Kepala Bakamla: Tata Kelola Keamanan Laut Indonesia Belum Optimal

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 23 Juni 2020 | 06:36 WIB
Kepala Bakamla: Tata Kelola Keamanan Laut Indonesia Belum Optimal
Kepala Bakamla Laksdya TNI Aan Kurnia. (Foto: Dok. Bakamla)

Suara.com - Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Aan Kurnia mengatakan bahwa tata kelola laut di Indonesia yang berjalan hingga saat ini nyatanya belum optimal. Hal itu disebabkan oleh adanya tumpang tindih kewenangan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi di tanah air.

Aan menjelaskan dengan adanya tumpang tindih kewenangan di wilayah perairan Indonesia, membuat biaya logistik semakin meningkat. Karena pelaku ekonomi yang harus menggunakan jalur laut harus diperiksa oleh aparat yang berbeda untuk objek yang sama.

Hal itu dijelaskan oleh Aan saat menjadi pembicara (panelis) pada acara Diskusi Panel dengan tema "Peran Polisionil TNI Angkatan Laut Dihadapkan dengan Perwujudan Omnibus Law Keamanan Laut" di di Gedung Samadikun, Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2020).

Menurutnya, tata kelola keamanan laut yang ideal itu dibangun atas dasar kesamaan visi dari setiap elemen kelembagaan yang terkait serta adanya penyederhanaan peraturan. Selain itu ia juga menganggap proses tata kelola keamanan laut itu harus dikelola dalam satu pintu.

"Sehingga output dari tata kelola satu pintu ini adalah tata kelola keamanan laut yang baik dan terbangun sistem kewaspadaan maritim serta pemanfaatan sumber daya secara optimal dan pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Di sisi lain, Aan juga menerangkan secara mendalam soal ancaman situasi keamanan laut dan konsep strateginya. Ia menyebut setidaknya ada delapan bentuk ancaman faktual dan potensial terjadi di laut, yakni pelanggaran wilayah, perompakan bersenjata, kecelakaan di laut, kejahatan terorganisasi transnasional, penangkapan ikan ilegal, pencemaran di laut, terorisme di laut, dan invasi.

Kejahatan terorganisasi transnasional menjadi salah satu ancaman yang paling berbahaya menurutnya karena memiliki dampak yang luas dan jangka panjang.

Kalau dilihat dari sejumlah permasalahan keamanan maritim dengan melihat kekuatan dan kelemahannya, maka konsep strategi maritim Indonesia pun dapat disusun guna menghadapi seluruh ancaman tersebut secara sistematis.

"Strategi maritim ini bertumpu pada presence at sea, sebagai strategi keamanan maritim, explore the sea sebagai strategi ekonomi maritim, dan trust build by sea sebagai strategi diplomasi maritim," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korupsi Bakamla, Dirut PT CMI Didakwa Rugikan Negara Rp 63 Miliar

Korupsi Bakamla, Dirut PT CMI Didakwa Rugikan Negara Rp 63 Miliar

News | Senin, 08 Juni 2020 | 14:30 WIB

Perkara Suap Bakamla, Bos PT CMI Rahardjo Pratjihno Segera Disidang

Perkara Suap Bakamla, Bos PT CMI Rahardjo Pratjihno Segera Disidang

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 11:26 WIB

Pulang dari Malaysia, 47 TKI Ditangkap Bakamla di Perairan Nongsa

Pulang dari Malaysia, 47 TKI Ditangkap Bakamla di Perairan Nongsa

News | Rabu, 15 April 2020 | 12:07 WIB

Nelayan Pantura Mulai Melaut di Natuna Utara, Dikawal Bakamla

Nelayan Pantura Mulai Melaut di Natuna Utara, Dikawal Bakamla

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 12:58 WIB

Jadi Komando Keamanan Laut, Kepala Bakamla Sudah Sampaikan Keinginan Jokowi

Jadi Komando Keamanan Laut, Kepala Bakamla Sudah Sampaikan Keinginan Jokowi

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 14:06 WIB

Kunjungi Kantor Bakamla, Mahfud MD Sebut Laut Indonesia Rumit dan Rawan

Kunjungi Kantor Bakamla, Mahfud MD Sebut Laut Indonesia Rumit dan Rawan

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 13:05 WIB

Instruksi Jokowi, Mahfud Ajak Bakamla RI Bahas Masalah Keamanan Laut

Instruksi Jokowi, Mahfud Ajak Bakamla RI Bahas Masalah Keamanan Laut

News | Rabu, 26 Februari 2020 | 22:47 WIB

Terkini

17.942 Hektare Lahan Karhutla Masih Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas

17.942 Hektare Lahan Karhutla Masih Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Apa Itu Cut-Off Point dalam Event Lari? Istilah yang Disorot usai Insiden JRF 2026

Apa Itu Cut-Off Point dalam Event Lari? Istilah yang Disorot usai Insiden JRF 2026

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:17 WIB

Ulasan Pirunduk: Kisah Tragis Siti dan Teror Ilmu Hitam Kalimantan Selatan!

Ulasan Pirunduk: Kisah Tragis Siti dan Teror Ilmu Hitam Kalimantan Selatan!

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Bedah Buku Herbert Feith, Bonnie Triyana Pertanyakan Kondisi Demokrasi Indonesia

Bedah Buku Herbert Feith, Bonnie Triyana Pertanyakan Kondisi Demokrasi Indonesia

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Jadi Satu-satunya di Asia Tenggara, Konser Kanye West di Jakarta Dipadati Bule

Jadi Satu-satunya di Asia Tenggara, Konser Kanye West di Jakarta Dipadati Bule

Entertainment | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Stok Beras Bulog Jabar Capai 623,9 Ribu Ton, Aman hingga Panen Raya 2027

Stok Beras Bulog Jabar Capai 623,9 Ribu Ton, Aman hingga Panen Raya 2027

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Isu Tokoh Oposisi Temui Dubes Singapura Viral, Gerindra Turun Tangan

Isu Tokoh Oposisi Temui Dubes Singapura Viral, Gerindra Turun Tangan

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah

Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah

Jakarta | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:49 WIB

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Indonesia dan Tiga Krisis: BBM, Air Bersih, dan Integritas

Indonesia dan Tiga Krisis: BBM, Air Bersih, dan Integritas

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:45 WIB

×