Gugus Tugas COVID-19: Posisi Indonesia Tidak Lebih Buruk dari Negara Lain

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 25 Juni 2020 | 03:05 WIB
Gugus Tugas COVID-19: Posisi Indonesia Tidak Lebih Buruk dari Negara Lain
Seorang pekerja kantor menggunakan face shield dan masker saat melintas di Kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (8/6). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut kondisi Indonesia secara kesehatan dan ekonomi, tidak lebih buruk dari negara lain.

Bahkan kata dia, kondisi Indonesia relatif netral.

"Posisi Indonesia dibanding negara lain ternyata secara ekonomi dan kesehatan, kita tidak lebih buruk daripada yang lain. Bahkan kita relatif netral, ini adalah modal kita untuk maju ke depan," ujar Wiku di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (24/6/2020).

Wiku menuturkan salah satu kemajuan Indonesia yakni adanya peningkatan jumlah daerah zona hijau dan beresiko rendah.

Peningkatan tersebut berdasarkan peta zonasi, bahwa sejak 31 Mei sampai 21 Juni 2020, semula daerah beresiko rendah dan hijau ada 46,7 persen dan kemudian turun menjadi 44 persen.

Namun saat ini relatif 60 persen daerah di Indonesia dalam kondisi beresiko rendah dan daerah hijau.

"Kalau kita lihat peta zonasi sejak tanggal 31 mei sampai 21 juni lalu, terlihat daerahnya dari 46,7 persen yang berisiko rendah dan hijau, ternyata turun menjadi 44 dan naik terus 52 persen, 58,3 pesen sekarang. jadi relatif hampir 60 persen daerah di Indonesia kondisinya risikonya rendah dan hijau. Untuk itu beberapa sektor yang aman sudah mulai dibuka," ucap dia.

Kemudian capaian lainnya yakni adanya peningkatan jumlah rumah sakit yang melayani pasien Covid-19.

Kata dia, semula hanya 250 rumah sakit yang memiliki kemampuan pelayanan pasien Covid-19, kini bertambah menjadi 1.687 Rumah Sakit.

baca juga

"Peningkatan pelayanan jumlah rumah sakit meningkat drastis dalam waktu 3 bulan dari 250 menjadi 1.687 rumah sakit. Datanya terkumpul menjadi satu. Sebaran rumah sakitnya juga meningkat menjadi 800 rumah sakit rujukan nasional dan provinsi, semua terhubung datanya dengan surveilans dan laboratorium secara otomatis," kata Wiku.

Selain itu kemampuan laboratorium Indonesia juga meningkat drastis dari 1 laboratorium menjadi 220 laboratotium rujukan dengan total sampel awalnya di bawah 1.000

"Sekarang sudah mendekati 20 ribu per hari kemampuan tesnya. ini adalah 11 kementerian/lembaga yang mengepalai dari laboratorium-laboratorium tersebut di Indonesia. ini adalah prestasi yang luar biasa kerja sama lintas sektor untuk menjadi kekuatan Indonesia," tutur Wiku.

Wiku juga menuturkan dilihat dari kemandirian bangsa, hal yang paling lemah dimiliki Indonesia saat awal Covid-19 yakni penyediaan alat pelindung diri untuk tenaga kesehatan.

Namun dalam waktu singkat, Indonesia mampu memproduksi APD dengan bahan baku dalam negeri.

"Apa yang dilakukan selama 3 bulan, ternyata bangsa Indonesia mampu memiliki rumah sakit-rumah sakit yang lebih banyak dengan rumah sakit darurat di berbagai tempat, reagen yang lebih banyak, kita memiliki ventilator, vaksin pengembangannya, dan APD overall, dan PCR nya mobile juga kita memiliki dan rapid testnya. Ini adalah tahap inovasi yang sudah mulai komersial di Indonesia," tutur Wiku.

Lebih lanjut, ia menambahkan bagian terpenting, Indonesia mampu menekan Covid-19 yang semula zona kuning kini menjadi zona hijau

"Bagian yang penting adalah ternyata daerah-daerah tertentu di Indonesia mampu meredam covid ini menjadi zona hijau yang dulunya mereka masih zona kuning," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan

Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan

Health | Minggu, 27 Juli 2025 | 15:30 WIB

Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru

Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru

Health | Kamis, 12 Juni 2025 | 20:45 WIB

Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara

Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara

Health | Kamis, 12 Juni 2025 | 16:29 WIB

7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring

7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring

Health | Senin, 02 Juni 2025 | 20:05 WIB

Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?

Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?

Health | Senin, 02 Juni 2025 | 15:08 WIB

Alert! Kemenkes Peringatkan Potensi Peningkatan Covid-19

Alert! Kemenkes Peringatkan Potensi Peningkatan Covid-19

Health | Selasa, 28 Mei 2024 | 11:59 WIB

Virus Corona Ngamuk Lagi, Kasus Covid-19 di Singapura Meroket Hingga Dua Kali Lipat

Virus Corona Ngamuk Lagi, Kasus Covid-19 di Singapura Meroket Hingga Dua Kali Lipat

Health | Senin, 20 Mei 2024 | 14:01 WIB

Berharap Tak Ada Covid Lagi, Doa Pilu Juliadi di Makam Istrinya yang Meninggal karena Virus Corona

Berharap Tak Ada Covid Lagi, Doa Pilu Juliadi di Makam Istrinya yang Meninggal karena Virus Corona

News | Senin, 11 Maret 2024 | 15:49 WIB

Kasus Covid-19 Varian JN.1 Naik Hingga 43 Persen, Paling Banyak Pasien Tidak Alami Gejala?

Kasus Covid-19 Varian JN.1 Naik Hingga 43 Persen, Paling Banyak Pasien Tidak Alami Gejala?

Health | Minggu, 24 Desember 2023 | 12:38 WIB

Kasus COVID-19 di Indonesia Mulai Naik, Ini Perbandingan Update Virus Corona Asia Tenggara

Kasus COVID-19 di Indonesia Mulai Naik, Ini Perbandingan Update Virus Corona Asia Tenggara

Lifestyle | Kamis, 21 Desember 2023 | 07:40 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×