Jokowi Target 20 Ribu Orang Dites Corona Tiap Hari, Tapi Ini Baru Rencana

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 04 Juni 2020 | 11:35 WIB
Jokowi Target 20 Ribu Orang Dites Corona Tiap Hari, Tapi Ini Baru Rencana
Perawat virus corona. (Antara)

Suara.com - Presiden Joko Widodo menargetkan pengujian spesimen untuk mengetahui penularan dan penyebaran COVID-19 dapat meningkat hingga mencapai 20 ribu tes per hari. Nah, target ini baru mau dirancang.

Jokowi menyampaikan hal itu dalam rapat terbatas dengan tema "Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19" melalui "video conference" yang diikuti Wakil Presiden Ma'ruf Amin, para menteri Kabinet Indonesia Maju, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (COVID-19) sekaligus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo serta pejabat terkait lainnya.

"Untuk pengujian spesimen, saya harapkan target berikutnya, ke depan adalah 20 ribu per hari. Ini harus mulai kita rancang menuju ke sana," kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (4/6/2020).

"Saya menyampaikan terima kasih bahwa target pengujian spesimen yang dulu saya targetkan 10 ribu, ini sudah terlampaui," tambah Jokowi.

Pengujian spesimen COVID-19 di Indonesia hingga 3 Juni 2020 sudah mencapai 246.433 spesimen dengan kasus negatif 218.200 sehingga didapat kasus positif 28.233.

Menurut situs worldmeters.info, dengan jumlah pengujian tersebut artinya ada 1.297 pengujian dibanding 1 juta penduduk atau masih lebih rendah dibanding pengujian Kamboja (1.308: 1 juta penduduk), Vietnam (2.828: 1 juta penduduk), Filipina (3.456: 1 juta penduduk), Thailan (6.206: 1 juta penduduk), Malaysia (17.342: 1 juta penduduk), Singapura (69.865: 1 juta penduduk).

Hingga Rabu (3/6) jumlah terkonfirmasi COVID-19 di Indonesia mencapai 28.233 orang dengan 8.406 orang dinyatakan sembuh dan 1.698 orang meninggal dunia dengan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 13.285 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 48.153 orang dengan total spesimen yang diuji sebanyak 264.098

Kasus positif COVID-19 ini sudah menyebar di seluruh 34 provinsi di Indonesia dengan daerah terbanyak positif yaitu DKI Jakarta (7.623), Jawa Timur (5.318), Jawa Barat (2.319), Sulawesi Selatan (1.688), Jawa Tengah (1.455), Kalimantan Selatan (1.033), Sumatera Selatan (1.029), Banten (954), Papua (858), Nusa Tenggara Barat (685), Sumatera Barat (583), Bali (490), Kalimantan Tengah (456), Sumatera Utara (444).

Berdasarkan data dari situs Worldometers, hingga Kamis (4/6) pagi terkonfirmasi di dunia ada 6.568.511 orang yang terinfeksi virus Corona dengan 387.957 kematian sedangkan sudah ada 3.169.264 orang yang dinyatakan sembuh.

baca juga

Kasus di Amerika Serikat mencapai 1.901.783 kasus, di Brazil 584.562, di Rusia 432.277 kasus, di Spanyol 287.406 kasus, di Inggris 279.856, di Italia 233.836 kasus, di India 216.824, Jerman sebanyak 184.425.

Jumlah kematian tertinggi bahkan saat ini terjadi di Amerika Serikat yaitu sebanyak 109.142 orang, disusul Inggris yaitu sebanyak 39.728 orang, di Italia sebanyak 33.601 orang, di Brasil sebanyak 32.568.

Di Prancis sebanyak 29.021 orang, di Spanyol sebanyak 27.128 orang, di Meksiko sebanyak 11.729 orang. Saat ini sudah lebih dari 215 negara dan teritori yang mengonfirmasi kasus positif COVID-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Para Peniliti di Afrika Uji Coba Vaksin Tuberkulosis untuk Obat Covid-19

Para Peniliti di Afrika Uji Coba Vaksin Tuberkulosis untuk Obat Covid-19

Video | Kamis, 04 Juni 2020 | 11:30 WIB

Peneliti: Hidroksiklorokuin Tidak Mencegah Gejala Akibat Virus Corona

Peneliti: Hidroksiklorokuin Tidak Mencegah Gejala Akibat Virus Corona

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 11:08 WIB

Ibadah Haji 2020 Dibatalkan karena Corona, FPI Desak MPR Makzulkan Jokowi

Ibadah Haji 2020 Dibatalkan karena Corona, FPI Desak MPR Makzulkan Jokowi

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 10:41 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×