Tinggalkan Anak Tanpa Pengawasan di Mobil Dianggap Kejahatan di Abu Dhabi

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 07 Juni 2020 | 15:10 WIB
Tinggalkan Anak Tanpa Pengawasan di Mobil Dianggap Kejahatan di Abu Dhabi
Ilustrasi anak-anak di dalam mobil. [Shutterstock]

Suara.com - Pemerintah Abu Dhabi menganggap mereka yang meninggalkan anak kecil tanpa pengawasan di mobil sebagai pelaku kejahatan. Pasalnya, hal ini dapat berujung pada kematian, terutama selama cuaca panas.

Menyadur Gulf News, Minggu (7/6/2020), pihak kepolisian mengingatkan para orang tua bahwa meninggalkan anak sendirian di mobil merupakan kejahatan, dan hukum yang berlaku siap menjerat para pelaku.

Hal ini berkaca pada beberapa insiden yang pernah terjadi sebelumnya, di mana anak-anak yang berujung tewas setelah ditinggal tanpa pengawasan.

"Sejumlah insiden pernah terjadi di masa lampau ketika anak-anak ditinggalkan di dalam mobil dan mereka meninggal karena lemas," ujar pihak kepolisian dalam keterangan. 

Ini dianggap disebabkan oleh kelalaian keluarga karena anak-anak tidak memahami risiko yang ada saat mereka di dalam kendaraan sendirian."

Ketika anak-anak dibiarkan sendirian di kendaraan, sambung polisi, mereka dapat bermain dengan kunci kontak, roda gigi, rem tangan, hingga mematikan AC, di mana kondisi tersebut dapat berbahaya bagi kesehatan mereka yang ada di dalam mobil.

Polisi menyebut mematikan mesin mobil menyebabkan kurangnya kadar oksigen, belum lagi ketika diperburuk diperburuk dengan suhu tinggi. Keadaan ini dapat menyebabkan kematian orang yang berada di dalam kendaraan. 

Untuk itu, pihak kepolisian mengimbau supaya para orang tua tidak meninggalkan anak-anak di kendaraan tanpa pengawasan terutama bagi mereka yang ini berbelanja, atau pun alasannya lainnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocah Lelaki Dimakan Buaya di Depan Bapaknya di Banyuasin

Bocah Lelaki Dimakan Buaya di Depan Bapaknya di Banyuasin

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 10:52 WIB

Anak-anak di Bawah Lima Tahun Dilarang Naik KRL Saat New Normal Berlaku

Anak-anak di Bawah Lima Tahun Dilarang Naik KRL Saat New Normal Berlaku

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 18:49 WIB

Efek Kesehatan Mental Anak setelah Pandemi Covid-19 Tak Bisa Diprediksi

Efek Kesehatan Mental Anak setelah Pandemi Covid-19 Tak Bisa Diprediksi

Health | Jum'at, 29 Mei 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:07 WIB

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 20:06 WIB

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

Cara Mengetahui Siapa Saja yang Memakai WiFi Kita, Mudah dan Praktis

Cara Mengetahui Siapa Saja yang Memakai WiFi Kita, Mudah dan Praktis

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

KPK: Empat Tersangka Kasus HGB Summarecon Orang Kepercayaan Nusron Wahid

KPK: Empat Tersangka Kasus HGB Summarecon Orang Kepercayaan Nusron Wahid

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:03 WIB

BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo

BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 19:53 WIB

×