Satgas Khusus Polri Temukan 8 Kasus Penyelewengan Dana Bansos Covid-19

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Jum'at, 19 Juni 2020 | 16:42 WIB
Satgas Khusus Polri Temukan 8 Kasus Penyelewengan Dana Bansos Covid-19
Bansos virus corona (ist)

Suara.com - Satuan Tugas (Satgas) Khusus Pengawasan Dana Covid-19 Polri menemukan delapan kasus dugaan penyelewengan dana bantuan. Kasus tersebut tersebar di beberapa daerah di Indonesia.

Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono merincikan enam kasus di antaranya tengah diproses Polda Sumatera Utara. Sedangkan, dua kasus lainnya diproses Polda Banten.

"Sebatas itu, proses masih berlanjut," Awi kepada wartawan, Jumat (19/6/2020).

Awi mengemukakan selain delapan kasus tersebut terdapat pula kasus-kasus lainnya dengan sekala kecil yang dapat diselesaikan dengan cara mediasi.
Misalanya, ditemukan adanya pemotongan dana bansos sebesar Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.

"Kalau masih bisa mediasi, kita kembalikan (dananya), kalau kecilnya kerugian. Tapi ada juga yang besar, yang ditangani di Polres Simalungun Sumut," ungkap Awi.

"Juga adanya manipulasi terkait timbangan bansos, ada yang dipotong 2 kilogram, masih diselidiki prosesnya, termasuk kerugian, data penerimanya," Awi menambahkan.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz menegaskan akan menyikat habis pihak-pihak atau oknum pejabat yang nekat korupsi atau menyalahgunakan dana percepatan penanganan pandemi Covid-19.

Idham mengatakan hal itu dilakukan menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang meminta institusi penegak hukum seperti Polri, Kejaksaan, dan KPK untuk menindaktegas pihak-pihak yang berniat korupsi terhadap anggaran percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional senilai Rp 677,2 triliun.

"Dalam situasi kondisi pandemi seperti ini apabila ada yang menyalahgunakan maka Polri tidak pernah ragu untuk 'sikat' dan memproses pidana," kata Idham dalam keterangan tertulisnya seperti diterima suara.com, Selasa (16/6) lalu.

Menurut Idham, pihaknya juga telah membentuk satuan tugas atau Satgas Khusus untuk mengawasi hal tersebut. Satgas Khusus itu dipimpin langsung oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyaluran Bansos Belum 100 Persen, Mensos Ungkap Alasannya

Penyaluran Bansos Belum 100 Persen, Mensos Ungkap Alasannya

News | Rabu, 17 Juni 2020 | 16:14 WIB

Arahan Anies, Warga DKI Terdampak Covid Akan Dapat Bansos Sampai Desember

Arahan Anies, Warga DKI Terdampak Covid Akan Dapat Bansos Sampai Desember

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 15:56 WIB

KPK Terima 118 Laporan Warga soal Bansos Corona, Keluhan Tertinggi di Jatim

KPK Terima 118 Laporan Warga soal Bansos Corona, Keluhan Tertinggi di Jatim

News | Sabtu, 06 Juni 2020 | 11:22 WIB

Ratusan Warga Mengadu ke Ombudsman Terkait Buruknya Penyaluran Bansos

Ratusan Warga Mengadu ke Ombudsman Terkait Buruknya Penyaluran Bansos

News | Rabu, 03 Juni 2020 | 15:18 WIB

Jokowi Perpanjang Masa Pembagian Bansos, Tapi Nilainya Turun

Jokowi Perpanjang Masa Pembagian Bansos, Tapi Nilainya Turun

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2020 | 13:57 WIB

Terkini

Dukung Prabowo Sikat Oknum 'Coklat' dan 'Hijau' Beking Kejahatan, Sahroni: Pecat dan Pidana!

Dukung Prabowo Sikat Oknum 'Coklat' dan 'Hijau' Beking Kejahatan, Sahroni: Pecat dan Pidana!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:40 WIB

KPK: Seharusnya MBG Dilakukan Secara Selektif, Bukan Masif

KPK: Seharusnya MBG Dilakukan Secara Selektif, Bukan Masif

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:26 WIB

KPK Beberkan 1.720 Laki-laki Terjerat Korupsi, Perempuan Lebih 'Tahan Iman'?

KPK Beberkan 1.720 Laki-laki Terjerat Korupsi, Perempuan Lebih 'Tahan Iman'?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:23 WIB

Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Distrum Hingga Tulang Rusuk Patah dan Sulit Nafas

Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Distrum Hingga Tulang Rusuk Patah dan Sulit Nafas

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:49 WIB

Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban

Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:40 WIB

Indonesia Harusnya Bisa Lobi Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Karena Ini

Indonesia Harusnya Bisa Lobi Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Karena Ini

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:25 WIB

Sebut Kelas Menengah Makin Rentan, Sosiolog UGM: Apabila Tak Diatasi Cepat, Dampaknya Akan Beruntun

Sebut Kelas Menengah Makin Rentan, Sosiolog UGM: Apabila Tak Diatasi Cepat, Dampaknya Akan Beruntun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:21 WIB

Senjata Canggih Iran Siap Meledak Jika Donald Trump Nekat Perintahkan Pentagon Serang Teheran

Senjata Canggih Iran Siap Meledak Jika Donald Trump Nekat Perintahkan Pentagon Serang Teheran

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:05 WIB

Menlu Austria Ngamuk ke Anak Buah Benjamin Netanyahu: Perlakuannya Tidak Dapat Diterima!

Menlu Austria Ngamuk ke Anak Buah Benjamin Netanyahu: Perlakuannya Tidak Dapat Diterima!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:47 WIB

Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender

Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:37 WIB