Sengketa India-China: Mengapa Lembah Sungai Galwan Diperebutkan?

BBC

BBC

Jum'at, 19 Juni 2020 | 05:00 WIB
Sengketa India-China: Mengapa Lembah Sungai Galwan Diperebutkan?
[BBC].

Sementara itu, pemerintah China mengutip Wang yang mengatakan, "China kembali mengungkapkan protes keras kepada India dan menuntut pihak India memulai penyelidikan yang teliti ... dan menghentikan semua tindakan provokatif untuk memastikan hal serupa tidak terjadi lagi."

Lembah Sungai Galwan, dengan iklim yang keras dan berupa dataran tinggi, terletak di sepanjang sektor barat LAC dan dekat dengan Aksai Chin, wilayah sengketa yang diklaim oleh India tetapi dikendalikan oleh Cina.

Laporan-laporan media mengatakan bahwa pasukan India dan China bentrok di punggung bukit setinggi hampir 4,3 kilometer di sepanjang medan yang curam.

Beberapa prajurit bahkan jatuh ke Sungai Galwan yang mengalir deras dalam suhu di bawah nol.

Pada Selasa (16/06) malam, tentara India mengkonfirmasi bahwa 17 dari mereka yang tewas "terluka parah saat bertugas di lokasi pertikaian dan terpapar pada suhu di bawah nol di dataran tinggi".

Diperkirakan beberapa tentara meninggal karena luka-luka mereka, tidak mampu bertahan dalam suhu dingin selama satu malam.

Ladakh, wilayah dengan bukit-bukit yang puncaknya tertutup salju dan lembah-lembah kering, adalah dataran tertinggi di India, berada di elevasi 3.000 m (9.800 kaki) di atas permukaan laut.

Tempat ini adalah gurun dingin dengan suhu mencapai -20C pada musim dingin.

Jarang ditemukan tumbuh-tumbuhan di tanahnya yang longgar dan berpasir, kecuali di sepanjang aliran sungai dan lahan basah, serta di beberapa lereng tinggi dan lahan irigasi.

baca juga

Penyebab utama kematian pada ketinggian dan suhu yang ditemukan di Ladakh adalah radang dingin (frostbite), kondisi yang disebut edema paru di ketinggian (high-altitude pulmonary oedema) yang terjadi orang dari dataran rendah naik dengan cepat menuju ketinggian lebih dari 2.500 m, dan kondisi medis lain yang disebut edema serebral di ketinggian (high-altitude cerebral oedema), yaitu pembengkakan otak dengan cairan karena efek fisiologis dari perjalanan ke tempat yang tinggi.

Pengamat militer mengatakan bahwa wilayah yang tidak ramah ini secara tradisional merupakan wilayah damai LAC.

Jadi apa yang menyebabkan bentrokan pada hari Selasa, yang pertama di lembah Ladakh sejak 1962 ketika India dikalahkan China dalam satu-satunya perang mereka?

"Wilayah Galwan sekarang telah menjadi titik panas karena di situlah LAC paling dekat dengan jalan baru yang dibangun India di sepanjang daerah paling terpencil dan rentan di sepanjang LAC di Ladakh," kata Ajai Shukla, seorang pengamat militer India yang merupakan mantan kolonel di tentara, kepada BBC pada bulan Mei.

Jalan sepanjang beberapa ratus kilometer itu, dibangun pada tahun 2019 dan terhubung dengan pangkalan udara yang telah diaktifkan kembali oleh India di Daulat Beg Oldi, dikenal sebagai tempat pendaratan tertinggi di dunia.

China curiga pada pembangunan India di daerah itu.

Jalan itu bisa meningkatkan kemampuan Delhi untuk menggerakkan tentara dan alat-alat dengan cepat jika terjadi konflik.

Pada bulan Mei, laporan-laporan media mengatakan pasukan China memasang tenda, menggali parit, dan memindahkan alat berat sejauh beberapa kilometer di dalam wilayah yang oleh India dianggap berada dalam kekuasaannya.

Ini bukan pertama kalinya dua negara bertetangga dan bersenjata nuklir itu bertikai tanpa senjata api di perbatasan.

India dan China memiliki riwayat sengketa dan klaim wilayah yang tumpang tindih di sepanjang lebih dari 3.440 km LAC yang memisahkan kedua negara.

Penembakan terakhir di perbatasan terjadi pada tahun 1975, ketika empat tentara India terbunuh di sebuah jalan terpencil di negara bagian Arunachal Pradesh di timur laut.

Bentrokan itu digambarkan sebagai penyergapan oleh sebagian mantan diplomat, dan kecelakaan oleh yang lain. Tapi tidak ada peluru yang ditembakkan sejak saat itu.

Akar dari pertikaian tanpa senjata api ini adalah perjanjian bilateral pada tahun 1996 yang mengatakan "tidak ada pihak yang boleh menembak ... melakukan operasi ledakan atau berburu dengan senjata atau bahan peledak dalam jarak dua kilometer dari LAC".

Namun telah terjadi konfrontasi yang tegang di sepanjang perbatasan dalam beberapa pekan terakhir.

Pada bulan Mei, tentara India dan China saling baku hantam di wilayah perbatasan, tepatnya di Danau Pangong (Pangong Tso), juga di Ladakh, dan di negara bagian Sikkim di timur laut India.

India menuduh China mengirim ribuan tentara ke Lembah Galwan di Ladakh dan mengatakan China menduduki 38.000 km persegi dari wilayahnya.

Beberapa perundingan dalam tiga dekade terakhir telah gagal menyelesaikan perselisihan soal perbatasan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Delegasi ARLI ke China, Bahas Masa Depan Industri Rumput Laut Indonesia

Delegasi ARLI ke China, Bahas Masa Depan Industri Rumput Laut Indonesia

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Sinopsis Mad Blackfin, Dracin Kriminal Dibintangi Wei Xiang dan Sha Yi

Sinopsis Mad Blackfin, Dracin Kriminal Dibintangi Wei Xiang dan Sha Yi

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Pengujian Euro NCAP Ungkap Pentingnya Tombol Fisik pada Kendaraan

Pengujian Euro NCAP Ungkap Pentingnya Tombol Fisik pada Kendaraan

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Konsumen Negara ini Rela Tunda Beli Mobil Demi Menunggu Mobil Listrik China

Konsumen Negara ini Rela Tunda Beli Mobil Demi Menunggu Mobil Listrik China

Otomotif | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Sinopsis The Lament of Autumn, Taruhan Berubah Jadi Cinta Selama 10 Hari

Sinopsis The Lament of Autumn, Taruhan Berubah Jadi Cinta Selama 10 Hari

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Ulasan Love Between Lines: Ketika Asmara Menembus Batas Fiksi dan Realita

Ulasan Love Between Lines: Ketika Asmara Menembus Batas Fiksi dan Realita

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Sinopsis A Touch of Green, Drama China Romantis Li Xian dan Zhang Jing Yi

Sinopsis A Touch of Green, Drama China Romantis Li Xian dan Zhang Jing Yi

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Paradoks Antara Kedaulatan Rakyat vs Monopoli Partai di Pencalonan Presiden

Paradoks Antara Kedaulatan Rakyat vs Monopoli Partai di Pencalonan Presiden

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub, TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional

Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub, TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Profil CNGR, Perusahaan China yang Berencana Akusisi PT Gunbuster Nickel Industry

Profil CNGR, Perusahaan China yang Berencana Akusisi PT Gunbuster Nickel Industry

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Terkini

419 Hinian Tetap Semeru di Lumajang Kosong, Pemkab Verifikasi untuk Penataan

419 Hinian Tetap Semeru di Lumajang Kosong, Pemkab Verifikasi untuk Penataan

Jatim | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Kendal Tornado FC Gagal Gusur Deltras, Manajemen Tetap Gas Target Liga 1

Kendal Tornado FC Gagal Gusur Deltras, Manajemen Tetap Gas Target Liga 1

Jawa Tengah | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid, Negara Masih Sangat Kuat

Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid, Negara Masih Sangat Kuat

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Kenapa Halloween Dirayakan Setiap Tanggal 31 Oktober? Ini Sejarahnya

Kenapa Halloween Dirayakan Setiap Tanggal 31 Oktober? Ini Sejarahnya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala

Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades

Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Urutan Pakai Bedak Padat dan Krim Kelly agar Hasil Makeup Tidak Dempul

Urutan Pakai Bedak Padat dan Krim Kelly agar Hasil Makeup Tidak Dempul

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak

Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Aturan Tidak Naik Kelas Berlaku Lagi pada 2027/2028, Apa yang Perlu Diketahui?

Aturan Tidak Naik Kelas Berlaku Lagi pada 2027/2028, Apa yang Perlu Diketahui?

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:00 WIB

×