Pakar Epidemiologi: PSBB Transisi Bikin Wabah Corona Makin Lama Selesai

Bangun Santoso, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 16 Juni 2020 | 11:06 WIB
Pakar Epidemiologi: PSBB Transisi Bikin Wabah Corona Makin Lama Selesai
Sebagai ilustrasi PSBB Transisi di Jakarta: Pekerja melintas di Terowongan Kendal di Kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (8/6). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, Syahrizal Syarif mengatakan, pandemi corona Covid-19 di Jakarta akan semakin lama selesainya. Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB transisi yang sudah berlangsung sejak 5 Juni dianggap sebagai penyebabnya.

Syahrizal menjelaskan, sampai saat ini penambahan pasien positif corona terus berjalan. Bahkan jumlahnya masih terbilang tinggi yakni di atas 100 orang per hari.

"Situasi masih fluktuatif ya. Kadang naik kadang turun. Berarti transmisi di masyarakat masih terus berjalan," ujar Syahrizal saat dihubungi Suara.com, Selasa (16/6/2020).

Pada dasarnya, kata Syahrizal, penanganan wabah corona yang paling tepat adalah melakukan lock down wilayah. Pada tahapan ini, berarti masyarakat benar-benar dibatasi pergerakannya dan antara orang sehat dan sakit harus dipisahkan.

Namun Indonesia, termasuk Jakarta memilih menerapkan PSBB yang mengizinkan 11 sektor tetap beroperasi. Terlebih lagi di masa transisi yang jauh lebih longgar.

"Sekarang ini (PSBB transisi) sudah standarnya minimal banget. Pergerakan dilonggarin, kemudian kita semata-mata bertumpu pada protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak, tidak berkerumun, cuci tangan," jelasnya.

Dengan kasus masih terus meningkat dan pergerakan masyarakat yang tak terlalu dibatasi lagi, maka menurutnya wabah corona tak akan berakhir dalam waktu dekat. Penerapan protokol kesehatan disebutnya memang bisa mengurangi angka penularan, tapi tak bisa mengakhirinya.

"Yang pasti adalah bisa gak terlalu tinggi naiknya (angka positif). Tapi wabah selesainya agak lama," katanya.

Menurutnya, tindakan pemerintah yang melonggarkan PSBB bisa dimaklumi melihat situasi keterpurukan ekonomi yang sudah tak lagi bisa ditangani. Namun, tindakan pelonggaran ini harus dibarengi dengan solusi lain seperti peningkatan kapasitas tes corona.

baca juga

"Jadi ingin melonggarkan kegiatan sosial dan ekonomi. Ya monggo saja, hanya kita harus siap-siap wabahnya berhentinya lama," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

New Normal, Waspada 4 Tempat yang Berisiko Tinggi Tularkan Covid-19

New Normal, Waspada 4 Tempat yang Berisiko Tinggi Tularkan Covid-19

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 10:58 WIB

Pemerintah Sebut Pekerja Masih Berkerumun Saat Jam Istirahat Makan Siang

Pemerintah Sebut Pekerja Masih Berkerumun Saat Jam Istirahat Makan Siang

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 10:20 WIB

Terus Bertambah, Pasien Sembuh Covid-19 di Turki Capai 152 Ribu Orang

Terus Bertambah, Pasien Sembuh Covid-19 di Turki Capai 152 Ribu Orang

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 10:00 WIB

Waspada Bibir Kering dan Pecah-pecah, Bisa Jadi Gejala Infeksi Virus Corona

Waspada Bibir Kering dan Pecah-pecah, Bisa Jadi Gejala Infeksi Virus Corona

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 09:54 WIB

Update Covid-19 Global 16 Juni: Singapura Tertinggi di Asia Tenggara

Update Covid-19 Global 16 Juni: Singapura Tertinggi di Asia Tenggara

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 09:10 WIB

Kesepian Buat Orang Lebih Sering Merokok, Ini Sebabnya!

Kesepian Buat Orang Lebih Sering Merokok, Ini Sebabnya!

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 09:06 WIB

Desa di Afrika Selatan Ini Masih Bebas Covid-19

Desa di Afrika Selatan Ini Masih Bebas Covid-19

Video | Selasa, 16 Juni 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Donald Trump Terima Kasih ke Indonesia: Telah Berkomitmen Bantu Menstabilkan Jalur Gaza

Donald Trump Terima Kasih ke Indonesia: Telah Berkomitmen Bantu Menstabilkan Jalur Gaza

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:33 WIB

Warga Makassar-Gowa Bernapas Lega! Proyek Jalan Aroepala Selesai, Segera Dibuka Penuh

Warga Makassar-Gowa Bernapas Lega! Proyek Jalan Aroepala Selesai, Segera Dibuka Penuh

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 13:31 WIB

Waspada Cuci Uang Bermodus Aset Digital, IMC Usul Judol Masuk RUU Perampasan Aset

Waspada Cuci Uang Bermodus Aset Digital, IMC Usul Judol Masuk RUU Perampasan Aset

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:30 WIB

5 Masker Wajah Mengandung Bengkoang untuk Memutihkan Kulit

5 Masker Wajah Mengandung Bengkoang untuk Memutihkan Kulit

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:30 WIB

Grow Wild, My Child: Saat Alam Menjadi Ruang Kelas Terbaik Anak

Grow Wild, My Child: Saat Alam Menjadi Ruang Kelas Terbaik Anak

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:30 WIB

Gus Ipul Tempuh Jalur Hukum, Tiga Orang Disiapkan untuk Disomasi soal Muktamar NU

Gus Ipul Tempuh Jalur Hukum, Tiga Orang Disiapkan untuk Disomasi soal Muktamar NU

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 13:28 WIB

Revisi RKAB Disetujui, UNTR Optimistis Kinerja Meningkat di Semester II 2026

Revisi RKAB Disetujui, UNTR Optimistis Kinerja Meningkat di Semester II 2026

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 13:27 WIB

Dubbing Tak Lagi Bikin Aneh, AI Kini Bisa Sinkronkan Gerak Mulut Aktor

Dubbing Tak Lagi Bikin Aneh, AI Kini Bisa Sinkronkan Gerak Mulut Aktor

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 13:26 WIB

5 Shio Paling Susah Diatur dan Diperintah, Punya Pendirian yang Keras

5 Shio Paling Susah Diatur dan Diperintah, Punya Pendirian yang Keras

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:25 WIB

Kumpulkan Para Menteri, Prabowo Matangkan Rencana Gratiskan Sekolah hingga PTN

Kumpulkan Para Menteri, Prabowo Matangkan Rencana Gratiskan Sekolah hingga PTN

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:22 WIB

×