Takut Publik Tak Percaya, DPR Minta Komnas HAM Selidiki Penembakan di Poso

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 04 Juni 2020 | 13:20 WIB
Takut Publik Tak Percaya, DPR Minta Komnas HAM Selidiki Penembakan di Poso
Viral video CCTV rekam penembakan di Poso pada Rabu (15/4/2020) pagi (Twitter)

Suara.com - Komisi III DPR meminta Komnas HAM dan Polri secara terpisah melakukan penyelidikan terhadap peristiwa penembakan dua warga Poso, Sulawesi Tengah. Peembakan pada warga itu dilakukan oleh orang tidak dikenal pada Selasa (2/6/2020).

Anggota Komisi III Arsul Sani berujar, penyelidikan sendiri antara Polri dan Komnas HAM diperlukan agar hasilnya nanti dapat dibandingkan.

"Untuk menjamin penyelidikan kasus ini juga untuk meyakinkan DPR maupun publik, maka Komisi III DPR meminta agar Komnas HAM turun tangan untuk melakukan penyelidikan secara tersendiri, agar nanti kedua hasil penyelidikan dari hasil internal Polri dan Komnas HAM bisa dibandingkan,” kata Arsul dalam keterangannya, Kamis (4/6/2020)

Politikus PPP itu menilai apabila hanya kepolisian semata yang melakukan penyelidikan akan ada kecenderungan masyarakat tidak percaya. Karena itu diperlukan penyelidikan Komnas HAM sebagai pembanding.

"Jika penyelidikan hanya dilakukan secara internal saja maka akan ada kecenderungan publik tidak percaya, meski hasilnya merupakan fakta yang sebenarnya," ujar Arsul.

Diketahui, dua warga sipil tewas ditembak oleh orang tidak dikenal atau OTK. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah hutan yang berada di Kabupeten Poso, Sulawesi Tengah, pada Selasa (2/6/2020).

Berdasar data yang diterima, keduanya masing-masin bernama Syarifuddin (37) dan Firman (18). Mereka tewas setelah tertembak di bagian leher dan dada.

Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan membenarkan adanya peristiwa penembakan yang dilakukan OTK tersebut. Ahmad mengemukakan kekinian Polda Sulawesi Tengah bersama Satuan Tugas (Satgas) Tinombala tengah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Saat ini tim dari Polda Sulteng bersama dengan Satgas Tinombala serta Polres Poso sedang melakukan olah TKP dan pendalaman yang lokasinya berada di hutan," kata Ahmad saat jumpa pers di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (2/6/2020).

baca juga

Ahmad menuturkan, kekinian situasi dan kondisi di Poso dalam keadaan kondusif pascaperistiwa penembakan tersebut. Bahkan dia menyebut kondisi Poso kekinian dalam keadaan aman.

"Secara umum situasi di Poso saat ini kondusif dan aman terkendali," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti UGM: Pemerintah Tunjukkan Prioritas Sosial Ekonomi Pada New Normal

Peneliti UGM: Pemerintah Tunjukkan Prioritas Sosial Ekonomi Pada New Normal

Jogja | Rabu, 03 Juni 2020 | 16:43 WIB

Tidak Tergesa-gesa Perpanjang SIM, Inilah Imbauan dari Polda Metro

Tidak Tergesa-gesa Perpanjang SIM, Inilah Imbauan dari Polda Metro

Otomotif | Rabu, 03 Juni 2020 | 07:15 WIB

Tentara-Polisi Awasi Warga Saat New Normal, Pengamat: Terlihat Intimidasi

Tentara-Polisi Awasi Warga Saat New Normal, Pengamat: Terlihat Intimidasi

News | Jum'at, 29 Mei 2020 | 21:35 WIB

Kabarhakam Polri Supervisi Operasi Aman Nusa II 2020 di Polda Jatim

Kabarhakam Polri Supervisi Operasi Aman Nusa II 2020 di Polda Jatim

Jatim | Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:21 WIB

Suruh Jokowi Mundur, Bareskrim Korek Peran Pecatan TNI Ruslan Buton

Suruh Jokowi Mundur, Bareskrim Korek Peran Pecatan TNI Ruslan Buton

News | Jum'at, 29 Mei 2020 | 15:14 WIB

Ditangkap, Ruslan Buton yang Minta Jokowi Mundur Dibawa ke Bareskrim Polri

Ditangkap, Ruslan Buton yang Minta Jokowi Mundur Dibawa ke Bareskrim Polri

News | Jum'at, 29 Mei 2020 | 12:05 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×