Kejar Target, Kemenkes akan Tambah Jam Kerja Lab Spesimen Corona

Bangun Santoso | Stephanus Aranditio | Suara.com

Selasa, 16 Juni 2020 | 13:10 WIB
Kejar Target, Kemenkes akan Tambah Jam Kerja Lab Spesimen Corona
Sebagai ilustrasi: BPOM Dedikasikan Laboratorium Biohazard untuk Periksa Spesimen Covid-19. (Dok. BPOM)

Suara.com - Plt Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes Prof. dr. Abdul Kadir mengungkapkan ada beberapa masalah yang harus diperhatikan di laboratorium pemeriksa spesimen dari pasien virus corona covid-19 di Indonesia.

Abdul Kadir menyebut hingga saat ini sudah terdapat 139 laboratorium di seluruh Indonesia yang siap memeriksa spesimen dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR), jumlah ini dianggap sudah cukup untuk mencapai target pemeriksaan 20.000 spesimen per hari yang diminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Sekarang (ada) 139 laboratorium, pada saat kita mencoba menghitung kapasitas maksimal kita perhari itu ternyata kita sudah mampu memeriksa sampai 30.900 spesimen per hari," kata Abdul Kadir dari Kantor BNPB, Jakarta, Selasa (16/6/2020).

Namun ada beberapa permasalah teknis yang masih terjadi, seperti jadwal kerja yang terbatas dan keterbatasan alat pemeriksa, sehingga hanya mampu memeriksa 19.100 spesimen per hari.

"Misalnya hari minggu ada beberapa lab kita yang off yang tidak melakukan pemeriksaan, sehingga pada saat pak yuri mengumumkan hari senin kelihatan spesimen yang diperiksa turun," ucapnya.

Oleh sebab itu, Kemenkes saat ini berencana memperpanjang jam kerja dari sebelumnya 6 jam kerja menjadi 12 jam kerja bagi tenaga laboratorium dengan tetap menambah sumber daya manusia agar kesehatan para pemeriksa spesimen di laboratorium tetap prima.

"Tidak mungkin para dokter ahli mikrobiologi kita paksakan bekerja sampai overtime, diatas 8 jam, mereka juga akan rentan terjadi infeksi, bisa terjadi kelelahan disitu, bekerja dalam kondisi itu maka mereka juga dapat tertular dan hasil yang didapatkan tidak maksimal," tegasnya.

Abdul menyebut Kemenkes saat ini tengah melakukan pelatihan pemeriksaan spesimen virus corona covid-19 kepada 300an tenaga medis baru yang berasal dari mahasiswa, dosen-dosen dan alumni Politeknis Kesehatan di daerah agar bisa bergabung membantu pemeriksaan.

"Dengan demikita kita bisa melakukan efisiensi, dan mahasiswa kita mendapatkan lahan praktek, kesempatan emas bagaimana terjun dalam laboratorium yang menangani covid-19 ini," pungkas Abdul Kadir.

Para mahasiswa, dosen, dan alumni poltekes ini akan dilatih selama 5 hari kemudian diterjunkan langsung ke laboratorium dan juga memungkinkan untuk ditugaskan ke laboratorium daerah lain yang membutuhkan tenaga tambahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemeriksaan Diperluas, Kasus Positif Covid-19 Juga Akan Terus Bertambah

Pemeriksaan Diperluas, Kasus Positif Covid-19 Juga Akan Terus Bertambah

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 15:22 WIB

Jadi Jubir, dr Reisa Targetkan Indonesia Periksa 20 Ribu Spesimen Per Hari

Jadi Jubir, dr Reisa Targetkan Indonesia Periksa 20 Ribu Spesimen Per Hari

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 17:41 WIB

Survei Kemenkes: 83,9 Persen Pelayanan Kesehatan Terdampak Pandemi Covid-19

Survei Kemenkes: 83,9 Persen Pelayanan Kesehatan Terdampak Pandemi Covid-19

Health | Senin, 08 Juni 2020 | 16:01 WIB

Toyota Siapkan Layanan Transportasi Terkoneksi bagi Spesimen Pasien Covid-19

Toyota Siapkan Layanan Transportasi Terkoneksi bagi Spesimen Pasien Covid-19

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2020 | 14:06 WIB

Sarana Sudah Lengkap, Pemerintah Targetkan Periksa Spesimen 20.000 Per Hari

Sarana Sudah Lengkap, Pemerintah Targetkan Periksa Spesimen 20.000 Per Hari

Health | Jum'at, 05 Juni 2020 | 18:29 WIB

Sekolah & Perusahaan Segera Buka, Bagaimana Tips Hadapi New Normal?

Sekolah & Perusahaan Segera Buka, Bagaimana Tips Hadapi New Normal?

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 17:14 WIB

Ketua Gugus Tugas Sebut Insentif untuk Tenaga Kesehatan Mulai Disalurkan

Ketua Gugus Tugas Sebut Insentif untuk Tenaga Kesehatan Mulai Disalurkan

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 17:42 WIB

Terkini

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:18 WIB

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:15 WIB

BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Pascagempa Maluku Utara, Ini Data Dampak dan Susulannya

BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Pascagempa Maluku Utara, Ini Data Dampak dan Susulannya

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:11 WIB

Update Repatriasi Jenazah Prajurit TNI, Upacara Pelepasan PBB di Beirut Digelar Hari Ini

Update Repatriasi Jenazah Prajurit TNI, Upacara Pelepasan PBB di Beirut Digelar Hari Ini

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:06 WIB

Krisis Selat Hormuz Makin Panas, Uni Emirat Arab Desak PBB Gunakan Kekuatan Militer Hadapi Blokade

Krisis Selat Hormuz Makin Panas, Uni Emirat Arab Desak PBB Gunakan Kekuatan Militer Hadapi Blokade

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:05 WIB

'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning

'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:02 WIB

Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih

Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:58 WIB

Korban Kebakaran SPBE Cimuning Masih Biayai Pengobatan Sendiri, Keluarga Tunggu Kepastian

Korban Kebakaran SPBE Cimuning Masih Biayai Pengobatan Sendiri, Keluarga Tunggu Kepastian

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:57 WIB

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Diduga Akibat Kebocoran Gas Saat Pengisian

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Diduga Akibat Kebocoran Gas Saat Pengisian

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:49 WIB

Perediksi Waktu Perang Iran vs AS - Israel Berakhir, Kapan?

Perediksi Waktu Perang Iran vs AS - Israel Berakhir, Kapan?

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:39 WIB