Antimainstream, Kue Lebaran Disimpa di Kaleng Bekas Cat Tembok hingga Ember

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Sabtu, 30 Mei 2020 | 11:46 WIB
Antimainstream, Kue Lebaran Disimpa di Kaleng Bekas Cat Tembok hingga Ember
Wadah bekas cat tembok jadi tempat kue lebaran *Twitter/recehtapisayng)

Suara.com - Saat momen lebaran biasanya masyarakat Indonesia akan menyajikan beragam kue khas lebaran dalam toples cantik untuk disantap tamu yang hadir. Namun, alih-alih membeli toples baru untuk lebaran, ternyata ada juga masyarakat yang memilih memanfaatkan wadah bekas cat tembok sebagai tempat kue lebaran.

Foto penampakan kue dalam wadah cat tembok itu dibagikan oleh akun Twitter @recehtapisayng. Foto tersebut langsung menjadi sorotan warganet.

"Khongguan isi rengginang memanglah epic. Tapi pernag nggak lo tempat cat isi beginian," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Sabtu (30/5/2020).

Wadah bekas cat tembok jadi tempat kue lebaran *Twitter/recehtapisayng)
Wadah bekas cat tembok jadi tempat kue lebaran *Twitter/recehtapisayng)

Ada dua foto yang diunggah oleh akun itu yang menampilkan beberapa wadah bekas cat diisi beragam kue lebaran. Mulai dari kastengel, nastar, biskuit hingga rengginang.

Pada bagian luar wadah masih terlihat jelas tulisan berbagai merek cat tembok. Bahkan, bagian dalam wadah cat itu masih terlihat sisa cat yang menempel di wadah.

Salah seorang warganet @dontfindme_here membagikan kisahnya yang memakan kue lebaran dalam wadah cat tembok yang disediakan oleh tetangganya. Usai menyantapnya, ia mengalami diare selama dua hari.

Meski demikian, ia merasa lega karena setidaknya menghargai tetangganya yang telah menyajikan kue dengan memakannya.

"Setelah itu, benarlah perutku bereaksi, aku diare selama 2 hari, aku tidak tega menyalahkannya, tapi aku lebih senang melihat tindakannya dihargai dengan layak oleh orang," ujar warganet.

Ember jadi wadah es buah (Twitter/recehtapisayng)
Ember jadi wadah es buah (Twitter/recehtapisayng)

Tak hanya wadah cat tembok yang digunakan sebagai pengganti toples ku lebaran, ada pula foto ember yang dijadikan sebagai wadah untuk es buah.

Penampakan kue dalam wadah bekas cat tembok dan ember itu mendadak viral di media sosial. Banyak warganet yang tak menyangka dengan kreatifitas warga Indonesia memanfaatkan barang bekas pakai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Jejak Digital Iman Brotoseno, Cuitan Lama Viral Lagi

Heboh Jejak Digital Iman Brotoseno, Cuitan Lama Viral Lagi

Video | Jum'at, 29 Mei 2020 | 20:20 WIB

Viral Struk Belanja Beraksara Jawa, Warganet Kepo dengan Barang yang Dibeli

Viral Struk Belanja Beraksara Jawa, Warganet Kepo dengan Barang yang Dibeli

Jogja | Jum'at, 29 Mei 2020 | 20:51 WIB

Warganet Curhat Susah Cari Ujung Selotip Kue Kering, Nih Kami Beri Triknya!

Warganet Curhat Susah Cari Ujung Selotip Kue Kering, Nih Kami Beri Triknya!

News | Senin, 25 Mei 2020 | 19:01 WIB

Lembut Lumer di Mulut, Resep Nastar Terenak Chef Devina Hermawan

Lembut Lumer di Mulut, Resep Nastar Terenak Chef Devina Hermawan

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2020 | 07:10 WIB

Anak-anak Diaspora Indonesia di AS Ikuti Kelas Virtual Bikin Kue Lebaran

Anak-anak Diaspora Indonesia di AS Ikuti Kelas Virtual Bikin Kue Lebaran

Video | Sabtu, 23 Mei 2020 | 09:00 WIB

Terkini

KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya

KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:39 WIB

Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan

Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:38 WIB

'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel

'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:37 WIB

Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid

Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:34 WIB

Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'

Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:31 WIB

Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB

Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:29 WIB

Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk

Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:21 WIB

Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito

Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:19 WIB

Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang

Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:07 WIB

Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi

Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:58 WIB