Sindir Demonstrasi di AS, China: Tuan Presiden, Jangan Sembunyi

Rendy Adrikni Sadikin, Arief Apriadi

Senin, 01 Juni 2020 | 15:11 WIB
Sindir Demonstrasi di AS, China: Tuan Presiden, Jangan Sembunyi
Donald Trump dan Xi Jinping. AFP/File / Jim WATSON, PETER KLAUNZER

Suara.com - Para pejabat dan media pemerintah China kompak melakukan sindiran kepada Amerika Serikat terkait pecahnya demonstrasi besar-besaran akibat kematian pria kulit hitam bernama George Floyd.

Menyadur The Guardian, para pejabat dan media China membandingkan sikap negara pimpinan Presiden Donald Trump yang dinilai munafik dalam merespon dua demonstrasi besar yang kini terjadi di Hong Kong dan Amerika Serikat.

Pemerintah AS sebelumnya sangat vokal mendukung gerakan pro-demokrasi di Hong Kong, terutama sejak deklarasi Beijing yang menekan undang-undang keamanan nasional di kawasan semi-otonom.

Kekinian, Amerika Serikat justru coba menghalang-halangi demonstrasi yang terjadi di negaranya sendiri. Kondisi itu membuat AS dinilai punya standar ganda.

Juru bicara Kementrian Luar Negeri China, Lijian Zhao, kedapatan me-retweet cuitan perwakilan Rusia di PBB, Dmitry Polyanskiy yang menganggap Amerika Serikat punya sikap berbeda terkait dua demonstrasi yang terjadi.

"Mengapa AS menyangkal hak China untuk memulihkan perdamaian dan ketertiban di Hong Kong sementara secara brutal membubarkan orang banyak di rumahnya sendiri?" kata Dmitry Polyanskiy dikutip dari The Guardian, Senin (1/6/2020).

Media pemerintah China turut menyindir Amerika Serikat. Hu Xijin, pemimpin redaksi tabloid nasionalis Global Times menyebut AS kini bisa menikmati demonstrasi di negaranya sendiri layaknya saat mereka mendukung protes di Hong Kong.

Seorang demonstran memainkan drum di depan gedung yang terbakar saat demonstrasi di Minneapolis, Minnesota, Jumat (29/5). [Chandan Khanna/ AFP]
Seorang demonstran memainkan drum di depan gedung yang terbakar saat demonstrasi di Minneapolis, Minnesota, Jumat (29/5). [Chandan Khanna/ AFP]

"Ketua DPR AS Nancy Pelosi pernah menyebut protes kekerasan di Hong Kong sebagai 'pemandangan yang indah untuk dilihat.' Politisi AS sekarang dapat menikmati pemandangan itu dari jendela mereka sendiri," kata Hu.

Dalam demonstrasi pro-demokrasi di Hong Kong, pemerintah China kerap mengatakan bahwa terdapat 'pasukan asing', termasuk dari Amerika Serikat yang menghasut para demonstran.

baca juga

Hu Xijin tak menampik bahwa demonstrasi di Amerika Serikat juga memiliki pola serupa. Dia yakin demonstran Hong Kong juga terlibat dalam aksi di Negeri Paman Sam.

Lebih jauh, Hu menuliskan serangkaian tweet dan editorial selama akhir pekan dan menuduh Amerika Serikat bersikap munafik dengan apa yang terjadi saat ini.

"Tuan Presiden, jangan bersembunyi di balik dinas rahasia," kata Hu.

"Pergi untuk berbicara dengan para demonstran dengan serius. Bernegosiasi dengan mereka, sama seperti Anda mendesak Beijing untuk berbicara dengan perusuh Hong Kong," tandasnya.

Entah kebetulan atau tidak, frasa sembunyi yang dikatakan Hu benar-benar terjadi.

Menyadur South China Morning Post, Senin (1/6/2020), Presiden Donald Trump dikabarkan bersembunyi di bunker Gedung Putih saat pecahnya demonstrasi Jumat malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemuda Bertato Indonesia Ikut Demo Kematian George Floyd, Siapakah Dia?

Pemuda Bertato Indonesia Ikut Demo Kematian George Floyd, Siapakah Dia?

News | Senin, 01 Juni 2020 | 14:31 WIB

Geger Kematian George Floyd, Ini Kerusuhan Rasial di AS dari Masa ke Masa

Geger Kematian George Floyd, Ini Kerusuhan Rasial di AS dari Masa ke Masa

News | Senin, 01 Juni 2020 | 12:56 WIB

Sejarah Antifa, Organisasi Anti Fasis yang Dilabeli Teroris oleh Trump

Sejarah Antifa, Organisasi Anti Fasis yang Dilabeli Teroris oleh Trump

News | Senin, 01 Juni 2020 | 14:33 WIB

Pengacara: Sebelum Membunuh, Polisi Minneapolis Sudah Kenal George Floyd

Pengacara: Sebelum Membunuh, Polisi Minneapolis Sudah Kenal George Floyd

News | Senin, 01 Juni 2020 | 14:40 WIB

Terkini

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI

Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Sumut | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:51 WIB

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan

Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat

Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan

Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Promosi Miras Pakai Ayat Alquran Dinilai Penistaan Agama, FKBI Dorong Publik Boikot Produknya

Promosi Miras Pakai Ayat Alquran Dinilai Penistaan Agama, FKBI Dorong Publik Boikot Produknya

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:41 WIB

×