Dokter dan Nakes Disebut Untung Besar saat Covid-19, IDI: Itu Semua Fitnah!

Agung Sandy Lesmana

Sabtu, 06 Juni 2020 | 11:38 WIB
Dokter dan Nakes Disebut Untung Besar saat Covid-19, IDI: Itu Semua Fitnah!
Tim medis virus corona. (Solopos)

Suara.com - Di tengah Pandemi Covid-19 yang belum berkesudahan, masalah baru kini muncul dengan banyaknya tudingan yang mengarah ke dokter dan tenaga kesehatan.

Stigma negatif kini dialamatkan kepada dokter dan tenaga medis. Menyusul beberapa kasus yang mengakibatkan terjadinya protes dan keributan dalam penetapan status pasien. Baik itu PDP atau positif Covid-19.

Beragam komentar pun muncul, ada yang membenarkan, ada yang menyalahkan bahkan ada pula yang menuduh ini konspirasi dokter agar mendapatkan untung besar dalam penanganan kasus Corona .

Atas isu miring ini, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar sebagai organisasi profesi dokter akhirnya angkat bicara.

Melalui keterangan tertulis yang diterima dari Dr Wachyudi Muchsin SH selaku Humas IDI Kota Makassar mengklarifikasi semua tudingan itu adalah fitnah .

“Mewakili dokter, pertama ingin mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh masyarakat yang keluarganya meninggal terpapar virus Corona. Baik itu dalam status PDP maupun positif Covid-19. Baik itu masyarakat biasa, maupun dokter serta tenaga medis yang gugur,” ujar dokter Yudi seperti dilaporkan Terkini.id.

Menurut Yudi, IDI Kota Makassar menilai saat ini yang menjadi kelemahan di Indonesia adalah masih lambannya proses diagnostik pada kasus Covid ini.

Kemampuan laboratorium masih sangat terbatas, sehingga antrean sampel yang sangat banyak membutuhkan waktu kisaran 1-2 minggu hingga sampel atau diagnosanya bisa diketahui.

Hal inilah yang menjadi persoalan utama dan ini mesti segera ada solusinya dalam menghadapi kondisi yang penuh keterbatasan.

baca juga

Untuk kasus yang masih berstatus PDP dan meninggal dunia, pemerintah melalui Tim Gugus Covid-19 mengambil pilihan yang dianggap lebih aman untuk pemakamannya secara prosedur Covid-19, dengan tujuan dapat menekan laju penyebaran penyakit yang sangat cepat.

Di sini terkadang timbul persolan banyak yang tidak menerima hasil Swab ternyata negatif, dan sudah meninggal di makamkan protap Covid-19.

“Kejadian Ini akan menjadi warning bagi pemerintah, jika hal seperti ini terus berlanjut,” tegasnya.

Menurut dokter Yudi, hal ini akan menjadi persoalan yang baru. Munculnya stigma bahwa Rumah Sakit dan Tenaga Medis menjadikan kasus-kasus seperti itu sebagai pemanfaatan anggaran bahwa setiap yang dicap sebagai pasien Covid-19 maka rumah sakit akan mendapat keuntungan besar untuk setiap pasien Covid-19 dari pemerintah pusat.

“Itu semua tidak benar dan fitnah. Pertanyaannya negara dapat uang dari mana ratusan juta dikalikan semua pasien Covid-19 se-Indonesia,” tanya dr Yudi.

Ia meminta masyarakat jangan mudah terprovokasi fitnah bahwa ada untung besar dokter serta paramedis sepeti video keluarga pasien corona meninggal yang viral mengatakan dana sangat besar dari Kementerian Keuangan setiap pasien Covid-19 yang diterima oleh rumah sakit.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Terima 118 Laporan Warga soal Bansos Corona, Keluhan Tertinggi di Jatim

KPK Terima 118 Laporan Warga soal Bansos Corona, Keluhan Tertinggi di Jatim

News | Sabtu, 06 Juni 2020 | 11:22 WIB

Tingkat Kematian Covid-19 Menurun, Benarkah Virus Corona Sudah Melemah?

Tingkat Kematian Covid-19 Menurun, Benarkah Virus Corona Sudah Melemah?

Health | Sabtu, 06 Juni 2020 | 08:09 WIB

Legiun Asing Persib Jajal Peruntungan Lewat Bisnis Kuliner di Bandung

Legiun Asing Persib Jajal Peruntungan Lewat Bisnis Kuliner di Bandung

Bola | Sabtu, 06 Juni 2020 | 05:00 WIB

Persiraja Keberatan Liga 1 2020 Terpusat di Pulau Jawa

Persiraja Keberatan Liga 1 2020 Terpusat di Pulau Jawa

Bola | Jum'at, 05 Juni 2020 | 23:42 WIB

New Normal, Rizky Kinos dan Nycta Gina Sepakat Tetap Jaga Jarak

New Normal, Rizky Kinos dan Nycta Gina Sepakat Tetap Jaga Jarak

Entertainment | Sabtu, 06 Juni 2020 | 07:00 WIB

Setelah Bus Diserang, Rumah Pemain Benfica Dirusak Sekelompok Orang

Setelah Bus Diserang, Rumah Pemain Benfica Dirusak Sekelompok Orang

Bola | Jum'at, 05 Juni 2020 | 21:10 WIB

Kapan Idealnya PSBB Dilonggarkan? Ahli Ungkap Indikatornya

Kapan Idealnya PSBB Dilonggarkan? Ahli Ungkap Indikatornya

Health | Jum'at, 05 Juni 2020 | 20:36 WIB

PSSI Minta Shin Tae-yong Kembali ke Jakarta

PSSI Minta Shin Tae-yong Kembali ke Jakarta

Bola | Jum'at, 05 Juni 2020 | 20:30 WIB

50 Persen PNS DKI Mulai Ngantor, Pegawai Hamil dan Punya Penyakit Tetap WFH

50 Persen PNS DKI Mulai Ngantor, Pegawai Hamil dan Punya Penyakit Tetap WFH

News | Jum'at, 05 Juni 2020 | 20:09 WIB

Jelang Restart La Liga, Barcelona Malah Kehilangan Lionel Messi

Jelang Restart La Liga, Barcelona Malah Kehilangan Lionel Messi

Bola | Jum'at, 05 Juni 2020 | 20:02 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×