapan New Normal di Indonesia Mentah

News | Jum'at, 29 Mei 2020 | 21:13 WIB

New Normal, Penumpang Kereta Jarak Jauh Wajib Pakai Tameng Wajah

New Normal, Penumpang Kereta Jarak Jauh Wajib Pakai Tameng Wajah

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2020 | 19:04 WIB

Jelang New Normal, Pemerintah Klaim Kasus Positif di Jakarta Cukup Stabil

Jelang New Normal, Pemerintah Klaim Kasus Positif di Jakarta Cukup Stabil

News | Jum'at, 29 Mei 2020 | 19:02 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB