Ngambek Disebut Rasis dan Brutal, Polisi Prancis Protes Buang Borgol

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Jum'at, 12 Juni 2020 | 21:42 WIB
Ngambek Disebut Rasis dan Brutal, Polisi Prancis Protes Buang Borgol
Ngambek Disebut Rasis dan Brutal, Polisi Prancis Protes Buang Borgol. (AFP)

Suara.com - Sejumlah polisi di Prancis menggelar unjuk rasa dengan melempar borgol ke jalan sebagai bentuk kemarahan atas label tolerir terhadap rasisme dan kebrutalan yang disematkan oleh masyarakat.

Menyadur BBC, aksi ini gelar di sejumlah kota di Prancis seperti Paris, Lille, Rennes, Bordeaux, hingga Toulouse mulai hari Kamis (10/6) dan berlanjut hingga Jumat (11/6).

Polisi berunjuk rasa dengan membuang borgol hingga berbaris di jalan, sambil membawa spanduk bertuliskan, "Tidak ada polisi, tidak ada kedamaian."

"Orang-orang berpikir bahwa polisi itu rasis, sedangkan di negara Prancis, kita memiliki orang-orang dari semua kelompok etnis, dan kita semua bekerja sama dengan baik," ujar salah satu polisi yang berunjuk rasa, Xavier Leveau.

Protes tersebut juga merespon larangan penangkapan dengan metode 'mencekik' yang belum lama ini diterapkan pemerintah Prancis berkaca pada insiden kematian George Floyd.

Padahal dalam penangkapan, ujar Leveau, metode menekan leher penting untuk digunakan supaya memudahkan petugas meringkus dan memasang borgol.

Pun ia menyebut metode menekan leher yang digunakan oleh personel Prancis, tidak akan sama dengan yang dilakukan polisi yang meringkus George Floyd.

Ilustrasi polisi. (Shutterstock)
Ilustrasi polisi. (Shutterstock)

"Kami tidak akan menahannya selama delapan menit, kita akan menahannya hanya untuk (memasang) borgol, kami tidak memiliki teknik pengganti. Jadi bagaimana kami melakukannya hari ini?," katanya.

"Kami marah dengan pengumuman yang dibuat, di mana kami dicurigai, sedangkan di negara kami, polisi benar-benar mencerminkan citra penduduknya," imbuhnya.

baca juga

Sebelumnya, warga Prancis turun ke jalan melayangkan protes dan menyebut kepolisian berperilaku rasis terhadap etnis minoritas. Aksi unjuk rasa ini dipicu oleh aksi massa untuk George Floyd yang sebelumnya meledak di Amerika Serikat.

Dalam unjuk rasa tersebut, warga Prancis juga menyorot tragedi yang menimpa Adama Traore, pria kulit hitam Prancis yang meninggal dalam operasi polisi 2016 silam, serta Gabriel, bocah 14 tahun yang menderita luka serius setelah ditangkap karena dicurigai melakukan pencurian pada akhir Mei lalu.

Menanggapi aksi protes mengkritik kinerja kepolisian ini, pemerintah Prancis pada Senin (8/6) menerapkan aturan yang melarang petugas polisi menangkap dengan metode 'mencekik'.

Menteri Dalam Negeri Prancis Christophe Castaner berjanji tidak akan memberikan toleransi kepada penegak hukum dan petugas yang melakukan tindakan rasis.

Castaner mengatakan, terlalu banyak petugas yang gagal dalam menjalankan tugas dalam beberapa pekan terakhir."Kita harus melacak dan memeranginya."

Sementara Pengawas Polisi Prancis menyebutkan telah menerima hampir 1.500 pengaduan terkait kinerja kepolisian tahun lalu. Setengah dari aduan tersebut adalah kekerasan yang dilakukan personel polisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vonis Kasus Boikot Produk Israel Dibatalkan, Prancis Diminta Ganti Rugi

Vonis Kasus Boikot Produk Israel Dibatalkan, Prancis Diminta Ganti Rugi

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 21:18 WIB

Kasus George Floyd, Prancis Larang Polisi Mencekik saat Menangkap Seseorang

Kasus George Floyd, Prancis Larang Polisi Mencekik saat Menangkap Seseorang

News | Rabu, 10 Juni 2020 | 13:29 WIB

Demo Rusuh di Prancis Bikin Salah Fokus, Skuter dan Motor Matik Dibakar

Demo Rusuh di Prancis Bikin Salah Fokus, Skuter dan Motor Matik Dibakar

Otomotif | Rabu, 03 Juni 2020 | 18:46 WIB

Terkini

7 Sandal Gunung Harga Rp100 Ribuan, Nyaman dan Mudah Kering untuk Outdoor

7 Sandal Gunung Harga Rp100 Ribuan, Nyaman dan Mudah Kering untuk Outdoor

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:21 WIB

Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup

Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:20 WIB

Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic

Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 14:19 WIB

Bahas RUU Pemilu, DPR Buka Ruang Dengar Aspirasi Partai Non-Parlemen Akhir Pekan Ini

Bahas RUU Pemilu, DPR Buka Ruang Dengar Aspirasi Partai Non-Parlemen Akhir Pekan Ini

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:16 WIB

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:08 WIB

×