Cerita Pekerja Seks Bertahan saat Pandemi: Banyak Konsumen Melupakan Saya

Rendy Adrikni Sadikin | Suara.com

Kamis, 04 Juni 2020 | 07:29 WIB
Cerita Pekerja Seks Bertahan saat Pandemi: Banyak Konsumen Melupakan Saya
Estelle Lucas kehilangan mata pencaharian selama pandemi virus corona.(Estelle Lucas)

Pemerintah Australia memberikan bantuan keuangan bagi mereka yang kehilangan mata pencaharian karena krisis Covid-19.

Namun untuk memenuhi syarat pemberian bantuan, para pekerja harus dapat menunjukkan bahwa mereka telah membayar pajak - para pekerja seks, pekerja migran tidak terdaftar, mereka kerap tidak bisa melakukannya.

Ini adalah masalah yang dihadapi ratusan pekerja seks di seluruh negara di dunia, menurut Teela Sanders, seorang profesor kriminologi di University of Leicester, Inggris.

"Pemerintah sudah sangat baik dalam memberikan perlindungan sosial bagi mayoritas orang, terutama para pelaku wiraswasta, namun para pekerja seks ini tidak termasuk," katanya.

Hal ini membuat kelompok-kelompok perlindungan pekerja seks kolektif dan kelompok advokasi meminta anggota masyarakat untuk menyumbang dana darurat.

Sejauh ini, kelompok perlindungan pekerja seks Las Vegas Sex Worker Collective telah mengumpulkan dana sebesar $ 19.300 (£ 15.680) sementara kampanye oleh koalisi kelompok pendukung di Italia telah mengumpulkan hampir € 21.700 (£ 19.500).

"Sumbangan ini dapat menyelamatkan hidup para pekerja seks yang harus segera membayar tagihan, membeli makanan, dll," kata Prof Sanders.

Beberapa pekerja seks dipaksa untuk terus bekerja, mereka berisiko terkena denda yang besar atau terpapar virus.

"Di negara-negara berkembang, para pekerja seks kerap menjadi tulang punggung keluarga, saudara kandung, anak-anak ataupun kakek-nenek mereka. Jadi ini mempengaruhi seluruh keluarga besar," kata Prof Sanders.

Niki Adams dari English Collective of Prostitutes mengamini pandangan itu. Dia mengatakan kepada BBC bahwa mayoritas pekerja seks di Inggris adalah para ibu dan jika mereka terus bekerja, itu karena mereka sangat membutuhkan uang.

Namun beberapa pekerja seks mendapati diri mereka tidak dapat terus bekerja - bahkan jika mereka mau.

Di sebuah rumah bordil Daulatdia di Bangladesh, petugas polisi menjaga pintu masuk, untuk mencegah masuknya para pelanggan.

Ini adalah salah satu rumah bordil terbesar di dunia, sebuah kawasan kumuh yang terdiri dari gudang timah dan gang-gang sempit yang merupakan rumah bagi 1.300 perempuan dan 400 anak-anak mereka.

Rumah bordil tersebut sudah ditutup sejak Maret, membuat banyak perempuan bergantung mengandalkan bantuan dari berbagai lembaga bantuan untuk membeli keperluan penting.

"Kami tidak bisa bekerja sekarang ini, jadi kami tidak memiliki penghasilan, ini menakutkan," kata "Nazma", yang tidak ingin mengungkap nama aslinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral! Perempuan Sulsel Tahan Ambulans Covid-19 yang Bawa Jasad Ibunya

Viral! Perempuan Sulsel Tahan Ambulans Covid-19 yang Bawa Jasad Ibunya

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 07:17 WIB

Alhamdulilah, Pekanbaru Nihil Pasien Covid-19

Alhamdulilah, Pekanbaru Nihil Pasien Covid-19

Foto | Kamis, 04 Juni 2020 | 07:08 WIB

Warga Gowa Tuntut RS Pindahkan Jasad Istri dari Pemakaman Covid-19

Warga Gowa Tuntut RS Pindahkan Jasad Istri dari Pemakaman Covid-19

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 07:07 WIB

Salat Subuh Berjamaah di Gaza saat Pandemi Covid-19

Salat Subuh Berjamaah di Gaza saat Pandemi Covid-19

Foto | Kamis, 04 Juni 2020 | 06:53 WIB

Akan Kembali Dibuka, Masjid Agung Al Azhar Disemprot Disinfektan

Akan Kembali Dibuka, Masjid Agung Al Azhar Disemprot Disinfektan

Foto | Kamis, 04 Juni 2020 | 06:10 WIB

MU Diyakini Mampu Amankan Tiket Liga Champions di Akhir Musim

MU Diyakini Mampu Amankan Tiket Liga Champions di Akhir Musim

Bola | Kamis, 04 Juni 2020 | 02:21 WIB

Kehadiran Suporter di Stadion Masih Jadi Perdebatan di Spanyol

Kehadiran Suporter di Stadion Masih Jadi Perdebatan di Spanyol

Bola | Kamis, 04 Juni 2020 | 01:30 WIB

Satu Orang di Skuat Tottenham Hotspur Positif Terjangkit Corona

Satu Orang di Skuat Tottenham Hotspur Positif Terjangkit Corona

Bola | Kamis, 04 Juni 2020 | 00:05 WIB

5 Langkah Aman atau Tidak Keluar Rumah saat New Normal

5 Langkah Aman atau Tidak Keluar Rumah saat New Normal

Video | Kamis, 04 Juni 2020 | 07:00 WIB

Tingkat Kesembuhan Capai 70 Persen, DIY Siap Buka Tempat Ibadah dan Sekolah

Tingkat Kesembuhan Capai 70 Persen, DIY Siap Buka Tempat Ibadah dan Sekolah

Jogja | Kamis, 04 Juni 2020 | 06:05 WIB

Terkini

Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran

Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:39 WIB

Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa

Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 23:07 WIB

Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin

Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:46 WIB

Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia

Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:39 WIB

Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat

Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:30 WIB

Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali

Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:19 WIB

Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman

Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:04 WIB

Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata

Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:50 WIB

Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah

Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:43 WIB

Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan

Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:41 WIB