Rekannya yang Dorong Kakek Kena Sanksi, Puluhan Anggota Polisi AS Protes

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Sabtu, 06 Juni 2020 | 20:46 WIB
Rekannya yang Dorong Kakek Kena Sanksi, Puluhan Anggota Polisi AS Protes
Polisi Buffalo, New York, mendorong lansia hingga jatuh terjengkang dan pendarahan.(Twitter/WBFO)

Suara.com - Semua anggota polisi Amerika Serikat yang bertugas saat terjadi insiden seorang kakek terjatuh karena didorong rekannya, melakukan aksi protes dengan mengundurkan diri dari tim tersebut.

Menyadur Sky News, 57 anggota unit taktis polisi Amerika Serikat telah mengundurkan diri dari tim Tanggap Darurat sebagai protes atas penangguhan dua rekannya yang mendorong seorang kakek berusia 75 tahun hingga terjatuh.

Dua anggota Tim Tanggap Darurat Departemen Kepolisian Buffalo ditangguhkan pada hari Kamis (4/6/2020) setelah stasiun radio lokal merilis video insiden yang melibatkan seorang kakek. Video tersebut langsung viral dan mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Namun, menurut Presiden Asosiasi Kepedulian Polisi Buffalo, John Evans mengatakan kedua anggota polisi yang terlibat hanya "mengikuti perintah".

"Posisi kami hanya mengikuti perintah dari Wakil Komisaris Polisi, Joseph Gramaglia untuk membersihkan area," katanya kepada The Buffalo News.

"Tidak disebutkan secara spesifik batasan area tersebut. Mereka hanya melakukan pekerjaan mereka. Saya tidak tahu berapa banyak kontak yang dibuat. Dia benar-benar diluar perkiraanku. Dia jatuh ke belakang." tambahnya.

Berbicara kepada stasiun TV lokal WGRZ, dia mengatakan seluruh anggota tim telah keluar dari unit tersebut. Mereka melakukan aksinya karena "jijik dengan perlakuan terhadap dua anggota mereka yang hanya melaksanakan pesanan".

Gramaglia mengatakan 57 anggota yang melakukan aksi protes tersebut tetap menjadi petugas polisi, meskipun telah keluar dari unit mereka sebelumnya.

Video insiden itu muncul ketika protes atas pembunuhan George Floyd berlanjut di sebagian kota di Amerika Serikat.

Dalam video tersebut memperlihat seorang kakek menghampiri barisan petugas yang mengenakan pakaian anti huru hara. Dua orang petugas mendorong kakek tersebut hingga terjatuh dan mengeluarkan darah dari belakang kepalanya.

Walikota Buffalo, Byron Brown mengatakan kakek tersebut sedang dalam proses pemulihan di serius di rumah sakit dan dalam kondisi stabil.

Dia mengatakan Komisaris Polisi, Byron Lockwood telah melakukan penyelidikan dan menangguhkan kedua petugas setelah melihat video tersebut.

"Saya sangat terganggu dengan video itu," kata walikota dalam sebuah pernyataan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menilik Sejarah Perbudakan Warga Afrika yang Jadi Modal Lahirnya Amerika

Menilik Sejarah Perbudakan Warga Afrika yang Jadi Modal Lahirnya Amerika

Video | Sabtu, 06 Juni 2020 | 15:00 WIB

Perangi Rasisme, Michael Jordan Donasikan Rp 1,4 Triliun

Perangi Rasisme, Michael Jordan Donasikan Rp 1,4 Triliun

Sport | Sabtu, 06 Juni 2020 | 14:33 WIB

Bintang Film Dewasa Australia 'Diusir' dari Pesawat setelah Serukan Protes

Bintang Film Dewasa Australia 'Diusir' dari Pesawat setelah Serukan Protes

News | Sabtu, 06 Juni 2020 | 15:15 WIB

Terkini

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:59 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:13 WIB

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:05 WIB

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:30 WIB

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:29 WIB

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:27 WIB

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:05 WIB

Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:46 WIB

Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027

Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:46 WIB

Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China

Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:38 WIB