Ancaman Covid-19 Belum Berakhir, Ini Arahan Jokowi Kepada Kepala Daerah

Bangun Santoso | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 30 Juni 2020 | 11:23 WIB
Ancaman Covid-19 Belum Berakhir, Ini Arahan Jokowi Kepada Kepala Daerah
Presiden Joko Widodo atau Jokowi [Sekretariat Presiden]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ancaman Covid-19 belum berakhir. Karenanya ia meminta jajaran pemerintah daerah di Jawa Tengah untuk menjaga agar tidak muncul gelombang kedua Covid-19.

"Kita tahu ancaman Covid belum berakhir. Ancamannya masih tinggi, kondisinya juga berubah-ubah masih sangat dinamis. Oleh sebab itu kita harus menjaga jangan sampai muncul gelombang kedua. Jangan sampai muncul second wave," ujar Jokowi saat memberikan arahan untuk penanganan Covid-19 terintegrasi di Provinsi Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020).

Jokowi mengingatkan permasalahan Covid-19 bukan hanya urusan kesehatan saja, melainkan urusan ekonomi. Kata Jokowi, negara-negara di dunia juga mengalami krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19.

"Krisis ekonomi, karena kalau kita lihat sekarang yang namanya demand terganggu, suplai terganggu, produksi terganggu. pada kuartal I kita bisa tumbuh, masih tumbuh keadaan normal di atas normal. Tapi kuartal I kemarin kita tumbuh 2,97 persen, masih bisa tumbuh 2,97. Tapi di kuartal II kita sangat khawatir kita sudah berada di posisi minus pertumbuhan ekonomi kita," kata dia.

Karena itu, Jokowi meminta kepala daerah untuk berhati-hati dalam mengelola manajemen krisis kesehatan dan ekonomi agar bisa berjalan beriringan.

Jokowi berharap kepala daerah bisa mengatur gas dan remnya dalam hal manajemen krisis kesehatan dan ekonomi.

"Saya harap bapak ibu dan saudara sekalian gas dan remnya betul-betul diatur. Jangan sampai melonggarkan tanpa kendali rem, ekonomi bagus tapi covid naik. Bukan itu yang kita inginkan. Covid terkendali tapi ekonomi juga tidak mengganggu kesejahteraan masyarakat," kata dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengakui bukan hal yang mudah menyelesaikan permasalahan krisis tersebut. Pasalnya semua negara mengalami hal yang sama.

"Kontraksi ekonomi terakhir yang saya terima, misalnya dunia diperkirakan di tahun 2020 akan terkontraksi - (minus) 6 sampai -7,6 persen. Artinya apa, global dunia sudah masuk ke yang namanya resesi. Dan bahkan saya sampaikan, tahun ini Singapura diprediksi -6,8 persen Malaysia -8 persen , Amerika Serikat -9,7 persen, Inggris -15,4 persen, Jerman -11,2 persen, Prancis -17,2 persen, Jepang -8,3 persen," ucap dia.

Kata Jokowi, yang terpenting bisa mengatur manajemen krisis kesehatan dan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Ia menyebut hal tersebut juga menjadi tanggungjawab semua pihak baik kepala daerah hingga TNI Polri.

"Kalau kita bisa atur dan kelola gas dan rem antara covid antara kesehatan dan ekonomi, inilah yang kita harapkan. Dan ini menjadi tanggung jawab kita semuanya. Bukan hanya gubernur, bupati dan wali kota tapi semua jajaran Forkompinda TNI Polri dan gugus tugas untuk jaga ini semua agar berjalan baik," katanya menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Hentikan New Normal Jika Kasus Corona Naik Terus

Jokowi Hentikan New Normal Jika Kasus Corona Naik Terus

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 11:20 WIB

9 Orang Positif Corona, 2 Pasar di Gresik Ditutup Seminggu

9 Orang Positif Corona, 2 Pasar di Gresik Ditutup Seminggu

Jatim | Selasa, 30 Juni 2020 | 11:17 WIB

Indonesia dan Filipina Dominasi Kasus Virus Corona di Asia Tenggara

Indonesia dan Filipina Dominasi Kasus Virus Corona di Asia Tenggara

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 11:14 WIB

Heri Gunawan : Presiden Jokowi seperti Kerja Sendiri

Heri Gunawan : Presiden Jokowi seperti Kerja Sendiri

DPR | Selasa, 30 Juni 2020 | 10:36 WIB

Jokowi Ngamuk, Refly Harun: Bukan Pencitraan, Ini Puncak Kekesalan

Jokowi Ngamuk, Refly Harun: Bukan Pencitraan, Ini Puncak Kekesalan

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 10:35 WIB

China Catat 19 Kasus Covid-19 Baru dengan Empat Pasien Tanpa Gejala

China Catat 19 Kasus Covid-19 Baru dengan Empat Pasien Tanpa Gejala

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 10:26 WIB

Gelombang Kedua Covid-19 Berpotensi Lebih Parah dari Sebelumnya

Gelombang Kedua Covid-19 Berpotensi Lebih Parah dari Sebelumnya

Tekno | Selasa, 30 Juni 2020 | 10:30 WIB

Terkini

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:54 WIB

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:29 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:34 WIB

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:27 WIB