Jokowi Ingatkan Kepala Daerah Tak Buru-buru Terapkan New Normal, Jika...

Bangun Santoso, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 30 Juni 2020 | 11:28 WIB
Jokowi Ingatkan Kepala Daerah Tak Buru-buru Terapkan New Normal, Jika...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat mengikuti KTT ASEAN ke 36 secara virtual. (Foto dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta kepala daerah untuk melakukan tahapan-tahapan yang benar sebelum menerapkan new normal. Selain itu kepala daerah juga harus melihat data science dan meminta saran para pakar.

"Setiap kita membuat kebijakan, setiap membuat policy, betul-betul tolong yang namanya data sains itu dipakai. Yang kedua, saran-saran dari para scientist dan pakar juga dipakai sehingga dalam memutuskan itu betul-betul tepat sasaran," ujar Jokowi saat memberikan arahan untuk penanganan Covid-19 terintegrasi di Provinsi Jawa Tengah melalui video conference, Selasa (30/6/2020).

Jokowi mengingatkan kepala daerah untuk tidak terburu-buru bahkan memaksa untuk menerapkan new normal jika keadaan data Covid-19 belum memungkinkan.

Karena itu, penting menggunakan data science sebelum menerapkan new normal.

"Tadi disampaikan Pak Gubernur (Ganjar Pranowo) data-data jelas ada, itulah yang kita pakai. Jangan sampai kita berani membuka, masuk ke new normal tetapi keadaan data masih belum memungkinkan. Jangan dipaksa," ucap dia.

Tahapan yang harus disiapkan kata Jokowi diantaranya melakukan prakondisi, timing yang tepat untuk membuka fase new nornal.

"Jangan sampai Rt (Angka reproduksi pada waktu) nya masih tinggi di atas 1, R0 (angka reproduksi awal) masih tinggi kita sudah berani buka. Hati-hati, jangan membuat kebijakan tanpa sebuah data sains yang jelas," kata Jokowi.

Tahapan ketiga yakni yakni memprioritaskan sektor mana yang akan dibuka.

Ia juga meminta kepala daerah untuk tidak tergesa-gesa membuka sektor industri ataupun sektor pariwisata.

baca juga

"Tidak langsung dibuka semuanya. Apakah sektor industrunya juga memungkinkan, silakan. Apakah sektor pariwisata sudah memungkinkan, silakan. Tetapi juga mungkin masih dibatas. Kalau kapasitas biasa 1.000, ya 500 dulu. Tak usah tergesa-gesa karena yang kita hadapi 2, kesehatan dan ekonomi yang semuanya harus berjalan baik," tutur Jokowi.

Lebih lanjut, mantan Wali Kota Solo itu juga meminta kepala daerah untuk memantau dan mengevaluasi setiap hari sektor mana yang sudah dibuka.

Ia berharap kepala daerah berani menutup sektor jika kasus Covid-19 di daerah meningkat.

"Kalau prioritas sudah ditentukan, jangan lupa setiap hari, setiap minggu, setiap dua minggu dimonitor dan dievaluasi. Kalau memang keadaannya naik, ya tutup lagi. Harus berani putuskan seperti itu. Tidak bisa lagi kita sekali lagi memutuskan sebuah kebijakan tanpa dilihat yang namanya data sains dan masukan dari para pakar," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Covid-19 Belum Berakhir, Ini Arahan Jokowi Kepada Kepala Daerah

Ancaman Covid-19 Belum Berakhir, Ini Arahan Jokowi Kepada Kepala Daerah

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 11:23 WIB

Jokowi Hentikan New Normal Jika Kasus Corona Naik Terus

Jokowi Hentikan New Normal Jika Kasus Corona Naik Terus

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 11:20 WIB

Puan Minta Pemerintah Tak Tambah Kebingungan Masyarakat Soal New Normal

Puan Minta Pemerintah Tak Tambah Kebingungan Masyarakat Soal New Normal

DPR | Selasa, 30 Juni 2020 | 11:05 WIB

Heri Gunawan : Presiden Jokowi seperti Kerja Sendiri

Heri Gunawan : Presiden Jokowi seperti Kerja Sendiri

DPR | Selasa, 30 Juni 2020 | 10:36 WIB

Jokowi Ngamuk, Refly Harun: Bukan Pencitraan, Ini Puncak Kekesalan

Jokowi Ngamuk, Refly Harun: Bukan Pencitraan, Ini Puncak Kekesalan

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 10:35 WIB

Jokowi Marah Sentil Anggaran Kesehatan, Jansen: Kemana Uang Rp 75 Triliun?

Jokowi Marah Sentil Anggaran Kesehatan, Jansen: Kemana Uang Rp 75 Triliun?

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 09:58 WIB

Hendri Satrio: Kalau Jokowi Mau Ganti Menkes dari Dulu, Tapi...

Hendri Satrio: Kalau Jokowi Mau Ganti Menkes dari Dulu, Tapi...

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 09:46 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×