Pemprov Sumut Tunggu Keputusan Pusat Soal Draf Konsep New Normal

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 30 Juni 2020 | 20:29 WIB
Pemprov Sumut Tunggu Keputusan Pusat Soal Draf Konsep New Normal
Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dr Aris Yudhariansyah yang dijumpai di Bandara Internasional Kualanamu, Kamis. [Antara/Nur Aprilliana Br Sitorus]

Suara.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sudah mengirimkan draf konsep new normal atau normal baru. Draf tersebut disiapkan untuk 1 Juli 2020 besok.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut Aris Yudhariansyah mengatakan draf konsep tersebut sudah disosialisasikan ke seluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi tersebut.

"Kemudian protokol kesehatan yang kami laksanakan, Provinsi Sumut sudah membuat draf konsep untuk persiapan New Normal yang direncanakan Pak Gubernur itu mulai 1 Juli. Untuk draf new normal ini sudah disampaikan ke seluruh Kabupaten/Kota di Sumut," kata Aris dalam siaran pers yang disiarkan akun Youtube BNPB, Selasa (30/6/2020).

Aris menyampaikan, draf konsep new normal rersebut sudah dikirim ke Pemerintah Pusat. Saat ini draf konsep tersebut masih dalam proses untuk nantinya diputuskan oleh pemerintah.

"Alhamdulillah pada Kamis kemarin sudah diterima di provinsi dan sudah dalam tahap pemrosesan di Jakarta. Mudah-mudahan ya kami menunggu dengan harapan masyarakat Sumut bisa memulai new normal dengan tahapan yang bertahap tidak bisa sekaligus," sambungnya.

Aris berharap, nantinya masukan dari setiap Kabupaten/Kota ihwal draf konsep itu bisa dihimpun oleh Pemerintah Provinsi. Apalagi, karateristik setiap Kabupaten/Kota yang berada di Sumatera Utara mempunyai corak yang berbeda dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Karena kami tahu kabupaten kota ini punya kearifan lokal jang berbeda-beda. Apalagi dengan status yang berbeda-beda djuga. Kami berharap, masukan dari Kabupaten Kota jang ada di Sumut inilah yang akan kami rangkum menjadi draf konsep new normal," kata Aris.

Pada kesempatan itu, Aris juga menyampaikan catatan kasus Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara. Dia mengkalim, kekinian ada 15 Kabupaten/Kota yang dinyatakan aman dari virus mematikan tersebut.

"Jadi di 33 Kabupaten/Kota ini, awalnya BNPB menyampaikan ada 15 Kabupaten Kota yang masih dinyatakan bebas dari Covid," kata dia.

baca juga

Ia menyebut pada tanggal 29 Juni 2020 kemarin, hanya tersisa 5 Kabupaten/Kota saja yang bebas Covid-19. Artinya, ada tambahan 10 Kabupaten/Kota yang kini terpapar virus corona.

"Tapi terhitung tanggal 29 dan hari ini, kabupaten Kota yang awalnya 15 sekarang tinggal 5 saja. Artinya ada 10 daerah yang terpapar Covid-19," jelasnya.

"Lima kabupaten ini di dominasi di Kepulauan Nias yang kebetulan jaraknya berbatasan langsung dengan laut. Jadi 5 kabupaten di kepulauan Nias, hanya 1 kabupaten saja yang baru terpapar. Sisanya negatif," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singapura Bagikan Gadget Pelacak COVID-19 Bagi Warga Tanpa Smartphone

Singapura Bagikan Gadget Pelacak COVID-19 Bagi Warga Tanpa Smartphone

Tekno | Selasa, 30 Juni 2020 | 17:30 WIB

Kasus Covid-19 di Indonesia Bisa Tembus 2 Ribu per Hari, Ini Alasannya

Kasus Covid-19 di Indonesia Bisa Tembus 2 Ribu per Hari, Ini Alasannya

Jogja | Selasa, 30 Juni 2020 | 17:14 WIB

44 PNS Pemprov Jawa Timur Positif Corona, Ratusan Reaktif COVID-19

44 PNS Pemprov Jawa Timur Positif Corona, Ratusan Reaktif COVID-19

Jatim | Selasa, 30 Juni 2020 | 16:45 WIB

Jangan Senang Dulu, Pasien OTG Covid-19 Juga Alami Kerusakan Paru-paru

Jangan Senang Dulu, Pasien OTG Covid-19 Juga Alami Kerusakan Paru-paru

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 17:45 WIB

Obat Covid-19 Remdesivir Siap Dijual, Berapa Harganya?

Obat Covid-19 Remdesivir Siap Dijual, Berapa Harganya?

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 18:50 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×