Jahit APD, Gangster di India Selamatkan Nyawa di Tengah Pandemi Corona

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 14 Juni 2020 | 13:20 WIB
Jahit APD, Gangster di India Selamatkan Nyawa di Tengah Pandemi Corona
Ilustrasi APD. (Shutterstock)

Suara.com - Para gangster di India yang kini menjalani hukuman dibalik jeruji besi disebutkan tengah sibuk menyelamatkan nyawa-nyawa di tengah pandemi virus corona, dengan berpartisipasi membuat perlengkapan alat perlindungan diri (APD).

Menyadur Gulf News, Minggu (14/6/2020), para tahanan di kota Bidar membantu menjahit peralatan perlindungan pribadi untuk para pekerja di garis depan seperti tenaga medis dan petugas polisi.

Sebagian besar narapidana yang secara sukarela membantu pembuatan perlengkapan APD, ditempatkan di penjara Motihari Bihar utara. Setiap harinya, mereka membuat beragam alat pelindungan seperti masker hingga sarung tangan.

Salah satu gangster yang kini mengabdi, Mohammad Akbar, disebutkan tampil di garis depan membantu pengerjaan proyek APD ini. Pria berusia 55 tahun ini dijatuhi hukuman kurungan atas kasus pembunuhan empat tahun lalu.

"Dia (Akbar) adalah penjahit yang luar biasa, Dia belajar seni menjahit dari sesama tahanan saat dipenjara dan menghabiskan sebagian besar waktunya menjahit kit APD ini. Dia telah mengesankan kita semua dengan pengadiannya," ujar Bidu Kumar, pengawas penjara Motihari, Jumat (12/6).

Senada, Mohammad Isha, tahanan yang dihukum 10 tahun penjara juga memutuskan untuk menggunakan waktunya membuat perlengkapan APD. Bersama tahanan lain, Isha menyibukkan diri dengan membuat perlengkapan pelindungan pribadi yang nantinya akan dipakai oleh para petugas polisi.

Ilustrasi penjara. [Shutterstock]
Ilustrasi narapidana. [Shutterstock]

Setiap harinya, para tahanan membuat sekitar 1000 masker wajah. Dari total 2.915 tahanan yang ada di penjara Motihari, 800 diantaranya berpartisipasi dalam pembuatan perlengkapan APD.

Sama seperti sejumlah kota di India, Bidar juga mencatatkan adanya kenaikan jumlah infeksi virus corona pada pekan ini. Data pada Jumat (12/6) menunjukkan jumlah kasus mencapai lebih dari enam ribu.

Departemen Kesehatan Bidar mengatakan jumlah kasus dalam 40 hari terakhir, naik hingga sepuluh kali lipat, dengan rincian 6.043 infeksi dan 35 kematian.

baca juga

Berdasarkan laporan dari Worldomters, Minggu (14/6), total jumlah kasus virus corona di India menyentuh angka 321.626 dengan 9.199 kematian. Jumlah ini menempatkan India dalam peringkat ke-4 negara dengan jumlah infeksi Covid-19 tertinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita India Tempuh Perjalanan 1.000 Km untuk Beli Obat Covid-19

Wanita India Tempuh Perjalanan 1.000 Km untuk Beli Obat Covid-19

News | Sabtu, 13 Juni 2020 | 18:16 WIB

India Catatkan Rekor Lonjakan Kasus Covid-19, Tembus 11.000 dalam Sehari

India Catatkan Rekor Lonjakan Kasus Covid-19, Tembus 11.000 dalam Sehari

News | Sabtu, 13 Juni 2020 | 16:31 WIB

Danau di India Berubah Jadi Pink dalam Semalam, Kok Bisa?

Danau di India Berubah Jadi Pink dalam Semalam, Kok Bisa?

News | Jum'at, 12 Juni 2020 | 19:23 WIB

Terkini

Menko Polkam Andalkan Modifikasi Cuaca Lawan Karhutla, Ini Daftar 6 Provinsi Paling Rawan

Menko Polkam Andalkan Modifikasi Cuaca Lawan Karhutla, Ini Daftar 6 Provinsi Paling Rawan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Promo HUT RI 2026, Harga Tiket Bioskop Hanya Rp17 Ribu dengan Kartu BRI

Promo HUT RI 2026, Harga Tiket Bioskop Hanya Rp17 Ribu dengan Kartu BRI

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 7 Saksi

Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 7 Saksi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Jeongyeon TWICE Keluar JYP Entertainment, Tulis Surat Hangat untuk Fans

Jeongyeon TWICE Keluar JYP Entertainment, Tulis Surat Hangat untuk Fans

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Keinginan Remaja vs Orang Tua dalam How Could You Do This to Me, Mum?

Keinginan Remaja vs Orang Tua dalam How Could You Do This to Me, Mum?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Kelas Menengah Berisiko Gerus Tabungan dan Tambah Utang di Semester II 2026

Kelas Menengah Berisiko Gerus Tabungan dan Tambah Utang di Semester II 2026

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:29 WIB

Jualan Pernak-Pernik 17 Agustus Tak Seramai Dulu, Pedagang Keluhkan Gempuran Toko Online

Jualan Pernak-Pernik 17 Agustus Tak Seramai Dulu, Pedagang Keluhkan Gempuran Toko Online

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:28 WIB

Bromo Ditutup karena Kebakaran, 3.062 Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule Tiket

Bromo Ditutup karena Kebakaran, 3.062 Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule Tiket

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:26 WIB

Erick Thohir Bongkar Skuat Mewah Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Misi Balas Kegagalan Piala AFF

Erick Thohir Bongkar Skuat Mewah Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Misi Balas Kegagalan Piala AFF

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:24 WIB

Terjebak FOMO Gaji Dua Digit di Usia 20-an, Apakah Realistis?

Terjebak FOMO Gaji Dua Digit di Usia 20-an, Apakah Realistis?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:23 WIB

×